
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Di tengah ketidakpastian ekonomi global, generasi muda didorong untuk melek finansial dan memulai investasi sejak dini. Namun, Pakar Ekonomi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Anton Agus Setyawan,, mengingatkan pentingnya strategi diversifikasi dan pemahaman risiko sangat penting dalam investasi untuk meminimalkan kerugian yang signifikan.
Dalam pandangannya, anak muda saat ini memiliki akses informasi yang lebih cepat dan insting yang cukup tajam dalam melihat peluang pasar. Kendati demikian, Anton menekankan satu prinsip dasar yang tidak boleh ditinggalkan, yaitu diversifikasi portofolio atau tidak menempatkan seluruh modal dalam satu instrumen yang sama.
“Rumusnya sebenarnya cuma satu, don’t put your eggs in one basket. Jangan taruh telur pada satu keranjang yang sama. Portofolionya harus disebar, tujuannya agar ketika terjadi risiko di satu instrumen, aset di tempat lain masih aman dan masih memberikan keuntungan,” ungkapnya memberikan analogi, Minggu (25/1/2026)
Ia menyarankan anak muda memisahkan tujuan keuangannya. Untuk tabungan masa depan, disarankan memilih instrumen konservatif seperti Surat Berharga Negara (SBN) atau obligasi. Sementara untuk yang ingin mencari pertumbuhan aset lebih cepat, bisa mengalokasikan sebagian kecil dana ‘uang jajan’ untuk instrumen high risk seperti saham atau kripto, dengan catatan harus siap dengan risikonya.

Guru besar Ilmu manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMS, Prof. Anton A. Setyawan, saat menyampaikan pandangannya soal swasembada pangan, Sabtu (18/1/2025). (Humas UMS).
Ekonom UMS tersebut juga mengapresiasi fenomena anak muda yang mulai belajar trading dan investasi melalui aplikasi yang legal dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurutnya, pengalaman rugi di awal adalah bagian dari proses belajar mental investor yang tangguh, asalkan tidak menggunakan uang kebutuhan pokok.
“Investasi itu harus siap dengan kerugian yang mungkin tumbuh. Kalau uang investasi rugi kok sambat (mengeluh), berarti belum siap. Anak muda sekarang pintar, mereka tahu porsi mana yang buat tabungan, mana yang buat main-main cari tambahan uang jajan,” tambahnya.
Menutup sarannya, ia menekankan pentingnya kemampuan analisis fundamental dan teknikal sebelum terjun ke pasar modal. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya sikap rasional dan untuk tetap waspada terhadap aplikasi investasi bodong yang menawarkan keuntungan tidak masuk akal dalam waktu singkat.
“Sebaiknya pilih yang sudah terdaftar di OJK dan Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM). Situasi ekonomi makin uncertain (tidak pasti), jadi akan lebih baik kalau anak muda punya portofolio investasi yang lengkap selain pekerjaan utama mereka,” tuturnya.
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...
Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...
Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...
UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer
SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...
PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji
GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...
Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...
Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...
Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...
Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...






