Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Tekan Food Waste, Mahasiswa UMS Gelar Kampanye “Tanpa Sisa” di CFD Solo

Maysali, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 16 Desember 2025 16:08 WIB
Tekan Food Waste, Mahasiswa UMS Gelar Kampanye “Tanpa Sisa” di CFD Solo
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Street Education Kampanye “Tanpa Sisa” di kawasan Solo Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi dan Area Shelter Manahan, Minggu (7/12/2025). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Informatika, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan Street Education Kampanye “Tanpa Sisa” di kawasan Solo Car Free Day (CFD) Slamet Riyadi dan Area Shelter Manahan, Minggu (7/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat Kota Solo agar membiasakan perilaku konsumsi yang bijak, tidak menyisakan makanan, serta menjaga kebersihan area makan setelah digunakan. Kampanye “Tanpa Sisa” merupakan bagian dari proyek Kampanye Public Relations mahasiswa UMS yang dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo dan Dinas Perdagangan Kota Solo.

Kolaborasi lintas sektor ini dilakukan sebagai upaya bersama untuk menekan angka sampah makanan (food waste) yang masih menjadi salah satu penyumbang terbesar timbunan sampah perkotaan. Ketua Panitia Kampanye “Tanpa Sisa”, Eko Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan lingkungan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk melihat bahwa pengurangan sampah bisa dimulai dari hal paling sederhana, yaitu dari meja makan. Tidak menyisakan makanan dan merapikan area makan adalah kebiasaan kecil, tetapi dampaknya besar bagi lingkungan,” ujar Eko, Senin (15/12/2025).

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa UMS melakukan edukasi secara face to face kepada masyarakat di area CFD dan Shelter Manahan. Tim kampanye menyampaikan pesan-pesan sederhana namun aplikatif, seperti mengambil makanan secukupnya, menghabiskan makanan tanpa sisa, serta membersihkan kembali area makan.

Dialog Langsung

Pendekatan interaktif ini memungkinkan masyarakat berdialog langsung mengenai kebiasaan konsumsi sehari-hari dan dampaknya terhadap lingkungan. Di kawasan Shelter Manahan, edukasi tidak hanya diberikan kepada pengunjung, tetapi juga kepada para pedagang.

Tim kampanye mengajak pedagang dan konsumen untuk bersama-sama mengelola porsi makanan, mengurangi sisa makanan, serta menjaga kebersihan area makan. Sebagai bentuk dukungan, tim juga menempelkan stiker edukatif bertema “Tanpa Sisa” di sejumlah tenant yang bersedia berpartisipasi. Stiker tersebut berisi ajakan untuk menghabiskan makanan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Darto, pedagang sekaligus pengelola Shelter Manahan, menyambut positif kegiatan ini. Ia menilai kampanye “Tanpa Sisa” sangat relevan dengan kondisi di lapangan. “Sering kali pengunjung datang membawa makanan dari luar, lalu sisa makanannya ditinggal di meja atau di bawah kursi. Akhirnya pedagang yang harus membersihkan. Kegiatan seperti ini sangat membantu karena mengedukasi pengunjung supaya lebih bertanggung jawab,” ungkapnya.

Darto juga menambahkan bahwa kebiasaan makan bersih sangat berpengaruh terhadap kenyamanan area kuliner. “Kalau makanannya dihabiskan dan area makan dirapikan, tempat jadi lebih bersih dan nyaman. Kami sebagai pedagang tentu sangat mendukung gerakan seperti Tanpa Sisa ini,” lanjutnya.

Sebagai tindak lanjut, kampanye “Tanpa Sisa” akan dilanjutkan dengan kegiatan sosialisasi edukatif kepada ibu-ibu PKK di wilayah Kecamatan Serengan, Surakarta. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan bekerja sama dengan DLH Surakarta, dengan fokus pada pengelolaan sampah rumah tangga, pengurangan sisa makanan, serta pembiasaan gaya hidup bersih dan bertanggung jawab di lingkungan keluarga.

Melalui rangkaian kegiatan ini, mahasiswa UMS berharap kampanye “Tanpa Sisa” dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat Surakarta untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui praktik sederhana dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kota yang bersih dan berkelanjutan.

Berita Terbaru

Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...

Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...

Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat

RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...

Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...

Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....

Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...

Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...

Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...

Andy Ratmanto Sampaikan Kultum Salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah Danukusuman

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Majelis Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM Banjarsari, Kota Solo, Andy Ratmanto, belum lama ini menyampaikan kultum salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah yang dikelola...

FGM Boyolali Siapkan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah Se-Kabupaten

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali menggelar rapat koordinasi persiapan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali baik guru SD/MIM, SLTP/MTSM/ SLTA Muhammadiyah pada Selasa...

Membangun Cabang dan Ranting Perlu Kolaborasi

Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Sumanto, mengatakan lembaganya sudah menyiapkan indikator-indikator untuk memonitor perkembangan Muhammadiyah...

Leave a comment