Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Polres Karanganyar Gandeng Umuka Latih Storytelling bagi Anggota

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Selasa, 24 Juni 2025 09:48 WIB
Polres Karanganyar Gandeng Umuka Latih Storytelling bagi Anggota
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dosen Umuka dari Prodi Ilmu Komunikasi, Niken P. Satyawati (berdiri), mempresentasikan materi “Kekuatan Cerita dalam Membumikan Nilai-Nilai Bhayangkara” di Aula Sat Samapta Polres Karanganyar, Jumat (20/6/2025). (Istimewa).

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 40-an anggota Polri di lingkup Polres Karanganyar mengikuti pelatihan “Storytelling by AI & Public Speaking”, Jumat (20/6/2025), di Aula Sat Samapta Polres Karanganyar. Dalam kegiatan ini Polres menggandeng Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka) sebagai pemberi materi.

Dosen Umuka dari Prodi Ilmu Komunikasi, Niken P. Satyawati, mempresentasikan materi “Kekuatan Cerita dalam Membumikan Nilai-Nilai Bhayangkara”. Adapun dosen Prodi Informatika, Nova Tri Romadhoni, menyampaikan materi berjudul “Cerdas Digital dengan AI, Solusi Teknologi untuk Pelayanan dan Keamanan Publik”.

Kabag SDM Polres Karanganyar, Kompol Yohanes Trisnanto, SH, MH mewakili Kapolres AKBP Hadi Kristanto saat pembukaan acara menyatakan sudah bukan zamannya lagi penegakan kamtibmas dilakukan dengan cara-cara instruksional. “Dengan storytelling kita bisa menegakkan Kamtibmas dengan cara yang dikehendaki masyarakat,” ujar dia.

Niken Satyawati menyatakan storytelling memiliki kekuatan tersendiri. “Kenapa harus cerita? Karena otak kita mengingat 22x lebih kuat cerita dibanding sekadar fakta. Cerita juga merupakan media berbagi tanpa menggurui,” ujar Niken melalui siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, belum lama ini.  Dia menambahkan, cerita mampu menyederhanakan ide yang rumit dan kompleks. Selain itu melalui cerita orang bisa membangun ikatan emosi dengan orang lain. “Yang jelas dengan cerita kita dapat mewariskan nilai-nilai dan peradaban kepada generasi selanjutnya,” Niken menambahkan.

AI Tak Punya Perasaan

Sementara itu Nova Tri Romadhoni Nova yang didampingi dosen Informatika lainnya, Novi Tristanti, dalam materinya menyampaikan tentang hal ihwal artificial intelligence (AI) dan cara memanfaatkannya. Nova juga memberikan banyak contoh kasus dan tip agar para anggota Polri mampu membedakan antara konten rekayasa buatan AI dan bukan. “Ingat ya Bapak dan Ibu… secanggih-canggihnya AI tidak bisa menggantikan manusia. Karena AI tidak punya perasaan,” Nova mengingatkan.

Pelatihan ini merupakan salah satu kegiatan untuk memperingati Hari Bhayangkara 2025 yang digelar Polres Karanganyar. Kegiatan ini sekaligus merupakan bentuk pengabdian dari dosen Umuka kepada masyarakat.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Pemkot Solo-Transid Kolaborasi Aktifkan Perpustakaan Kampung dan Taman Cerdas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemerintah Kota Solo menjalin kerja sama dengan komunitas Transid untuk mengoptimalkan perpustakaan kampung dan taman cerdas sebagai ruang literasi warga. Kolaborasi tersebut ditandai...

Loyalitas Jadi Kunci Memajukan Pendidikan Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Loyalitas dan pembiasaan perilaku positif menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, penguatan...

Baru 3 Tahun, Abqory Berhasil Selesaikan Lintasan Edu Fun Run UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Seorang pelari berusia tiga tahun mencuri perhatian dalam gelaran Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu...

Kritik Tajam dari Boyolali: Agama Cuma Jadi Identitas, Tidak Ada Politik Nilai dalam Bernegara

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, politik hukum, ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat mendorong sejumlah elemen masyarakat di Boyolali menggelar diskusi perdana bernama Forum Harapan.  Diskusi mengusung...

Pelari dari Jawa Barat Tempuh 5K, Edu Fun Run FKIP UMS Dinilai Kondusif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyemarakkan Hari Jadi ke-68 melalui Edu Fun Run FKIP UMS 2026 bertema “Move for...

Pelajar Didorong Jadi Agen Pengawasan Kawasan Tanpa Rokok

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Magister Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Abi Umaroh, menggagas Youth Clean Air Movement for Tobacco Control (YCAM-TC) 2026 untuk melibatkan pelajar...

Ketika Usia Bertambah, Jangan Biarkan Makna Hidup Berkurang

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Bertambahnya usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan mengabdi. Masa pensiun justru dapat menjadi fase baru untuk memperbanyak syukur, menjaga kesehatan, memperluas kebermanfaatan,...

Silaturahmi Pensiunan Muhammadiyah Solo, Rawat Persaudaraan dan Semangat Pengabdian

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Puluhan purnatugas pendidik dan tenaga kependidikan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pengajian Pensiunan Perguruan Muhammadiyah Kota Surakarta, Sabtu (29/8/2026)....

BikersMu Jepara Konsolidasi, Dorong Komunitas Bikers Berkontribusi bagi Warga

JEPARA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 33 peserta mengikuti silaturahmi dan konsolidasi awal untuk menyongsong pembentukan kepengurusan BikersMu Chapter Jepara. Kegiatan tersebut berlangsung di Pantai Bandengan, Tirta...

Ironi Solo sebagai Kota Cerdas Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Solo telah mendeklarasikan Kota Solo sebagai Kota Cerdas Pangan sejak 2020. Pemkot Solo telah menandatangani Pakta Milan (Milan Urban Food Policy...

Pakar UMS: Desil Tak Bisa Jadi Satu-satunya Dasar Batasi Pertalite

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Wacana pembatasan pembelian Pertalite berdasarkan desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) mendapat perhatian dari pakar Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan...

Touring ke Pacitan, Bikersmu Solo Perkuat Ukhuwah dan Nilai Keagamaan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Komunitas Bikersmu Solo menggelar touring sekaligus camping ke Pacitan selama dua hari satu malam, 15-16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 30 peserta...