
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kajian tafsir Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diselenggarakan Direktorat Sumber Daya Manusia dan Organisasi (DSDMO) yang digelar melalui kanal Zoom Meeting pada Kamis (21/8/2025). Kajian ini mengupas kisah Nabi Nuh a.s., yang menjadi salah satu pelajaran penting dalam Al-Qur’an.
Pemateri kajian tafsir, Ainur Rha’in, yang merupakan dosen Fakultas Agama Islam (FAI) UMS. Dia mengatakan, Surat Nuh, Allah Swt. menggambarkan bagaimana sang nabi mengajak kaumnya kepada jalan kebenaran selama ratusan tahun, namun ditolak secara terang-terangan.
Ainur menjelaskan Surat Nuh sarat dengan pesan tentang kesabaran seorang nabi, keangkuhan kaum kafir, serta doa yang dipanjatkan Nuh kepada Allah. Menurutnya, doa Nabi Nuh menjadi penanda batas perjuangan setelah segala upaya dakwah ditolak.
“Doa Nabi Nuh diabadikan dalam Al-Qur’an, beliau memohon agar orang-orang kafir tidak lagi diberi kesempatan hidup di bumi. Hal ini bukan karena dendam, tetapi karena keingkaran mereka yang terus-menerus akan melahirkan generasi pendosa,” tutur Ainur saat menyampaikan materi.
Ia menekankan, doa tersebut bukan sekadar penghakiman, melainkan bentuk kepasrahan seorang nabi kepada ketetapan Allah setelah jalan dakwah benar-benar tertutup. Dari sini umat Islam diajak untuk memahami bahwa dakwah memerlukan kesabaran luar biasa, tetapi ada batas ketika kebenaran ditolak habis-habisan.

Ilustrasi Nabi Nuh mengajak warga menuju jalan Allah Swt.
Selain doa, Surat Nuh juga menggambarkan sikap keras kepala kaum kafir yang menutup telinga, menutup diri dengan pakaian, dan menolak setiap ajakan Nabi Nuh. “Ungkapan itu menjadi simbol perlawanan total terhadap kebenaran, mereka bukan sekadar menolak dengan lisan, tetapi menutup seluruh jalan untuk menerima petunjuk,” jelasnya.
Menurut Ainur, perilaku ini relevan dengan kondisi umat manusia sepanjang zaman. Banyak orang yang menolak kebenaran bukan karena tidak tahu, tetapi karena kesombongan dan ego yang menguasai hati mereka. Al-Qur’an memberikan peringatan bahwa akibat dari kesombongan itu adalah azab yang pasti datang.
Ia juga mengutip ayat yang menjelaskan doa Nabi Nuh untuk keluarganya. Walau putranya termasuk dalam golongan yang kafir, Allah menegaskan bahwa ikatan iman lebih utama daripada sekadar hubungan darah. “Ini mengajarkan kepada kita bahwa keselamatan akhirat tidak ditentukan oleh garis keturunan, tetapi oleh keimanan dan ketaatan kepada Allah,” terang Ainur.
Kajian ini juga menekankan perbedaan mendasar antara orang beriman dan kafir dalam perspektif Al-Qur’an. Orang beriman dijanjikan ampunan dan keberkahan hidup, sementara orang kafir diancam dengan azab pedih. Pesan tersebut berlaku universal hingga akhir zaman.
Dosen UMS itu mengingatkan, umat Islam perlu mengambil pelajaran dari keteguhan Nabi Nuh dan ancaman Allah kepada kaum yang mendustakan. Ia menyebut Al-Qur’an bukan sekadar cerita masa lalu, tetapi cermin untuk kehidupan kita sekarang. Jangan sampai kita mengulang sikap kaum Nuh yang arogan terhadap wahyu.
KBGO Dinilai jadi Ancaman Serius Kesehatan Mental
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Adam Malik Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan komisariat Averroes Fakultas Teknik (FT) UMS...
Lebih dari Sekadar Hafalan, Tasmi’ 30 Juz Jadi Spirit Perjuangan Kader IMM Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kader Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Solo menuntaskan Hafalan Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Solo pada Sabtu...
Buka Puasa Bersama Alumnus MABAS UMS, Jaga Api Dakwah Berdampak
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Ustaz Dwi Jatmiko menegaskan esensi buka puasa bersama alumnus Ma’had Abu Bakar Ash-Shiddiq (MABAS) Universitas Muhammadiyah...
Sambut Ramadan, PRA Bangetayu Kulon Santuni Santri Panti Asuhan ‘Aisyiyah
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, suasana hangat dan penuh keakraban terasa di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Jalan Srikandi X/61, Kota Semarang,...
Ramadan, Hizbul Wathan UMS Ajak Mahasiswa dan Warga Ikut Edukasi dan Aksi Bersih
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menghadirkan kegiatan inspiratif bertajuk “NGASIH (Ngabuburit Asik Sambil Bersih-Bersih)” pada Senin (23/2/2026), di Area Kampus 1 dan...
PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi Sosialisasikan KHGT
SAMBI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Kab. Boyolali, menggelar kegiatan Kajian dan Sosialisasi KHGT (Kalender Hijriyah Global Tunggal) bertempat di Aula Masjid At-Taqwa, Sabtu (21/2/2026). Kegiatan...
Sebanyak 8 PCNA di Karanganyar Ikuti Gelar Baitul Arqam untuk Perkuat Ideologi Kader
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak delapan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) se-Kabupaten Karanganyar telah melaksanakan Darul Arqam Nasyiatul Aisyiyah (DANA) I pada 16–17 Februari 2026 bertempat di SMP...
Pengurus IMM Pondok Shabran dan IMM Muhammad Abduh Resmi Dilantik
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pondok Hajjah Nuriyah Shabran dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS periode 2026-2027 resmi dilantik,...
IPM PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Gelar Tarhib Ramadan dengan “Pelita”
SAMBI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) PonpesMU Manafi’ul ‘Ulum Sambi menggelar kegiatan Pelita (Pelajar Ikhtiar Taat)...
Peluncuran Buku “Nalar Futurology Maroon” Warnai Pelantikan IMM Shabran dan IMM Muhammad Abduh
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS berlangsung khidmat di...
Redefinisi Padusan, IPM Pilih Bersihkan Kali Jenes
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Menjelang datangnya bulan Ramadan, Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Solo menggelar aksi simbolis yang mendobrak kebiasaan lama. Pada Ahad...
‘Aisyiyah Gatak Bekali Orang Tua Siswa tentang Pendidikan Anak
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Bertempat di Gedung Tirto Wirejo Wironanggan, Rabu (04/02/2026), Majelis PAUD-Dasmen Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Kabupaten Sukoharjo menggelar acara menarik yaitu seminar parenting untuk...





