SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mendekati gegap gempita perayaan Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, salah bumi nusantara justru berduka karena diguncang gempa berkekuatan 7,7 SR, Sabtu (15/8/2026), pukul 05.58 WITA yang hampir melumpuhkan beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gempa yang mengakibatkan potensi tsunami ini tercatat hapir 10 Kabupaten/Kota merasakan dampak dari gempa itu. Hingga berita ini di rilis, terdapat 38 jiwa meninggal dunia, 13 Luka-luka serta 2.000 lebih jiwa mengungsi.
SMK Muhammadiyah Manggarai Timur menjadi salah satu tempat posko dan tempat evakuasi sementara. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Puasat (PP) Muhammadiyah langsung bergerak begitu gempa mengguncang.
Melangsir berita di Muhammadiyah.or.id, MDMC PP Muhammadiyah mengaktifkan Pos Koordinasi Wilayah (Poskorwil) di Kota Ende, NTT sebagai respons awal. Mode pengaktifan poskorwil tersebut sebagai langkah awal memperkuat koordinasi dan mendukung respons kemanusiaan di sejumlah wilayah terdampak, khususnya bagian utara pulau Flores. Poskorwil akan mencangkup enam wilayah terdampak seperti : Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Ende, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Sikka, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.
Terjunkan Tim Asistensi
Sebagai respons awal, MDMC PP Muhammadiyah akan menerjunkan tim asistensi dari pusat dan mendapatkan dukungan dari MDMC Jawa tTmur yang akan menyokong kebutuhan selama masa tanggap darurat. Selain tim asistensi dari pusat, MDMC PP Muhammadiyah juga mengaktifkan tim kesehatan lapangan untuk memperkuat Klinik Muhammadiyah Ende yang saat ini tengah beroperasi. Adapun tim kesehatan yang menjadi tim pendukung adalah PKU Muhammadiyah Bima dan Tim kesehatan dari MDMC Jawa Timur.

MDMC Kota Solo menghimbau seluruh Relawan Muhammadiyah Kota Solo untuk mengikuti alur Koordinasi dari PP Muhammadiyah. Lembaga Resiliensi Bencana dan Lingkungan Hidup (LRB-LH) atau MDMC PDM Kota Solo melalui Teguh Wahyudi selaku Ketua, menyampaikan turut berduka cita atas bencana gempa bumi yang mengguncang NTT yang mengakibatkan dampak cukup hebat menimbulkan korban jiwa.
“Kami melalui MDMC PDM Kota Surakarta mengucapkan rasa duka sedalam-dalamnya untuk bumi NTT yang hari ini tengah ditempa gempa bumi. Tadi pagi kami melihat berita bahkan sampai menimbulkan korban jiwa dan kerusakan cukup parah”, ujarnya. Saat pagi tadi ditanya tentang potensi pengiriman relawan, Ia menegaskan untuk menunggu terlebih dahulu dan mengikuti koordinasi dengan Wilayah maupun Pimpinan Pusat.
“Tahan diri dulu ya. Mengingat kegiatan respons selepas aceh dan berbagai macam tugas yang harus diselesaikan bulan ini, kami harap personil stand by tetap ikuti alur koordinasi dengan Wilayah maupun Pusat termasuk ayahanda kami di PDM Kota Surakarta” tambahnya.
MDMC Solo Terjunkan Sukarelawan Bantu Korban Banjir di Solo dan Sukoharjo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC) Kota Solo, Selasa (14/4/2026), melakukan respons bencana banjir di beberapa daerah di Kota Solo dan Sukoharjo. Banjir melanda di...
Sukarelawan Muhammadiyah Solo Perkuat Sinergi Kemanusiaan di Acara Halal Bihalal
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muhammadiyah Disaster Manajemen Center (MDMC) Kota Solo dengan semangat kebersamaan dalam pengabdian dan berkhidmat di Persyarikatan Muhammadiyah menjadi tema utama dalam kegiatan Halal Bihalal...
MDMC Solo Kembangkan Kopi di Lahan Tidur Selo
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lebaran bukan Liburan. Itulah dasar Muhammadiyah Disaster management Center (MDMC) PDM Kota Solo tak pernah surut dalam upaya menebar kemanfaatan untuk masyarakat. Melalui dakwah...
Muhammadiyah Solo Kirim Sumur Bor untuk Korban Banjir Aceh Timur
ACEH TIMUR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo menyalurkan bantuan sumur bor di Desa Blang Seunong, Aceh Timur, guna...
MDMC Solo Hadirkan Solusi Air Bersih di 5 Titik Pasca-Banjir Aceh
ACEH TIMUR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Krisis air yang melanda warga Aceh Timur mulai teratasi setelah Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Solo menyalurkan...
MDMC Solo Kirim Sukarelawan Kemanusiaan ke Sumatra Secara Bergelombang
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) berkomitmen kuat turut ambil bagian dalam misi kemanusiaan di lokasi bencana banjir...
MDMC Solo Latih Siswa SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Hadapi Gempa dan Kebakaran
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kesadaran akan mitigasi bencana harus ditanamkan sedini mungkin guna meminimalisir risiko di masa depan. Semangat itulah yang melandasi kegiatan “Sosialisasi Ragam Bencana” yang digelar...
MDMC Solo Kembali Berangkatkan Sukarelawan Muhammadiyah ke Sumut
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), memberangkatkan sukarelawan Muhammadiyah menuju Sumatera Utara, Kamis (18/12/2025). Pelepasan sukarelawan dilakukan di...
MDMC Boyolali dan Solo Gelar Operasi Gabungan Merbabu Hijau 113
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dusun Tempel, Jrakah, Selo kembali menjadi tempat bertemunya Kader Muhammadiyah Surakarta dan Boyolali, pasca program pipanisasi tahun lalu. Kegiatan kali ini merupakan Rangkaian Tindak...
MDMC Solo Juara 2 LDP Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah Aisyiyah 2025
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—MDMC PDM Kota Solo meraih juara 2 Lomba Dukungan Psikososial (LDP) Jambore Nasional (Jamnas) Relawan Muhammadiyah di Tawangmangu, 26-29/6/2025. Tim LDP tersebut beranggotakan Deden...
MDMC Gelar Latihan Gabungan, Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana Nasional
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) kembali menggelar Latihan Gabungan (Latgab) Relawan 2025 sebagai upaya meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan bencana. Kegiatan ini berlangsung di Bantaran Sungai...
MDMC Solo Resmikan Pipanisasi dan Bak Penampungan Air di Selo
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dusun Tempel, Desa Jrakah, Kec. Selo, Kab. Boyolali, Minggu (27/4/2025), menjadi gegap gempita dan ramai dari biasanya. Umbul-umbul dan bendera Persyarikatan Muhammadiyah berkibar kampung...







