Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Khotbah Jumat

Pendidikan Rohani untuk Membentuk Generasi Unggul

Hendro Susilo, Editor: Sholahuddin
Minggu, 14 Juni 2026 10:16 WIB
Pendidikan Rohani untuk Membentuk Generasi Unggul
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Hendro Susilo (Litbang Perguruan Muhammadiyah Kottabarat)

اْلحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدَى وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَكَفَى بِاللَّهِ شَهِيْدًا

 أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلهَ إِلاَّاللَّهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

 اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَمَّا بَعْدُ

 فَيَا عِبَادَ اللَّهِ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللَّهِ وَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا اتَّقُوْا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

وَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: اِتَّقِ اللَّهَ حَيْثُمَا كُنْتَ وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah Swt. yang telah memberikan berbagai kenikmatan. Semoga Allah senantiasa melindungi kita dari segala marabahaya. Shalawat dan salam marilah kita limpahkan kepada Nabi dan Rasul kita yakni Muhammad Saw. Semoga kita semua termasuk menjadi umat pengikut jejak langkahnya.

Bagi kita umat beriman, pada Jumat yang berkah ini, marilah kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah, dengan melaksanakan segala perintah-Nya, dan menjauhi segala larangan-Nya. Hanya dengan itulah kita dapat merasakan kenikmatan hidup, baik di dunia maupun akhirat.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah,

Islam sangat mendorong kita untuk menuntut ilmu sebagai bagian dari ibadah, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an QS al-Mujadalah (58): 11, Allah SWT berfirman:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.”

Ayat ini menegaskan betapa tingginya kedudukan orang yang berilmu di sisi Allah, serta pentingnya menuntut ilmu demi kemaslahatan manusia. Ilmu bukan hanya sekadar kewajiban, melainkan jalan menuju kebaikan dan keselamatan, sebagaimana hadits lainnya, Rasulullah Saw. bersabda: “Barangsiapa menempuh suatu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan melapangkan jalan baginya menuju surga.” (H.R. Muslim dan at-Tirmidzi).

Selain perlindungan akal, syariat Islam juga sangat memperhatikan perlindungan jiwa (ḥifẓ an-nafs). Hal ini ditegaskan dalam beberapa ayat Al-Qur’an, salah satunya QS al-An’am (6): 151:

وَلَا تَقْتُلُوا النَّفْسَ الَّتِيْ حَرَّمَ اللّٰهُ اِلَّا بِالْحَقِّۗ ذٰلِكُمْ وَصّٰىكُمْ بِهٖ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُوْنَ

“Janganlah kamu membunuh orang yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. Demikianlah Dia memerintahkan kepadamu agar kamu mengerti.”

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Pendidikan nasional di era modern jangan sampai berubah menjadi pabrik robot yang hanya menghasilkan pekerja tanpa jiwa dan akal budi. “Menjadi disorientasi, bahkan menjadi distorsi jika pendidikan Indonesia berubah menjadi ‘pabrik’ yang menghasilkan ‘robot’,” ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Pendidikan nasional, harus mampu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berakhlak mulia, berilmu, sekaligus menguasai teknologi dan keahlian di berbagai bidang. Namun demikian, lanjut Haedar, pada saat yang sama mereka harus menjadi individu yang berjiwa sosial, mampu hidup secara bergotong royong dan berkontribusi bagi kemajuan masyarakat. “Sehingga, bukan yang egois terhadap lingkungannya, yang angkuh karena ilmunya, bahkan nanti bisa menghasilkan orang-orang cerdas yang merusak bumi dan seluruh isi alam Indonesia, karena tidak punya kekuatan rohaniah.

Pendidikan karakter menjadi isu yang semakin penting  untuk dibahas di era teknologi dan kecerdasan buatan. Banyak narasi yang muncul untuk menggambarkan keprihatinan terhadap  kondisi moral bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa tugas pendidikan harus mampu menghasilkan manusia yang utuh, yaitu manusia yang bukan hanya cerdas, tetapi juga bijaksana. Maka, diperlukan kurikulum yang mengintegrasikan pendidikan nilai, spiritualitas, dan kemanusiaan secara sistematis.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah

Lembaga pendidikan harus lebih fokus tidak hanya pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan, tetapi juga pada pembinaan akhlak. Pendidikan akhlak tidak hanya berfungsi untuk membentuk perilaku individu, tetapi juga untuk memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat. Pendidikan akhlak dan kecerdasan emosi sangat terkait erat, di mana pendidikan akhlak akan membimbing perilaku mulia seperti kejujuran, empati, dan pengendalian diri.

Terkadang, kecerdasan emosional dan interpersonal sering kali terabaikan dalam kurikulum formal. Padahal, kemampuan memahami perasaan orang lain, menempatkan diri dalam perspektif yang berbeda, serta bertindak demi kebaikan bersama merupakan inti dari peradaban manusia. Di sinilah, betapa penting dan strategisnya pendidikan spiritualitas dan nilai diperkuat dalam desian kurikulum.

Generasi masa depan akan lebih bermakna ketika dibekali dengan kecerdasan yang menyeluruh, antara lain kecerdasan spiritual, yang menumbuhkan integritas moral, kesadaran nilai, dan tanggung jawab transendental. kecerdasan emosional, yang memungkinkan individu memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara sehat serta kecerdasan sosial, yang mendorong kolaborasi lintas budaya serta kepedulian terhadap sesama

Kurikulum  Berbasis  Akhlak akan mengintegrasikan nilai-nilai akhlak dalam kurikulum Pendidikan. Ini adalah langkah awal yang krusial. Setiap mata pelajaran harus dirancang untuk tidak hanya fokus pada pengetahuan akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter. Kegiatan ekstrakurikuler yang mendorong siswa untuk berpartisipasi dalam amal sosial sangat penting dilakukan.  Kegiatan seperti   bakti sosial, penggalangan dana untuk yang membutuhkan, dan kegiatan berbagi lainnya dapat membantu siswa memahami  pentingnya berbagi dan berkorban.  Selain itu, pendidik harus menjadi teladan dalam perilaku akhlak yang baik.  Dengan menunjukkan  sikap yang baik, pendidik dapat menginspirasi siswa untuk meniru perilaku tersebut.

Pendidikan spiritual bisa dipupuk dengan mengadakan kegiatan yang meningkatkan kesadaran spiritual siswa, seperti pengajian, diskusi tentang nilai-nilai Islam, dan praktik ibadah yang baik, sangat penting dilakukan.  Kegiatan ini membantu siswa  memahami pentingnya akhlak dalam konteks keimanan.  Pendidikan   spiritual   yang terintegrasi   dalam    kurikulum   dapat   memperkuat   fondasi   moral   siswa   dan membantu mereka menghadapi tantangan kehidupan dengan lebih baik.

Semoga kita senantiasa diberi kekuatan untuk menunaikan amanah kehidupan dan pendidikan untuk generasi muda, Generasi muda akan tumbuh  menjadi insan yang berilmu dan bermanfaat bagi sesama, serta selalu berada di jalan yang diridhai oleh Allah Swt. Amin ya Rabbal ‘Alamin.

أَقُولُ قَوْ لِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيْمُ

Khotbah Kedua

الْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ هَدَانَا لِهذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللهُ

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا اللهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ الْمُبِيْنُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ صَادِقُ الْوَعْدِ الْأَمِيْنُ

اللّهُمَّ فَصَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، أَمَّا بَعْدُ

فَأُوْصِيْنِي وَإِيَّاكُمْ بِتَقْوَى اللهِ حَقَّ تُقَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَقَرَابَتِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّاتِهِ أَجْمَعِيْنَ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ

فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ

Berita Terbaru

Tauhid, Kesehatan, dan Keteraturan Waktu dalam KHGT

Khotbah Pertama Alhamdulillahi hamdan katsiran thayyiban mubarakan fih, kama yuhibbu Rabbuna wa yardha. Asyhadu alla ilaha illallah wahdahula syarikalah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu wa...

Umat Islam Diingatkan Puasa Syawal Usai Lebaran

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dalam khutbah Jumat, khatib menyerukan kepada jemaah untuk melaksanakan puasa sunah, selama enam hari di bulan Syawal. Puasa syawal bisa dimulai setelah...

Mendidik Generasi Unggul

إِنَّ الحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِيْرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَن يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلَا هَادِيَ لَهُ....

Khotbah Jumat : Tahun Baru Hijriah Sebagai Sarana Refleksi Diri dan Bangsa

اَلْحَمْدُ لله الَّذِيْ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَاخْتِلَافَ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآَيَاتٍ لِأُولِي الْأَلْبَابِ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا...

Deep Learning Spiritual Ramadan

إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ  أَشْهَدُ...

Mencintai Sesama

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَ رَحْمَةُ اللهِ وَ بَرَكَاتُهُ إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ...

Melahirkan Pemimpin yang Baik

Assalaamu’alaikum Wr Wb اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ...

Marhaban Ya Ramadhan

Assalaamu’alaikum Wr Wb إِنَّ اْلحَمْدَ لِلّهِ نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نَسْتَغْفِرُهُ، وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَ مِنْ سَيِّئاَتِ أَعْمَالِناَ. مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ...

Menjaga Alam dengan Program Eco-Masjid

Oleh: Ananto Isworo Assalaamu’alaikum Wr Wb إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ...