Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Lahirkan Pemimpin Mahasiswa Profesional, UMS Bekali Ormawa Manajemen Konflik

Daffana/Fika, Editor: Alan Aliarcham
Minggu, 15 Februari 2026 18:19 WIB
Lahirkan Pemimpin Mahasiswa Profesional, UMS Bekali Ormawa Manajemen Konflik
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan materi ketiga dalam rangkaian Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Fungsionaris Ormawa yang bertempat di Hotel Syariah Lorin Solo. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan materi ketiga dalam rangkaian Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Fungsionaris Ormawa yang bertempat di Hotel Syariah Lorin Solo.

Materi ini mengangkat tema “Manajemen Konflik Organisasi” sebagai forum penguatan kapasitas kepemimpinan dan tata kelola organisasi mahasiswa di tingkat universitas maupun fakultas. Kegiatan ini dihadiri mahasiswa aktivis Ormawa UMS yang terdiri atas pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa, serta Unit Kegiatan Mahasiswa baik di tingkat universitas maupun fakultas.

Meskipun secara umum memiliki format pelatihan seperti LKMM pada umumnya, materi ketiga ini memiliki kekhasan karena secara khusus membahas dinamika konflik dalam organisasi dan strategi penyelesaiannya secara profesional dan konstruktif.

Nur Aklis, Wakil Dekan I Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Fakultas Teknik UMS, menegaskan konflik merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam organisasi. Menurutnya, konflik bukan selalu sesuatu yang buruk, melainkan bersifat netral dan dapat menjadi destruktif atau konstruktif tergantung pada cara pengelolaannya.

Dinamika Organisasi Sehat

Ia menjelaskan paradigma modern konflik yang menempatkan konflik sebagai tanda dinamika organisasi yang sehat apabila dikelola dengan baik. Materi disampaikan dengan mengulas anatomi konflik, mulai dari isu permukaan hingga akar terdalam seperti kepentingan, kebutuhan dasar, nilai, hingga identitas dan relasi.

“Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada tahapan eskalasi konflik menurut Louis R. Pondy serta lima gaya penyelesaian konflik berdasarkan Thomas-Kilmann Conflict Mode Instrument (TKI), yaitu competing, collaborating, compromising, avoiding, dan accommodating,” ungkapnya, Jumat, (13/2/2026).

Pelaksanaan materi berlangsung melalui pemaparan konseptual, studi kasus organisasi mahasiswa, serta simulasi pendekatan mediasi. Nur Aklis menekankan pentingnya membedakan antara task conflict yang dapat memunculkan inovasi dengan relationship conflict yang berpotensi merusak tim. Peserta juga dibekali teknik mediasi seperti active listening, reframing, identifikasi kepentingan berbasis kebutuhan, hingga penyusunan kesepakatan bersama dengan pendekatan win-win solution.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu mahasiswa menanyakan bagaimana sikap pemimpin ketika menghadapi kondisi organisasi yang memiliki latar belakang beragam, komunikasi yang tidak efektif, serta adanya pengurus internal yang membawa permasalahan pribadi namun mengatasnamakan organisasi.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan materi ketiga dalam rangkaian Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Fungsionaris Ormawa yang bertempat di Hotel Syariah Lorin Solo.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan materi ketiga dalam rangkaian Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Fungsionaris Ormawa yang bertempat di Hotel Syariah Lorin Solo. (Humas)

Menanggapi hal tersebut, Nur Aklis menjelaskan pemimpin harus mampu mengidentifikasi terlebih dahulu apakah konflik tersebut bersifat personal atau struktural. Pemimpin tidak boleh langsung menggunakan pendekatan bersaing (competing), melainkan perlu mengedepankan gaya collaborating dengan kecerdasan emosional.

Ia menekankan pentingnya dialog personal untuk memisahkan persoalan individu dari kepentingan organisasi. Pemimpin harus tegas dalam menjaga profesionalitas, namun tetap kooperatif dalam membangun komunikasi.

Permasalahan pribadi perlu diselesaikan secara terpisah melalui pendekatan empatik, sedangkan keputusan organisasi harus tetap berbasis pada kepentingan bersama, transparansi, serta aturan yang telah disepakati. Dengan demikian, konflik tidak berkembang menjadi ‘relationship conflict’ yang destruktif.

Kegiatan ini dilaksanakan karena tingginya kompleksitas dinamika organisasi mahasiswa yang melibatkan perbedaan latar belakang, perspektif, serta kepentingan. Kemampuan mengelola konflik menjadi kompetensi penting bagi fungsionaris Ormawa agar organisasi tetap produktif, harmonis, dan berorientasi pada tujuan bersama.

Melalui materi ini, mahasiswa UMS diajak untuk tidak menghindari konflik, melainkan mengelolanya secara dewasa dan profesional. Aktivis Ormawa diharapkan mampu menjadi pemimpin yang tegas, kolaboratif, serta berintegritas dalam membangun budaya organisasi yang sehat dan berdaya saing.

Berita Terbaru

Inovasi Kesehatan Berbasis AI, Mahasiswa UMS Raih Gold Medal di YISF 2026

JOGJA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi internasional lewat ajang Youth International Science Fair (YISF) 2026 yang diselenggarakan di UIN...

Mahasiswa Teknik Industri UMS Pamer Karya dalam Expo Race

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar expo race sebagai puncak rangkaian Praktikum Teknik Industri 1 pada Sabtu (11/4/2026). Kegiatan...

DKPTI UMS Matangkan Persiapan KBMK 2026, Bidik Delegasi Unggul ke Tingkat Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mematangkan persiapan mahasiswa dalam menghadapi Kompetisi Bisnis, Manajemen, dan Keuangan (KBMK) 2026 melalui langkah strategis yang telah dimulai sejak...

UMS Perkuat Kompetensi Guru Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Upaya peningkatan kualitas pembelajaran terus didorong Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui penguatan kompetensi guru, salah satunya dengan memberikan pelatihan penyusunan asesmen dan Tes Kemampuan...

UMS Diskon Dana Pengembangan hingga 50 Persen untuk Pendaftar Prodi AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan potongan dana pengembangan hingga 50% bagi calon mahasiswa yang mendaftar Program Studi Artificial Intelligence (AI). Direktur Direktorat Akademik dan...

UMS Tawarkan Jalur Khusus Bagi Pemilik Berkas SNBP

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebagai bentuk apresiasi bagi calon mahasiswa yang belum lolos di perguruan tinggi negeri....

IKA UMS Dorong Alumni Jadi Pilar Penting Pengembangan Kampus

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMS menyelenggarakan kegiatan silaturahmi dosen dan tenaga kependidikan...

Penerima Beasiswa Kader UMS Didorong Jadi Kader Unggul dan Berkemajuan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa penerima Beasiswa Kader Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diingatkan untuk tidak sekadar menjadi mahasiswa biasa, tetapi tampil sebagai kader unggul yang membawa nilai-nilai Muhammadiyah...

Angkat Pendidikan Hukum, PDIH & MIH UMS Kolaborasi dengan Fakultas Hukum UM Kupang

KUPANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Studi Doktor Ilmu Hukum (PDIH) dan Program Studi Magister Ilmu Hukum (MIH) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperluas jejaring akademik melalui kegiatan kunjungan...

UMS Luncurkan MyUjian, Perkuat Mutu Akademik Berbasis Digital

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)  melalui Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran meluncurkan sistem MyUjian dan pengukuran capaian pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE). Hal...

KMPA Giri Bahama UMS Integrasikan Olahraga Arus Deras dengan Ilmu Geografi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam (KMPA) Giri Bahama Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjalani masa pengembaraan olahraga arus deras. Masa pengembaraan merupakan masa bagi...

Inovasi Sekolah Pintar Bertenaga Matahari, Mahasiswa UMS Rebut 5 Medali Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Inovasi berbasis teknologi kembali lahir dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Melalui gagasan Edu Solar & IoT Hub, mahasiswa menghadirkan solusi pendidikan berkelanjutan yang...