Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Pembekalan Mubaligh Muhammadiyah Blimbing Telusuri Akar Sejarah Halalbihalal

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 2 April 2026 11:28 WIB
Pembekalan Mubaligh Muhammadiyah Blimbing Telusuri Akar Sejarah Halalbihalal
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sejarah panjang tradisi halalbihalal kembali diulas dalam pembekalan Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Blimbing yang digelar di Masjid Baitul Ghofur Mranggen, Polokarto, Sukoharjo, Rabu malam (1/4/2026). (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sejarah panjang tradisi halalbihalal kembali diulas dalam pembekalan Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Blimbing yang digelar di Masjid Baitul Ghofur Mranggen, Polokarto, Sukoharjo, Rabu malam (1/4/2026). Pembahasan dimulai dari tradisi sungkeman di Mangkunegaran pada 1757 hingga peran Presiden Soekarno pada 1948.

Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Blimbing, Sarwanto, menjelaskan istilah halalbihalal memiliki akar kuat di kawasan Solo Raya sebelum berkembang menjadi tradisi nasional, bahkan dikenal hingga mancanegara.

Ia memaparkan setidaknya empat versi sejarah, termasuk peran penting majalah Suara Muhammadiyah nomor 5 tahun 1924 yang telah memuat rubrik silaturahmi sebagai sarana memperkuat persatuan bangsa. “Muhammadiyah melalui majalah Suara Muhammadiyah tahun 1924 telah menulis tentang pentingnya halalbihalal dalam menjalin persatuan,” ujar Sarwanto.

Ia juga menguraikan perjalanan istilah tersebut, mulai dari pedagang martabak di THR Sriwedari hingga digunakan di Istana Negara pada 1948 atas usulan KH Wahab Hasbullah. Pembahasan sejarah ini kemudian dikaitkan dengan tantangan dakwah masa kini oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Ustaz Wiwaha Aji Santosa.

Ia menegaskan pemahaman sejarah penting agar halalbihalal tidak sekadar menjadi tradisi seremonial, tetapi juga berfungsi sebagai sarana memperkuat jati diri umat. Menurutnya, persoalan jati diri menjadi semakin penting di tengah kondisi generasi muda saat ini.

Kebugaran Fisik Rendah

Berdasarkan survei Desember 2025, sekitar 2 juta remaja Indonesia mengalami gangguan kejiwaan, sementara tingkat kebugaran fisik mereka rata-rata hanya berada di angka 40%. “Fisik anak muda kita kebugarannya hanya di level cukup. Padahal, Rasulullah Saw. menyebutkan bahwa mukmin yang kuat lebih dicintai. Ini menjadi perhatian penting bagi para mubaligh,” tegasnya.

Ia pun mendorong para dai untuk lebih fokus pada dakwah berbasis keluarga sebagai upaya memberikan solusi konkret atas krisis mental dan degradasi moral yang terjadi. Di sisi lain, semangat penguatan dakwah tersebut sejalan dengan perkembangan infrastruktur di tingkat ranting.

Pembangunan Gedung Dakwah Muhammadiyah di Ranting Mranggen dilaporkan telah mencapai progres 80%. Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Mranggen, Mahfudi, menyampaikan gedung tersebut diharapkan menjadi pusat syiar Islam yang lebih representatif.

Selain penyelesaian bangunan, pihak takmir juga tengah mengupayakan pembebasan lahan tambahan untuk lokasi penyembelihan hewan kurban. “Mohon doa dan dukungan agar masjid ini dapat segera membebaskan lahan untuk penyembelihan kurban,” ujarnya.

Acara kemudian ditutup dengan ikrar halalbihalal secara kolektif sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga ukhuwah dan memperkuat dakwah di masa depan.

Berita Terbaru

Tingkatkan Kualitas Layanan, RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali Lakukan Groundbreaking Gedung Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU ‘Aisyiyah Boyolali resmi memulai proyek pembangunan perluasan Gedung A. Langkah strategis ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dirangkaikan dengan...

IMM FKIP UMS Gandeng Warga Susun SOP Peringatan Dini Banjir di Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar...

Peduli Korban Gempa NTT, IMM Sukoharjo Gelar Penggalangan Dana

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sukoharjo melalui Bidang Sosial Pemberdayaan Masyarakat (SPM) menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa...

Wayang Kulit Jadi Media Dakwah, IMM Jawa Tengah Angkat Lakon Suta Sudarma

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Jawa Tengah melalui Bidang Seni, Budaya, dan Pariwisata bersama LSBO PDM Klaten menggelar Pagelaran...

Teknik Mesin UMS Perkuat Kompetensi SDM Hadapi Era Kendaraan Listrik

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perkembangan teknologi otomotif, khususnya kendaraan listrik. Upaya...

Kwarda HW Solo Siapkan 85 Calon Pelatih Lewat Jaya Melati 1

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Kota Solo bersiap menggelar pendidikan dan pelatihan bagi calon pelatih kepanduan HW tingkat dasar atau Jaya Melati...

Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...

KKN-MAs Sukses Gelar Program “Isi Piringku” di Kab. Malang

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya meningkatkan kesadaran gizi seimbang sejak dini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah ‘Aisyiyah (KKN-MAs) sukses menggelar program kerja bertajuk “Isi Piringku” di Sekolah...

Monica Subastia Pimpin PP Nasyiatul Aisyiyah Periode 2026-2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Puncak perhelatan Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah resmi menetapkan Monica Subastia sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030. Penetapan tersebut melalui Sidang...

Eco Bhinneka Muhammadiyah Berbagi Praktik Baik Eco Sociopreneurship di Muktamar NA

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Eco Bhinneka Muhammadiyah menggelar talkshow “Dari Rumah, Menggerakkan Perubahan” dalam rangkaian Tanwir III dan Muktamar XV Nasyiatul Aisyiyah di Hotel Dwangsa Lorin, Colomadu, Karanganyar,...

Haedar Nashir: Muktamar Harus Menjadi Ruang Musyawarah, Bukan Ketegangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengingatkan agar muktamar tidak dimaknai sekadar sebagai forum organisasi atau pergantian kepemimpinan. Lebih dari itu, muktamar...

Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah Tetapkan 13 Formatur PPNA Periode 2026–2030

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah yang berlangsung di Kota Solo berhasil menetapkan 13 formatur Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah (PPNA) periode 2026–2030, Sabtu (8/8/2026) dini hari....