Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Ustazah Tika Faiza: Membangun Rumah Tangga Butuh Kesiapan Hati dan Jiwa

Annisa Fadhilla H.S., Editor: Sholahuddin
Kamis, 7 November 2024 14:11 WIB
Ustazah Tika Faiza: Membangun Rumah Tangga Butuh Kesiapan Hati dan Jiwa
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Psikolog Tika Faiza saat menjadi pemateri pada kajian di Masjid Sudalmiyah Rais kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). (Istimewa).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Membangun rumah tangga bukan sekadar kesiapan fisik atau materi tetapi memerlukan proses kemantapan hati dan jiwa yang menyeluruh. Hal ini agar pernikahan dapat dijalani dengan kebahagiaan dan penuh keberkahan. Kesiapan jiwa dalam menghadapi kehidupan rumah tangga sangat diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan hidup dan menjaga komitmen serta tangung jawab yang menyertainya.

Psikolog Tika Faiza mengatakan hal tersebut pada acara Kajian Mulazamah di Masjid Sudalmiyah Rais di kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu (3/11/2024), mulai pukul 09.00.  Acara ini diselenggarakan oleh Majelis Mulazamah Mush’ab bin Umair Bersama Pejuang Masjid Mahasiswa UMS. Kajian ini dihadir kurang lebih 50 peserta.

Pada kajian bertema “Menyiapkan Jiwa untuk Mengarungi Bahtera Rumah Tangga” ini membahas tentang kesiapan mental untuk berumah tangga. Tika mengatakan ketika kondisi mental seseorang bermasalah, jangan mencari pertolongan dari cintanya manusia. “Kita akan kecewa. Carilah pertolongan dari Ar Rahman. Dengan segala kehangatannya. Tak semua orang merasakan kehangatan dalam keluarganya, tetapi kasih sayang Allah tak terbatas melalui dekapan keluarga,” jelasnya.

Bukan Meniadakan Ujian

Ustazah Tika mengatakan tidak ada pernikahan yang tidak ada ujian. Maka persiapan menikah bukan untuk meniadakan ujian tapi menyiapkan respon terbaik untuk segala ujian yang Allah takar. Sebuah takaran yang tak akan tertukar. Peserta yang hadir juga sangat khusyuk mendengarkan kajian yang disampaikan oleh Ustazah Tika.   “Luar biasa banget sih. Kalo pranikah tapi diisi dengan sudut pandang psikologi Islam. Itu gak hanya memaparkan ayat atau hal hal yang biasa kita dengar tentang nikah. Apalagi kemarin tentang jiwa,” kata Desla Fitria, salah satu peserta kajian.

Berita Terbaru

Pemkot Solo-Transid Kolaborasi Aktifkan Perpustakaan Kampung dan Taman Cerdas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemerintah Kota Solo menjalin kerja sama dengan komunitas Transid untuk mengoptimalkan perpustakaan kampung dan taman cerdas sebagai ruang literasi warga. Kolaborasi tersebut ditandai...

Loyalitas Jadi Kunci Memajukan Pendidikan Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Loyalitas dan pembiasaan perilaku positif menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, penguatan...

Baru 3 Tahun, Abqory Berhasil Selesaikan Lintasan Edu Fun Run UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Seorang pelari berusia tiga tahun mencuri perhatian dalam gelaran Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu...

Kritik Tajam dari Boyolali: Agama Cuma Jadi Identitas, Tidak Ada Politik Nilai dalam Bernegara

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, politik hukum, ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat mendorong sejumlah elemen masyarakat di Boyolali menggelar diskusi perdana bernama Forum Harapan.  Diskusi mengusung...

Pelari dari Jawa Barat Tempuh 5K, Edu Fun Run FKIP UMS Dinilai Kondusif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan Hari Jadi ke-68 melalui Edu Fun Run FKIP UMS 2026 bertema “Move for...

Pelajar Didorong Jadi Agen Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abi Umaroh, menggagas Youth Clean Air Movement for Tobacco Control (YCAM-TC) 2026 untuk melibatkan pelajar...

Ketika Usia Bertambah, Jangan Biarkan Makna Hidup Berkurang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mengabdi. Masa pensiun justru dapat menjadi fase baru untuk memperbanyak syukur, menjaga kesehatan, memperluas kebermanfaatan,...

Silaturahmi Pensiunan Muhammadiyah Solo, Rawat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Puluhan purnatugas pendidik dan tenaga kependidikan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pengajian Pensiunan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026)....

BikersMu Jepara Konsolidasi, Dorong Komunitas Bikers Berkontribusi bagi Warga

JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 33 peserta mengikuti silaturahmi dan konsolidasi awal untuk menyongsong pembentukan kepengurusan BikersMu Chapter Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Bandengan, Tirta...

Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy...

Pakar UMS: Desil Tak Bisa Jadi Satu-satunya Dasar Batasi Pertalite

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Wacana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian dari pakar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan...

Touring ke Pacitan, Bikersmu Solo Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keagamaan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Komunitas Bikersmu Solo menggelar touring sekaligus camping ke Pacitan selama dua hari satu malam, 15-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta...