Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Pemerintah Australia Gelontorkan Bantuan Rp38 Miliar untuk Muhammadiyah Australia College

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Kamis, 1 Mei 2025 15:49 WIB
Pemerintah Australia Gelontorkan Bantuan Rp38 Miliar untuk Muhammadiyah Australia College
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Muhammadiyah Australia College (MAC). (Muhammadiyah.or.id).

AUSTRALIA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pemerintah Negara Bagian Victoria Australia membantu pengembangan Muhammadiyah Australia College (MAC), sekolah Muhammadiyah di Australia, dengan menggelontorkan bantuan dana senilai AUD 3,6 juta atau sekitar Rp38 miliar.

Situs resmi Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammadiyah.or.id memberitakan, bantuan ini diberikan sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Negara Bagian Victoria dalam mendukung pendidikan inklusif dan multikultural di negara bagian tersebut. Sekretaris Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, menjelaskan bahwa bantuan ini akan digunakan untuk mendukung pengembangan infrastruktur sekolah, peningkatan fasilitas pembelajaran, dan perluasan kapasitas daya tampung siswa di MAC. “Dukungan ini merupakan bentuk pengakuan terhadap kontribusi Muhammadiyah dalam menyediakan pendidikan berkualitas tinggi yang mencerminkan nilai-nilai keberagaman,” jelas Sayuti, Selasa (29/4/2025).

Sayuti menambahkan, bantuan tersebut tidak termasuk bantuan rutin yang diberikan Pemerintah Negara Bagian Victoria kepada MAC. Pada tahun 2025, MAC menerima bantuan rutin sebesar Rp35 miliar. Selain itu, Sayuti juga mengungkapkan, saat ini Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia juga sedang mengkaji dan merintis pendirian MAC II yang berlokasi di Sydney, negara bagian New South Wales (NSW). Rencana ini merupakan bentuk kolaborasi PCIM Australia bersama dengan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah NSW. “Potensi MAC II di NSW cukup tinggi karena pertumbuhan penduduk lokal maupun pendatang yang cukup baik,” jelas Sayuti.

Peduli Swasta

Ketua Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diklitbang) PP Muhammadiyah, Prof, Bambang Setiaji, mengatakan Australia menjadi salah satu negara yang sangat memedulikan keberadaan sekolah swasta di negara tersebut. Sekolah swasta yang telah memenuhi kualifikasi, pemerintah Australia akan membantu dana untuk operasional sekolah. Contohnya MAC yang secara rutin menerima bantuan dana sehingga bisa digunakan untuk menggaji guru.

Mestinya, lanjut dia, di Indonesia bisa diberlakukan seperti itu. Pihak swasta cukup menyediakan fasilitas belajar, pemerintah yang membantu untuk operasional sekolah, khususnya untuk menggaji para gurunya. Selama ini Indonesia tidak seperti itu.  Sudah tahu di suatu lokasi sudah ada sekolah Muhammadiyah, tapi pemerintah kemudian membangun sekolah negeri di dekatnya.  “Tinggal menunggu waktu, nanti yang tutup sekolah Muhammadiyah atau sekolah negeri,” tegas Prof. Bambang saat menjadi narasumber peluncuran buku Bangkitnya Kewirausahaan Sosial Indonesia: Kisah Muhammadiyah karya M. Arsjad Rasjid P.M., di Jogja, belum lama ini.

Berita Terbaru

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...

Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus

MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...

Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...

Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...

Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...

UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer

SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...

PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji

GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati  jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...

Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...

Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...

Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...

Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...

Krisis Iklim Bukan Isu Lebay, Wakil Ketua MPR RI Desak Percepatan Transisi Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Eddy Soeparno, menegaskan krisis iklim merupakan realitas global yang harus segera ditangani. Penegasan...