Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Tiga Kali Beruntun Raih Platinum, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Jadi Role Model P2HIV/AIDS Nasional

Betty Andriani, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 6 Mei 2026 17:56 WIB
Tiga Kali Beruntun Raih Platinum, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Jadi Role Model P2HIV/AIDS Nasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Soroti Dampak AI terhadap HAM, Hukum, dan Politik Global, UMS Hadirkan Pakar DuniaSURAKARTA - Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat jejaring akademik global melalui penyelenggaraan International Short Course 2026 bertema “Law, Politics, and Governance in the Algorithmic Age”. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, pada 4-9 Mei 2026, dan diikuti oleh 754 peserta dari 36 negara di kawasan Asia, Afrika, hingga Eropa.Peserta berasal dari latar belakang yang beragam, meliputi 70 perguruan tinggi, 11 lembaga kolega, 6 instansi pemerintah, serta 2 sektor swasta. Komposisi peserta juga relatif seimbang, dengan 53 persen laki-laki dan 47 persen perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa isu hukum dan tata kelola di era algoritma menjadi perhatian lintas sektor dan lintas negara.Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara daring dengan skema sinkronus dan asinkronus. Sesi interaktif dilakukan melalui Zoom Meeting, sementara pembelajaran mandiri difasilitasi melalui Learning Management System (LMS) berbasis MOOC (Massive Open Online Course). Model ini memberikan fleksibilitas akses sekaligus memperluas partisipasi internasional tanpa batas geografis.Kegiatan diawali dengan opening ceremony pada 4 Mei 2026, dilanjutkan dengan pengenalan mekanisme pembelajaran melalui LMS MOOC serta pelaksanaan pre-test sebagai pengukuran awal kompetensi peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti sesi akademik yang mencakup 10 topik strategis terkait perkembangan teknologi dan implikasinya terhadap hukum, politik, dan tata kelola global.Dalam sambutannya, Wakil Rektor V UMS, Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus respons terhadap dinamika global yang semakin kompleks.“International Short Course ini menjadi wadah pertukaran gagasan, dialog intelektual, serta kolaborasi lintas negara yang sangat penting dalam menghadapi tantangan global yang tidak dapat diselesaikan secara parsial,” ujarnya, Rabu, (6/5).Ia menambahkan bahwa UMS terus berupaya memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi berkelas dunia melalui berbagai program internasional, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, serta forum akademik global.Lebih lanjut, Supriyono menegaskan bahwa proses pembelajaran tidak hanya terjadi di ruang kelas formal, tetapi juga melalui interaksi, pertukaran perspektif, dan jejaring akademik yang terbangun selama kegiatan berlangsung. Oleh karena itu, peserta didorong untuk aktif berdiskusi dan menjalin relasi akademik yang berkelanjutan.“Program ini juga menjadi wujud kolaborasi lintas disiplin di lingkungan UMS, yang melibatkan program studi hukum jenjang sarjana, magister, dan doktor, serta program studi hubungan internasional dan administrasi publik. Pendekatan multidisipliner ini diharapkan mampu menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap isu-isu global yang saling terhubung,” tegasnya.Selain sebagai forum akademik, International Short Course 2026 juga diproyeksikan menjadi pintu masuk bagi kerja sama jangka panjang antar institusi, baik dalam bentuk penelitian bersama, publikasi ilmiah, maupun pengembangan program akademik internasional.Dengan semangat kolaborasi global dan pertukaran pengetahuan, UMS optimistis kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga memperkuat jejaring internasional yang berkelanjutan serta kontribusi nyata dalam menjawab tantangan hukum dan tata kelola di era digital.Pada aspek hukum dan kejahatan berbasis kecerdasan buatan, Dr. Chetan Makundan dari Axxonet Research Laboratory membahas Emerging AI-Driven Crimes and Criminal Liability. Sementara itu, Sébastien Lafrance, Ph.D., dari Maqsut Narikbayev University, Kazakhstan mengulas pengaruh algoritma terhadap prinsip dan penegakan hukum.Di bidang demokrasi dan tata kelola, Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari dari UMS memaparkan dampak kecerdasan buatan terhadap demokrasi konstitusional. Materi ini diperkaya oleh Jessielyn M. Abordo, Ph.D., dari Visayas State University, Filipina yang membahas demokrasi partisipatif di era algoritma, serta Dr. M.D. Enjat Munajat dari Universitas Padjadjaran terkait tata kelola AI dan akuntabilitas publik.Isu hak asasi manusia juga menjadi fokus utama. Pan Mohamad Faiz, Ph.D., dari Mahkamah Konstitusi RI) mengangkat perlindungan hak digital konstitusional. Sementara Jompon Pitaksantayothin, Ph.D., dari Hankuk University of Foreign Studies, Korea Selatan membahas kebebasan berekspresi dan kesetaraan gender di media sosial. Kemudian Dr. Yance Arizona dari Universitas Gadjah Mada menyoroti tantangan terhadap hak masyarakat adat di era algoritma.Pada aspek perlindungan data dan hukum siber global, Dr. Samet Tatar dari Ankara Yıldırım Beyazıt University, Turki membahas perlindungan data pribadi dalam perspektif kecerdasan buatan. Adapun Marja Azlima Omar, LL.M., dari Universiti Malaysia Sabah, Malaysia mengulas dinamika hukum siber internasional dan relasi global di era digital.Pengelompokan materi tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi algoritmik tidak hanya berdampak pada aspek teknis, tetapi juga menyentuh dimensi hukum, demokrasi, serta hak asasi manusia secara luas. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta meraih penghargaan kategori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV/AIDS) di tempat kerja.

Prestasi itu berdasarkan Keputusan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 45 Tahun 2026. Penghargaan diserahkan Satwasker Wilayah Surakarta pada Rabu (23/4/2026) di Kantor Satwasker Wilayah Surakarta. Capaian ini merupakan yang ketiga kalinya diraih RS PKU Muhammadiyah Surakarta pada kategori Platinum, menunjukkan konsistensi dan komitmen berkelanjutan dalam implementasi program P2HIV/AIDS di tempat kerja.

Kategori Platinum merupakan tingkatan penghargaan tertinggi yang diberikan kepada institusi yang dinilai telah melaksanakan program P2HIV/AIDS secara unggul, inovatif, dan berkelanjutan, serta menjadi role model dalam penerapannya.

Penilaian dilakukan secara komprehensif, mencakup komitmen manajemen melalui kebijakan tertulis, pelaksanaan edukasi kepada karyawan, ketersediaan layanan konseling dan tes HIV sukarela (VCT), pencegahan stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV (Orang dengan HIV), integrasi dengan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), serta mekanisme monitoring dan evaluasi yang konsisten.

Hasil Kerja Bersama

Direktur RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Arief Budiman, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan RS PKU Muhammadiyah Surakarta dalam membangun lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif,” ujarnya.

Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, tidak hanya di internal rumah sakit, tetapi juga sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat luas. “Harapannya, stigma terhadap ODHIV dapat semakin berkurang dan kita semua dapat menciptakan lingkungan yang lebih manusiawi dan produktif,” ujarnya.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus memperkuat implementasi program kesehatan kerja yang berorientasi pada keselamatan, kesejahteraan, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia. Kami berharap RS PKU Muhammadiyah Surakarta dapat menjadi role model dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, bebas stigma, dan produktif,” ucapnya.

Berita Terbaru

Teliti Risiko Jatuh Pasien Diabetes, Dosen UMS Raih Penghargaan di IPTRS Bangkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Rosella Komala Sari, meraih penghargaan Outstanding Oral Presentation dalam International Physiotherapy Research Symposium...

Startup Karya Alumni UMS Ini Ingin Ubah Cara Ahli Gizi Indonesia Bekerja

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – NutriAI Pro, platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk profesi ahli gizi, resmi diluncurkan melalui webinar bertajuk “Resolusi Gizi Berbasis...

MDMC dan Aisyiyah Joyotakan Bersinergi, Bawa Layanan Kesehatan ke Permukiman Pascabanjir

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sepekan setelah banjir melanda wilayah Solo dan sekitarnya pada 15/4/2026, sejumlah lembaga Muhammadiyah bersinergi memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Pemeriksaan kesehatan...

Hari Kartini, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Edukasi Ibu soal Perawatan Bayi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar edukasi kesehatan interaktif “Smart Mom: Panduan Aman Perawatan Bayi 0–1 Tahun” bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, Sabtu...

Hangatnya Syawalan Istri Pegawai RS PKU Muhammadiyah Surakarta

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Aula RS PKU Muhammadiyah Surakarta pada Selasa, (14/4/2026). Dalam momentum Syawal, sebanyak 32 istri dokter dan pejabat...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Gelar Sosialisasi Anti Fraud Pelayanan Kesehatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta dan BPJS Kesehatan Cabang Surakarta menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Anti Fraud dalam Pelayanan Kesehatan,...

Komunitas Grup Sehat dan Semangat RS PKU Muhammadiyah Surakarta Rayakan HUT Kelima

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Komunitas Grup Sehat dan Semangat (GSS) RS PKU Muhammadiyah Surakarta menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bihalal serta...

Lewat Workshop, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tingkatkan Mutu dan Keselamatan Pasien

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta menyelenggarakan Workshop Implementasi Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Rabu–Kamis, (1-2/4/2026) di Aula RS. Kegiatan ini dibuka Direktur RS PKU...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Semarakkan Ramadan lewat Kegiatan Sosial dan Keagamaan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—RS PKU Muhammadiyah Surakarta menyemarakkan bulan suci Ramadan dengan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang melibatkan direksi, civitas rumah sakit, serta masyarakat sekitar. Salah...

UMS Lantik 30 Dokter Baru, Siap Layani Pasien dengan Senyum dan Sabar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Profesi Dokter (PPD) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah profesi dokter ke-57, Rabu (4/3/2026), di Hotel...

Menyibak Tren Olahraga, Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa...

Padukan Sains dan Spiritualitas, FK UMS Cetak Dokter Profesional dan Berintegritas

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses...