Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Padukan Sains dan Spiritualitas, FK UMS Cetak Dokter Profesional dan Berintegritas

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 24 Februari 2026 16:36 WIB
Padukan Sains dan Spiritualitas, FK UMS Cetak Dokter Profesional dan Berintegritas
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses itu dibentuk secara sistematis sejak mahasiswa memasuki tahap profesi. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses itu dibentuk secara sistematis sejak mahasiswa memasuki tahap profesi.

Bagi calon mahasiswa baru, FK UMS menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kelulusan, tetapi pada pembentukan karakter dan profesionalisme dokter masa depan. “Setiap mahasiswa dipersiapkan dengan standar keselamatan pasien, etika kedokteran, hingga kesiapan menghadapi dinamika dunia klinik,” terang Dekan FK UMS, Flora Ramona Sigit Prakoeswa, saat diwawancarai pada Selasa, (24/2/2026).

Materi Patient Safety dan Student Safety menjadi fondasi utama. Mahasiswa dilatih memahami identifikasi pasien secara tepat, komunikasi efektif antar tenaga kesehatan, keamanan obat berisiko tinggi, hingga pencegahan risiko infeksi dan jatuh di rumah sakit.

Tak hanya teori, Flora menerangkan bahwa aspek Pengendalian dan Pencegahan Infeksi (PPI) diberikan secara komprehensif, termasuk praktik penggunaan alat pelindung diri (APD) level 1–3, pengelolaan limbah medis, serta standar kebersihan tangan sesuai protokol layanan kesehatan modern.

Kemampuan menghadapi situasi kegawatdaruratan juga diasah melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan penyegaran Basic Life Support (BLS), memastikan mahasiswa siap bertindak cepat dan tepat dalam kondisi kritis. “FK UMS juga menanamkan nilai etika kedokteran sejak awal, mulai dari etika berinteraksi dengan pasien dan sejawat, etika bermedia sosial bagi tenaga medis, hingga komitmen menjaga kerahasiaan rekam medis pasien,” ungkap Dekan FK UMS itu.

Yang tak kalah penting, lanjutnya, kesehatan mental calon dokter turut menjadi perhatian. Mahasiswa dibekali strategi menjaga stabilitas emosi, mengelola stres, serta membangun ketahanan psikologis selama menjalani pendidikan klinik.

Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses itu dibentuk secara sistematis sejak mahasiswa memasuki tahap profesi.

Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses itu dibentuk secara sistematis sejak mahasiswa memasuki tahap profesi. (Humas)

Pendekatan spiritualitas pun terintegrasi dalam pembelajaran, melalui penguatan nilai keislaman, muhasabah diri, ikhtiar, dan tawakal. Inilah ciri khas pendidikan dokter di UMS yang memadukan kompetensi medis dan nilai moral. Seluruh penguatan tersebut bukan sekadar konsep, tetapi telah diterapkan dalam rangkaian kegiatan Pembekalan Calon Dokter Muda (Koas) Periode 41 yang digelar pada 11–20 Februari 2026.

Pembekalan tahap awal dilaksanakan di lingkungan FK UMS dengan penguatan kurikulum pendidikan profesi dokter, sistem akademik, administrasi dokter muda, hingga panduan logbook dan laporan Interprofessional Education (IPE).

Tahap berikutnya berlangsung di RSUD Dr. Harjono S Ponorogo sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama, di mana mahasiswa mendapatkan materi standar akreditasi rumah sakit, mutu layanan, serta integrasi pendidikan dalam pelayanan kesehatan.

Materi proteksi kebakaran dan jalur evakuasi diberikan bersama tim Diklat RSU Pusat Surakarta, sementara penyegaran BLS didukung Tim Code Blue dari RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Rangkaian pembekalan ditutup dengan penguatan etika dan spiritualitas sebelum mahasiswa resmi memasuki tahap klinik di rumah sakit jejaring.

Sebanyak 147 dokter muda kemudian mengikuti Prosesi Sumpah Dokter Muda Periode 41 pada 21 Februari 2026 sebagai penanda dimulainya pendidikan klinik mereka.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

Pengelola RS Muhammadiyah-‘Aisyiyah se-Jateng Ikuti Workshop Tata Kelola Klaim JKN

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 180 peserta dari Rumah Sakit Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah se-Jawa Tengah mengikuti Workshop Tata Kelola Klaim JKN Terintegrasi bertema “From Service to Sustainability: Menjaga...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Ketika 380 Ribu Anak Menyimpan Luka yang Tak Terlihat

Di tengah kesibukan bangsa membangun generasi unggul, sebuah kenyataan mengusik nurani kita. Lebih dari 380 ribu anak Indonesia menunjukkan indikasi depresi. Mereka mungkin tetap berangkat...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...