Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Cabang/Ranting

PCA Kobeng Gelar Seminar ‘Jo Kawin Bocah’, Tekankan Kesiapan Mental Sebelum Menikah

Mafaza Haikal Ahmad, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 16 September 2025 12:03 WIB
PCA Kobeng Gelar Seminar ‘Jo Kawin Bocah’, Tekankan Kesiapan Mental Sebelum Menikah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Kolaborasi tiga majelis Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kota Bengawan, yaitu Majelis Tabligh dan Tarjih, Majelis Kesehatan, serta Majelis Pembinaan Kader, menggelar seminar bertajuk ‘Jo Kawin Bocah’ dengan tema ‘Siap Mental, Nikah Tanpa Sesal’, Minggu (14/09/2025). Kegiatan ini digelar di Pendopo Kecamatan Pasar Kliwon. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kolaborasi tiga majelis Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kota Bengawan, yaitu Majelis Tabligh dan Tarjih, Majelis Kesehatan, serta Majelis Pembinaan Kader, menggelar seminar bertajuk ‘Jo Kawin Bocah’ dengan tema ‘Siap Mental, Nikah Tanpa Sesal’, Minggu (14/09/2025). Kegiatan ini digelar di Pendopo Kecamatan Pasar Kliwon.

Acara diikuti 83 peserta yang terdiri atas 63 putri dan 20 putra, dengan latar belakang beragam, antara lain remaja masjid, siswa SMP Muhammadiyah 1, SMP Muhammadiyah 8, SMK Muhammadiyah 1, Pemuda Muhammadiyah, serta Nasyiatul Aisyiyah. Hadir pula Camat Pasar Kliwon Ahmad Khoironi, pimpinan PCM, dan tokoh Aisyiyah setempat.

Dalam laporan panitia, Bairozi Sholihah menjelaskan kegiatan ini lahir dari keprihatinan atas maraknya pernikahan dini di masyarakat.  “Melihat realita anak-anak kita banyak yang mengalami pernikahan usia dini, maka kami berkolaborasi tiga majelis. Alhamdulillah acara ini bisa dihadiri 83 peserta, putri 63, putra 20,” ujarnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal penting bagi para remaja.

Perwakilan PCA Kobeng, Sumarni, menuturkan rasa syukur atas terselenggaranya seminar ini. Ia mengatakan, “Baru kali ini PCA Kobeng membuat acara seperti ini. Perkiraan peserta sekitar 50 orang, ternyata hadir lebih dari 80. Insyaallah ke depan bisa menyelenggarakan kegiatan lain yang bermanfaat.”

Kolaborasi tiga majelis Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kota Bengawan, yaitu Majelis Tabligh dan Tarjih, Majelis Kesehatan, serta Majelis Pembinaan Kader, menggelar seminar bertajuk ‘Jo Kawin Bocah’ dengan tema ‘Siap Mental, Nikah Tanpa Sesal’, Minggu (14/09/2025). Kegiatan ini digelar di Pendopo Kecamatan Pasar Kliwon.

Kolaborasi tiga majelis Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kota Bengawan, yaitu Majelis Tabligh dan Tarjih, Majelis Kesehatan, serta Majelis Pembinaan Kader, menggelar seminar bertajuk ‘Jo Kawin Bocah’ dengan tema ‘Siap Mental, Nikah Tanpa Sesal’, Minggu (14/09/2025). Kegiatan ini digelar di Pendopo Kecamatan Pasar Kliwon. (Humas)

Ketua PCM Kobeng, Ghofar Ismail, menilai kegiatan ini sangat tepat sasaran. Ia mengungkapkan bahwa sosialisasi terkait remaja usia sekolah memang belum banyak dilakukan. “Perkawinan dini membuat anak belum siap secara psikologis, akhirnya setelah menikah mudah bercerai. Saya sangat menyambut positif kegiatan ini karena menghadirkan narasumber dari perspektif agama dan psikologi,” katanya.

Dia juga mengusulkan ke depannya ditambah narasumber dari perspektif pendidikan. Camat Pasar Kliwon, Ahmad Khoironi, yang sekaligus membuka acara, menekankan keseriusan pemerintah terhadap fenomena pernikahan dini. Ia menyebut angka pernikahan anak di Pasar Kliwon masih tinggi. “Fenomena pernikahan dini ini menjadi keprihatinan kita bersama. Hampir 99% kasus disebabkan hal-hal negatif atau tidak diinginkan,” ujarnya.

Khoironi juga mengingatkan bahaya pernikahan dini di era digital. “Anak-anak sekarang kalau ada masalah lebih sering bertanya ke AI daripada curhat ke orang tua. Padahal, pernikahan dini bisa menghentikan masa depan, apalagi bagi putri. Dampaknya panjang: risiko stunting, pola asuh tidak siap, bahkan masalah psikologis,” tegasnya.

Perspektif Syariat dan Psikologi

Seminar menghadirkan dua narasumber. Sofyan Madiu, penghulu KUA Pasar Kliwon, menyampaikan materi ‘Tinjauan Syariat tentang Kematangan Berkeluarga’. Ia menjelaskan bahwa fenomena pernikahan dini berdampak luas, mulai dari pendidikan yang terhambat, risiko kesehatan ibu dan anak, hingga masalah ekonomi.

“Anak perempuan yang menikah di usia dini lebih rentan mengalami kekerasan dalam rumah tangga, putus sekolah, bahkan stunting pada anak. Inilah mengapa pernikahan dini sangat perlu dicegah,” ungkapnya.

Ia kemudian menegaskan bahwa dalam Islam, pernikahan tidak hanya soal sah secara agama, tetapi juga terkait kesiapan menyeluruh. “Kematangan keluarga itu beyond kematangan usia. Bukan sekadar usia biologis, tetapi lebih kepada kematangan spiritual, emosional, finansial, dan sosial. Inilah yang harus dipahami oleh generasi muda sebelum memutuskan menikah,” jelas Sofyan di hadapan peserta.

Sementara itu, psikolog Khotimatun Naimah membawakan materi ‘Siap Fisik Siap Mental, Kenapa Usia Muda Belum Waktunya Menikah’. Ia menekankan bahwa pernikahan membawa konsekuensi panjang yang tidak bisa dianggap remeh.

“Secara agama mungkin sah, tapi secara psikologis dan sosial belum tentu siap. Pernikahan dini sering berujung pada perceraian, tekanan mental, hingga ketidakstabilan ekonomi. Karena itu, kesiapan fisik dan mental harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Dalam paparannya, Khotimatun juga mengajak remaja untuk lebih fokus pada pengembangan diri sebelum menikah. Ia menceritakan pengalaman pribadi bahwa menjadi seorang istri sekaligus ibu bukan hal yang mudah.

“Pernikahan bukan hanya soal cinta, tapi juga kesiapan mental, emosional, ekonomi, dan komitmen. Remaja perlu mengembangkan keterampilan hidup, pendidikan, dan kemandirian terlebih dahulu agar tidak menyesal di kemudian hari,” terangnya.

Berita Terbaru

Masjid AR Fachruddin Resmi Berdiri, Perkuat Dakwah Muhammadiyah Solo Utara

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Solo Utara meresmikan Masjid AR Fachruddin di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sekip, Kecamatan Banjarsari, Minggu (2/8/2026). Peresmian dirangkaikan...

Terinspirasi AR Fachruddin, PCPM Kota Bengawan Hadirkan Kajian Nge-Teh

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan kembali menguatkan dakwah kultural melalui program Kajian Nge-Teh (Ngaji Entheng Entuk Hikmah). Program yang digelar...

Muhammadiyah Sukoharjo Bentuk KBIHU Armina PCM Blimbing, Layani Jemaah Haji 202

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo memperluas layanan bimbingan dan pendampingan ibadah haji dengan membentuk Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Armina...

Kajian Ahad Subuh Barokah Masjid Sidodadi Perkuat Iman dan Ukhuwah Jemaah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pajang bersama Pengurus Takmir Masjid Sidodadi Pajang, Laweyan, kembali menggelar Kajian Rutin Ahad Subuh Barokah, Ahad (26/7/2026). Kegiatan...

Safari Dakwah PCM Solo Utara: Tiga Amalan Menuju Keuntungan Dunia dan Akhirat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Di tengah kehidupan yang semakin kompetitif, banyak orang berlomba mengejar keuntungan materi. Namun, Islam menawarkan investasi yang tidak pernah merugi, yakni berniaga...

Kuliah Subuh Balai Muhammadiyah Solo Bahas Tiga Kunci Berbenah Diri

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Balai Muhammadiyah Solo kembali menggelar pengajian Kuliah Subuh rutin dengan menghadirkan dai Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Kota Bengawan, Muhammad Kadafi, sebagai...

LP3A UMS Dorong Program Pengabdian, Wujudkan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Unggul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Workshop Implementasi Program Pengabdian Masyarakat (P2M) Menuju Cabang dan Ranting...

UMS Kembangkan Presensi Digital untuk Pengajian Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Transformasi digital tidak hanya merambah dunia pendidikan dan industri, tetapi juga mulai diterapkan dalam pengelolaan organisasi kemasyarakatan. Menjawab kebutuhan tata kelola dakwah...

Menghidupkan Muhammadiyah Melalui Anak Muda

Pengaderan menjadi salah satu kekuatan fundamental di Muhammadiyah. Tidak hanya Muhammadiyah, tetapi di setiap organisasi menyadari itu. Muhammadiyah kerap kali terlihat gagah dan berkembang di...

UMS Dampingi PCM Kebakkramat, Petakan 36 Titik AUM Lewat Teknologi Geospasial dan Website

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim pengabdian masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kebakkramat dalam membangun sistem inventarisasi digital Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)...

PRM Pajang dan Pengurus Masjid Sidodadi Gelar Pengajian Jum’at Kliwon

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Seratus anggota jemaah tumpah ruah di Masjid Sidodadi Pajang, Laweyan, Kota Solo, Jumat (9/5/2026), mengikuti Pengajian Jumat Kliwon, acara rutin bulanan yang telah menjadi...

PRM Canden Dikukuhkan, Siap Jalankan Gerakan Muhammadiyah Berkemajuan

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Canden, Sambi, Boyolali resmi dikukuhkan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sambi, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini berlangsung khidmat yang diselenggarakan di...