Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Aplikasi Brainlyt Besutan Mahasiswa UMS Sabet Medali di GYIIF 2026 Bogor

Gede, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 21 Januari 2026 19:04 WIB
Aplikasi Brainlyt Besutan Mahasiswa UMS Sabet Medali di GYIIF 2026 Bogor
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Capaian tersebut ditorehkan Tim Brainlyt, yang sukses menyabet medali perak dalam Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 kategori Engineering and Technology. (Humas)

BOGOR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Capaian tersebut ditorehkan Tim Brainlyt, yang sukses menyabet medali perak dalam Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 kategori Engineering and Technology.

GYIIF adalah kompetisi internasional riset dan inovasi untuk pelajar dan mahasiswa. Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association. Gelaran tahun ini digelar di Institut Pertanian Bogor University pada 15-18 Januari 2026.

Ketua tim, Hafidh Erli Nurdin Pratama, menjelaskan timnya menggagas inovasi bernama “Brainlyt”. Brainlyt adalah aplikasi yang terintegrasi dengan smartwatch dan dirancang untuk membantu deteksi dini risiko stroke berulang pada pasien pascastroke.

Aplikasi ini mengadopsi konsep anamnesis medis menjadi model deteksi otomatis. “Fungsinya adalah memantau tanda-tanda vital pasien dan memberikan notifikasi real-time kepada keluarga serta rumah sakit mengenai kondisi pasien dan langkah pertolongan pertama yang harus dilakukan,” ujar Hafidh, Rabu (21/1/2026).

Kurang Paham Pertolongan Pertama

Hafidh menuturkan gagasan Brainlyt berangkat dari keprihatinan atas kondisi masyarakat yang kurang memahami pertolongan pertama saat terjadi serangan stroke. Hal ini menyebabkan penanganan medis seringkali terlambat hingga terjadi hal fatal. “Padahal stroke memiliki golden period penanganan yang krusial. Oleh karenanya, kami menciptakan konsep deteksi dini dan notifikasi bantuan darurat ini,” imbuh mahasiswa semester 5 itu.

Hafidh kemudian mengajak lima mahasiswa UMS lainnya, yakni Arya Veda Setyanindito dari Prodi Pendidikan Teknik Informatika, Muhammad Cesarico Herlambang dari Prodi Fisioterapi, Dhiyaul Haq Athaullah dari Prodi Teknik Informatika, Nabil Okta Ramadhan dari Prodi Bisnis Digital, dan Urip Pamungkas Jati Dharma dari Prodi Fisioterapi, untuk merancang Brainlyt.

Tim tersebut berada di bawah bimbingan dosen Fisioterapi UMS, Arif Pristianto.Inovasi bertajuk “Brainlyt: A Smart Brain AI System for Early Detection and Emergency Routing in Stroke Care” mulai dikembangkan sejak Oktober 2025.

Sebelum melaju ke GYIIF, Brainlyt telah diikutkan dalam berbagai kompetisi lainnya, seperti Aldeation, yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional, dan Prototype for Humanity, yang diselenggarakan oleh Dubai Future Foundation.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Capaian tersebut ditorehkan Tim Brainlyt, yang sukses menyabet medali perak dalam Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 kategori Engineering and Technology.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di panggung internasional. Capaian tersebut ditorehkan Tim Brainlyt, yang sukses menyabet medali perak dalam Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 kategori Engineering and Technology. (Humas)

Pengembangan Brainlyt, kata Hafidh, menemui sejumlah tantangan. Tahapan uji coba skala kecil membutuhkan responden riil, yakni pasien dengan kondisi pascastroke. Tujuannya untuk memastikan akurasi alat dalam mendeteksi kondisi kesehatan pasien. “Kami ingin alat yang kami buat tidak hanya sekedar alat yang jadi, melainkan melalui proses akademik yang kuat dan relevan serta diyakini keakuratannya di dunia akademisi,” jelas mahasiswa asal Brebes, Jawa Tengah, itu.

Hafidh menjelaskan aplikasi Brainlyt sedang dalam proses ajuan ke platform Google Playstore. Rencananya, Hafidh dan timnya akan mengembangkan fitur tambahan pada Brainlyt, mengikuti kompetisi internasional lainnya, serta menyelesaikan publikasi artikel ilmiah berbasis research and development sesuai dengan tahapan akademik.

Disinggung mengenai pengembangan skala industri alias hilirisasi, Hafidh berujar, “Saat ini kami sedang dalam proses pematangan rencana bisnis untuk komersialisasi produk,” jawabnya. Dosen pembimbing, Arif Pristianto, mendukung sekaligus mengapresiasi komitmen Tim Brainlyt dalam menghasilkan aplikasi yang bermanfaat bagi pasien pascastroke.

Inovasi Brainlyt, ungkapnya, menunjukkan kreatifitas mahasiswa dan kolaborasi lintas disiplin ilmu. “Semoga (Brainlyt) tidak hanya berhenti di ajang ini (GYIIF), namun juga inovasi dapat dikembangkan dan diajukan dalam ajang kompetisi selanjutnya serta hilirisasi sampai dapat digunakan oleh masyarakat,” harap Arif.

Berita Terbaru

Fakultaria FAI UMS 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Ilmu dan Nilai Islami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa baru dengan pemahaman akademik, budaya fakultas, hingga nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) melalui...

UMS dan UM Buka Peluang Kolaborasi Mobilitas Mahasiswa hingga Kelas Internasional

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mempelajari strategi internasionalisasi dan pemeringkatan global melalui benchmarking ke Universitas Negeri Malang (UM), Jumat (11/9/2026). Kunjungan Direktorat Reputasi, Kemitraan,...

Student Exchange ke Uzbekistan, Dua Mahasiswa UMS Temukan Sistem Belajar Berbeda

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dua mahasiswa Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Weny Anggelina Setya Ningrum dan Vika Yulvani, mendapatkan pengalaman...

Produktif Menulis, Prima Trisna Aji Terima Penghargaan Buku ISBN Terproduktif UNIMUS 2026

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Konsistensi mengubah pengalaman akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat menjadi karya pengetahuan membawa dosen spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS), Prima Trisna...

Citroguard 3in1, Inovasi Mahasiswa UMS Hadirkan Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan Citroguard 3in1, sebuah inovasi produk multifungsi berbahan alami yang dirancang sebagai alternatif pengusir nyamuk sekaligus aromaterapi dan pengharum...

Antisipasi Blackout Total, Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kesiapsiagaan Layanan Kota

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Lima mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan gagasan Blackout Protocol, sebuah konsep protokol kontingensi kota untuk menghadapi pemadaman...

AI Bantu Hakim Susun Putusan, Guru Besar UMS Tekankan Pentingnya Integritas

PONTIANAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) mulai memengaruhi cara kerja berbagai profesi, termasuk di lingkungan peradilan. Teknologi tersebut dapat membantu hakim mencari...

Masta PMB UMS 2026 Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Ribuan Mahasiswa Baru

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sekitar 8.195 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat pengalaman berbeda dalam rangkaian Masa Ta’aruf Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) dan Ekspo Unit...

Ribuan Mahasiswa Baru Meriahkan Ekspo UKM UMS 2026, Kenali Minat dan Bakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memadati Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan dalam Ekspo Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) 2026. Kegiatan tersebut menjadi...

725 Mahasiswa Baru FKIP UMS Ikuti Masta IMM, Didorong Jadi Akademisi Humanis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 725 mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti Masa Ta’aruf Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Masta IMM) sebagai...

Dari Karya ke Etalase Digital, UMS Dampingi Guru SLB Kembangkan Wirausaha Siswa

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat keberlanjutan program Difabel Berwirausaha melalui pelatihan bagi guru SLB Anugerah...

Awardee Beasiswa BAZNAS di UMS Dibekali Bahasa Asing untuk Hadapi Dunia Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang diperkuat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bagi mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB). Melalui mentoring yang...