Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Mahasiswa PLP UMS Belajar Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus

Hanin/Fika, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 14 Agustus 2026 08:24 WIB
Mahasiswa PLP UMS Belajar Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai praktik pendidikan di sekolah, termasuk pendampingan anak berkebutuhan khusus (ABK). (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai praktik pendidikan di sekolah, termasuk pendampingan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Pengalaman tersebut diperoleh mahasiswa PLP UMS selama menjalankan kegiatan di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura. Melalui observasi dan keterlibatan dalam aktivitas sekolah, mahasiswa melihat bagaimana guru memberikan kesempatan kepada siswa ABK untuk mengikuti pembelajaran sekaligus berinteraksi dengan teman-temannya.

Meskipun SMP Muhammadiyah 1 Kartasura bukan sekolah inklusi, mahasiswa menemukan upaya guru menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi, kemampuan, dan karakter setiap siswa. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya fleksibilitas dalam proses pendidikan.

Salah satu mahasiswa PLP UMS, Hanif Maula Tanjung, mengatakan pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa pendampingan ABK tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran di kelas, tetapi juga penerimaan dari lingkungan sekolah.

“Lingkungan sekolah, terutama teman-teman kelas, sangat mendukung penuh keberadaan ABK. Mereka memberi kesempatan belajar dan berinteraksi bersama sehingga mereka merasa sangat diterima,” ujar mahasiswa Pendidikan Agama Islam UMS itu, Kamis (13/8/2026).

Selama observasi, mahasiswa menemukan siswa dengan karakteristik kebutuhan yang beragam, mulai dari hambatan pendengaran hingga hambatan intelektual. Sejumlah siswa membutuhkan pendampingan lebih dalam mengikuti pembelajaran.

Guru kemudian memberikan pendekatan sesuai dengan kondisi masing-masing siswa. Ketika siswa merasa bosan, mengantuk, atau mengalami tantrum, guru memberikan waktu untuk menenangkan diri sebelum mengajaknya kembali mengikuti pembelajaran.

“Untuk diajak nulis, kalau sudah tidak mau dibiarin dulu, sambil kita kasih motivasi sampai anak itu siap untuk mulai belajar,” pesan Muhammad Fariz Zidannaja, salah satu guru yang mendampingi siswa ABK kepada para mahasiswa.

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai praktik pendidikan di sekolah, termasuk pendampingan anak berkebutuhan khusus (ABK).

Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai praktik pendidikan di sekolah, termasuk pendampingan anak berkebutuhan khusus (ABK). (Humas)

Mahasiswa juga mengamati penggunaan berbagai media dalam pembelajaran. Musik dan lagu terkadang digunakan untuk menarik kembali perhatian siswa sekaligus membangun motivasi belajar.

Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa kemampuan siswa ABK tidak dapat disamaratakan. Sejumlah siswa memiliki potensi pada mata pelajaran tertentu, seperti Seni Budaya dan Bahasa Indonesia. Ada pula siswa yang memiliki kemampuan menghafal dan lebih menonjol dalam pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an (BTA).

Bagi mahasiswa UMS, keberagaman tersebut menjadi pembelajaran penting bahwa proses pendidikan perlu melihat potensi dan kebutuhan setiap anak.

Pendampingan terhadap ABK juga tidak hanya dinilai melalui capaian akademik. Mahasiswa melihat kemampuan berkomunikasi, bersosialisasi, mengendalikan emosi, mengikuti pembelajaran, hingga tumbuh menjadi lebih mandiri sebagai bagian penting dari perkembangan siswa.

Pengalaman PLP tersebut sekaligus memperkaya pembelajaran mahasiswa UMS di lapangan. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman menerapkan pengetahuan kependidikan, tetapi juga belajar memahami karakter siswa, membangun komunikasi, serta menghadapi situasi pembelajaran yang beragam.

Guru SMP Muhammadiyah 1 Kartasura, Inka Fitria Ramadhan, berharap para siswa ABK dapat terus berkembang dan memiliki kepercayaan diri dalam menjalani kehidupan sosial maupun pendidikan. “Saya harap Habibie dan teman lainnya bisa tumbuh dengan rasa percaya diri dan mendapatkan hak dan kesempatan yang setara dalam pendidikan,” tuturnya.

Melalui PLP, UMS mendorong mahasiswa tidak berhenti pada pemahaman teori di ruang perkuliahan. Pengalaman langsung di sekolah menjadi bagian dari proses pembentukan calon pendidik yang mampu memahami keberagaman peserta didik dan merespons kebutuhan mereka dengan pendekatan humanis.

Pengalaman mahasiswa PLP UMS di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura menunjukkan bahwa pendidikan bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan ruang agar setiap anak dapat belajar, berinteraksi, dan berkembang sesuai potensinya.

Berita Terbaru

Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...

SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan  bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...

Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...

SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...

62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...

Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...

Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....

Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...

Lurah Goes to Madrasah, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Diedukasi Bahaya Narkoba

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kelurahan Purwodiningratan bersama tim gabungan dari Puskesmas, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Badan Narkotika Nasional (BNN), serta...

SMP MUTU Colomadu Siapkan International Class Program, Guru Perkuat Kompetensi

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat long life learning tidak hanya ditanamkan kepada siswa, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi guru. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan...

Kolaborasi TK Aisyiyah Bolon 1 dan TK Aisyiyah Madoh Meriahkan Festival PAUD

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 100 anak dan orang tua memadati halaman depan Masjid TK Aisyiyah Madoh Bolon, Colomadu, Karanganyar, untuk mengikuti Festival PAUD Aisyiyah, Sabtu (22/8/2026)....

Kencleng Surga SD Muhammadiyah PK Solo Galang Rp24,6 Juta untuk Korban Gempa NTT

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kepedulian terhadap korban bencana diwujudkan keluarga besar SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo melalui program Kencleng Surga Peduli Gempa Nusa Tenggara...