Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Selasa, 10 Maret 2026 09:20 WIB
Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Jajaran pimpinan FKIP UNS saat pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP UNS. [Istimewa].

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung F FKIP UNS, Sabtu (7/3/2026). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 181 pengurus BEM FKIP UNS resmi dilantik untuk menjalankan kepengurusan periode terbaru.

Kepengurusan BEM FKIP UNS tahun 2026 mengusung “Kabinet Lentera Karsa” yang dipimpin oleh Presiden BEM Ikhsan Khoirul Muttaqin dan Wakil Presiden BEM Azzahra Sania Putri. Struktur organisasi kabinet ini terdiri atas 6 kementerian koordinator (kemenkoan) yang menaungi 15 kementerian. Secara keseluruhan, jumlah anggota BEM tahun 2026 tercatat sebanyak 181 mahasiswa, sedikit menurun dibandingkan jumlah anggota tahun 2025 yang mencapai 202 mahasiswa.

Menurut keterangan tertulis yang diterima Muhammadiyahsolo.com, pelantikan dibuka oleh Dekan FKIP UNS, Imam Sujadi, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya mahasiswa FKIP untuk menanamkan nilai-nilai juara, yakni jujur, ulet, amanah, responsif, dan adaptif. Menurutnya, organisasi kemahasiswaan seperti BEM merupakan ruang strategis bagi mahasiswa untuk mengembangkan karakter kepemimpinan serta kontribusi sosial di tengah masyarakat.

“Mahasiswa FKIP harus menjadi mahasiswa Juara, tidak hanya unggul dalam prestasi akademis, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan berbagai perubahan zaman,” ujar Imam Sujadi.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Slamet Subiyantoro, juga menegaskan bahwa organisasi kemahasiswaan merupakan wahana penting dalam membentuk kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Maka menjadi anggota BEM adalah mahasiswa juara dalam segi manajerial dan organisasi. Ia berharap pengurus BEM yang baru mampu menghadirkan berbagai program yang kreatif, kolaboratif, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan kampus sekaligus mendorong peningkatan prestasi mahasiswa.

Sementara itu, Pembina BEM FKIP UNS, Okta Hadi Nurcahyono, menyoroti fenomena menurunnya minat mahasiswa untuk terlibat dalam organisasi kemahasiswaan, khususnya BEM. Ia mengingatkan bahwa perubahan dinamika sosial serta perkembangan teknologi digital turut memengaruhi pola partisipasi mahasiswa dalam aktivitas organisasi juga diperlukan penguatan modal sosial.

Menurutnya, pada periode sebelumnya jumlah anggota BEM sempat mencapai angka yang jauh lebih besar, bahkan pernah mencapai sekitar 202 anggota, sementara dalam kepengurusan saat ini jumlah pengurus yang dilantik adalah 181 orang, dengan 181 anggota aktif dalam struktur organisasi tahun 2026. Hal ini menunjukkan adanya perubahan kecenderungan partisipasi mahasiswa dalam organisasi kampus.

Okta juga menekankan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan tantangan aktivisme mahasiswa di era 4.0, di mana ruang partisipasi mahasiswa semakin bergeser ke ranah digital. Oleh karena itu, organisasi kemahasiswaan perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta menghadirkan model gerakan mahasiswa yang lebih relevan dengan generasi saat ini.

“Mahasiswa saat ini hidup dalam ekosistem digital. Tantangan aktivisme 4.0 menuntut BEM untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan konvensional di kampus, tetapi juga mampu membangun gerakan intelektual dan sosial melalui ruang digital, Jangan sampai kalah dengan aktivisme 4.0 seperti Malaka Project” jelasnya.

Melalui pelantikan 181 pengurus BEM FKIP UNS yang tergabung dalam Kabinet Lentera Karsa ini, diharapkan organisasi kemahasiswaan di lingkungan FKIP UNS dapat terus berkembang sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, pengembangan karakter mahasiswa, serta penguatan kontribusi mahasiswa dalam menjawab berbagai tantangan sosial di era transformasi digital.

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Prof. Aidul Fitriciada Azhari Jelaskan Putusan MK tentang Ijazah Gibran

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pakar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjelaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara syarat pendidikan dan dokumen...

Kekeringan di Ngasinan, MIM 01 Manyaran Kirim Tangki Air Bersih

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, menyalurkan bantuan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Ngasinan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Rabu (7/10/2026). Bantuan...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Salurkan 12 Tangki Air ke Boyolali

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- RS PKU Muhammadiyah Surakarta bersama Lazismu KL RS PKU Muhammadiyah Surakarta, PDAM Surakarta, dan sejumlah pihak menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak...

Umrah ke Tanah Suci, Dwi Jatmiko Bawa Pengalaman Spiritual

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Menunaikan ibadah umrah menjadi pengalaman spiritual sekaligus pembelajaran mendalam bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab, Dwi Jatmiko. Dai Champions Standardisasi...

KBIH Al Kautsar Muhammadiyah Kelas Klego Gelar Manasik Haji Bagi 101 Calon Jemaah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Kautsar Muhammadiyah Kabupaten Boyolali sukses menggelar praktik manasik haji mandiri untuk kelas Klego, Ahad (4/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tekankan Bahaya Bullying pada Acara MES Surakarta & Asbisindo Goes to School

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta turut ambil bagian dalam memeriahkan agenda Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Goes to School...

Dari Solo ke Forum Asia Pasifik, Mahasiswa UMS Angkat Isu Sampah Pangan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Isu pengurangan food loss and food waste tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga beririsan dengan keadilan pangan, perubahan iklim, dan kebijakan publik....

Pemkot Solo-Transid Kolaborasi Aktifkan Perpustakaan Kampung dan Taman Cerdas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemerintah Kota Solo menjalin kerja sama dengan komunitas Transid untuk mengoptimalkan perpustakaan kampung dan taman cerdas sebagai ruang literasi warga. Kolaborasi tersebut ditandai...

Loyalitas Jadi Kunci Memajukan Pendidikan Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Loyalitas dan pembiasaan perilaku positif menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, penguatan...

Baru 3 Tahun, Abqory Berhasil Selesaikan Lintasan Edu Fun Run UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Seorang pelari berusia tiga tahun mencuri perhatian dalam gelaran Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu...

Kritik Tajam dari Boyolali: Agama Cuma Jadi Identitas, Tidak Ada Politik Nilai dalam Bernegara

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, politik hukum, ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat mendorong sejumlah elemen masyarakat di Boyolali menggelar diskusi perdana bernama Forum Harapan.  Diskusi mengusung...