
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Adam Malik Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan komisariat Averroes Fakultas Teknik (FT) UMS menyelenggarakan serangkaian acara dalam memperingati Milad IMM ke-62.
Salah satu diantaranya dengan menggelar Kekerasan Berbasis Gender (KBG) dan Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) sebagai upaya menciptakan ruang digital yang aman dan beradab. IMM membedah fenomena Kekerasan Dalam materi yang disampaikan Marisa Kurnianingsih.
Marisa menekankan KBGO merupakan ancaman nyata yang telah banyak menyerang 75% perempuan di ruang digital. Fenomena ini mencakup berbagai bentuk mulai dari cyberstalking, cyber harassment/ancaman pemerkosaan, sexting (pemasangan gambar telanjang melalui pesan teks), creepshots (pengambilan gambar atau video seseorang Untuk tujuan seksual), sexploitation, peretasan (hacking), hingga revenge porn dan doxing.
Ketua panitia Thoriq Saiful Muhsinin mengatakan, seminar ini menggarisbawahi peran strategis mahasiswa dalam menanggulangi Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO), di mana Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) secara aktif mendorong kader-kadernya untuk menerapkan prinsip “Amar Ma’ruf Nahi Munkar” di dunia maya.
“Implementasi nilai-nilai tersebut dimulai dari kesadaran individu untuk menjaga aurat serta privasi karena adanya keyakinan akan “sadar hisab,” yaitu pemahaman bahwa setiap aktivitas akan dimintai pertanggungjawaban. Oleh karena itu, menjaga akhlak dan lisan serta senantiasa melakukan tabayyun menjadi fondasi utama dalam berinteraksi di ruang siber,” kata Thoriq, Senin (16/3/2026).
Kesadaran spiritual tersebut, lanjutnya, diwujudkan melalui etika bermedia yang konkret, seperti menjaga lisan maupun ketikan serta menghormati hak privasi orang lain. Alih-alih terjebak dalam konflik digital, mahasiswa diarahkan untuk memanfaatkan media secara produktif demi menyebarkan kebaikan.
Lebih jauh lagi, peran mahasiswa meluas hingga pada aspek pendampingan korban. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi sosok pendamping yang empatik dengan menjaga kerahasiaan korban secara ketat serta berkomitmen penuh untuk tidak melakukan menyalahkan korban dalam kondisi apapun.

Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Adam Malik Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan komisariat Averroes Fakultas Teknik (FT) UMS menyelenggarakan serangkaian acara dalam memperingati Milad IMM ke-62. (Humas)
Salah satu poin utama dalam materi adalah pentingnya sikap asertif bagi korban. “Banyak kasus KBGO terjadi berulang karena ketidakmampuan korban untuk bersikap tegas,” ungkap Marisa. Peserta diajak untuk mengenali hak-hak mereka, berani memberi peringatan kepada pelaku, hingga melakukan pelaporan resmi kepada pihak berwenang.
Sikap asertif bukan hanya tentang membela diri saat ini, tapi juga tentang melindungi masa depan. “Saya tidak setuju jika penyimpangan seksual dianggap sebagai bagian dari HAM karena secara fenomena terkadang itu melanggar hak orang lain juga, namun di sisi lain, saya juga tidak membenarkan jika mereka menjadi sasaran perundungan (bullying),” tegas Marisa dalam paparannya.
Ia menjelaskan tindakan perundungan bukan merupakan solusi, mengingat latar belakang seseorang bisa jadi sangat kompleks. Menurut Marisa, ada kemungkinan mereka adalah korban di masa lalu yang hanya diam dan memendam masalah tersebut tanpa adanya perlawanan, hingga akhirnya trauma tersebut membentuk mereka menjadi pelaku di masa depan.
Oleh karena itu, Marisa berpesan agar masyarakat memberikan dukungan kepada para korban untuk berani memberikan perlawanan, baik melalui suara (speak up) maupun tindakan fisik yang diperlukan. “Korban harus didukung untuk melawan dengan cara apa pun agar mereka tidak terus-menerus menjadi korban dan tidak mengulangi pola yang sama di masa depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan selain memberikan sanksi kepada pelaku, masyarakat harus mulai berfikir pemulihan korban menjadi prioritas utama. Ini agar korban dapat kembali hidup normal dan dapat memutus rantai kekerasan. Thoriq menyatakan seminar yang dilaksanakan pada 8 Maret 2026 itu menegaskan KBGO bukan sekadar masalah teknis, melainkan ancaman nyata yang memiliki dampak serius bagi kesehatan mental, mulai dari trauma digital hingga penurunan kualitas hidup.
“Sebagai langkah preventif, seminar ini merumuskan dua pilar utama yang saling terintegrasi, dimulai dari aspek pencegahan melalui pengamanan data pribadi, tindakan interaksi dengan akun mencurigakan, serta edukasi berkelanjutan mengenai peraturan hukum yang berlaku,” kata Thoriq.
Pilar pencegahan tersebut kemudian dilengkapi dengan protokol penanganan yang sistematis bagi korban, yakni melakukan dokumentasi bukti kekerasan sebagai langkah hukum, memblokir akses pelaku untuk memutus rantai mengungkap, dan mencari bantuan pendampingan profesional guna pemulihan kondisi mental.
Mengelola Stres
Mengelola stres bukan sekadar membuat pikiran lebih tenang, tetapi merupakan salah satu pilar utama kebugaran dan kesehatan. Dalam ilmu psikologi kesehatan dan psikoneuroimunologi (psychoneuroimmunology), stres...
Kolaborasi Jadi Kunci Kemajuan, PCA Colomadu Gelar Evaluasi Program Kerja Tahunan
COLOMADU, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Colomadu, Kab. Karanganyar, menggelar Evaluasi Program Kerja, Sabtu (1/8/2026), di MI Muhammadiyah Gedongan, Colomadu. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk...
IMM Jateng Luncurkan “SAPA Immawati” sebagai Ruang Aman Pelaporan dan Edukasi Kekerasan Berbasis Gender
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah meluncurkan Website Safe Space Immawati (SAPA Immawati) dalam rangkaian pembukaan Sekolah Gender,...
Hari Anak Nasional, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Ajak Orang Tua Lebih Pahami Perasaan Anak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Memperingati Hari Anak Nasional 2026, RS PKU Muhammadiyah Surakarta melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) dan Tim Stunting menggelar sharing session...
FORSAKADA Tinjau RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Dukung Health Tourism Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan kerja dan hospital tour dari pengurus dan anggota Forum Staf Ahli Kepala Daerah (FORSAKADA) Provinsi Jawa...
Transformasi Digital Berbuah Prestasi, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Sabet Penghargaan SBBI 2026
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Best Hospital Digital Experience dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI)...
Pengurus Baru KM3 DPD IMM Jateng Dilantik, Fokus Rekonstruksi Arah Dakwah
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Korps Mubaligh Mahasiswa Muhammadiyah (KM3) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah resmi melantik pengurus baru periode 2026–2028 di...
Sekolah Gender DPD IMM Jateng Dorong Kader Perempuan Aktif di Ruang Publik
SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Bidang IMMawati Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah menggelar Sekolah Gender, Politik, dan Demokrasi di Hotel Laras Asri,...
Ustaz Dwi Jatmiko: Setiap Manusia Beriman Pasti Pernah Terluka
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ustaz Dwi Jatmiko menyampaikan materi “Hati Bercahaya Melepas luka, Mengobati Hati” saat mengisi Kuliah Subuh Muhammadiyah Gajahan, Kota Solo, di TK ABA, Patang Puluhan,...
Awalussanah MIM Digdaya Bolon, Wakil Dekan FKIP UMS Tekankan Adab Lebih dari Sekadar Prestasi
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dr. Miftakhul Huda, hadir sebagai keynote speaker dalam Awalussanah...
Mahasiswa Farmasi Didorong Ciptakan Inovasi Kesehatan yang Berdampak
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya mendukung lahirnya inovasi bidang kesehatan melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From...
Seminar Nasional UMS, dr. Gia Pratama Tekankan Pentingnya Kenali Gejala Serangan Jantung
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menguatkan komitmennya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From Pharmaceutical...






