Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Dai Champions MUI Berbagi Kiat Menulis di Media Massa

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 24 April 2025 01:42 WIB
Dai Champions MUI Berbagi Kiat Menulis di Media Massa
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Kiat menulis artikel populer di media yang menarik disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia Pusat, Dwi Jatmiko, dalam acara bertajuk Dakwah bil Kitabah: Menulis Untuk Dakwah Islamiyah. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kiat menulis artikel populer di media yang menarik disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia Pusat, Dwi Jatmiko, dalam acara bertajuk Dakwah bil Kitabah: Menulis Untuk Dakwah Islamiyah. Kegiatan tersebut digelar bagi dosen, mahasiswa, da’i dan masyarakat umum, Rabu (23/4/2025).

Pelatihan daring melalui Zoom ini digelar Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sirojul Falah Bogor, dengan host Dosen dan Penulis Buku 100++, Misno. “Menulis salah satu cara berdakwah yang efektif dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Bisa jadi menjadi amal jariyah yang berkelanjutan dan menggembirakan,” ungkap Jatmiko.

Jatmiko menegaskan, kalau bukan anak ulama besar, bukan pula anak seorang kyai, raja, anak presiden, maka menulislah. Dia mengatakan menulis bukan aktivitas yang lahir dari rutinitas, tetapi tumbuh dari kebutuhan untuk hadir dalam percakapan lintas generasi. Menurut Jatmiko, banyak tokoh dalam sejarah dikenang bukan karena silsilah atau kuasa, tetapi karena warisan pemikirannya.

“Menulis menjadikan seseorang tetap hadir, bahkan ketika tubuhnya telah usai. Tulisan yang tumbuh dari kejujuran dan ketekunan mampu menyentuh orang lain, bahkan memulihkan apa yang sempat patah,” beber Wakasek bidang Humas SD Muhammadiyah 1 Solo itu.

Mudah Dipahami

Jatmiko pun berbagi kiat soal menentukan tea dalam sebuah tulisan. Hal itu di antaranya membuat judul yang menarik, menulis dengan gaya bahasa yang mudah dipahami, menggunakan struktur tulisan yang jelas, dan mengangkat topik yang relevan serta unik.

“Mudahnya menulis mulai dengan menulis 7W+1H. “Apa itu 7W+1H?”. Jadi 2W itu what unique dan what impact, apa yang unik dan apa dampak tulisan. Saya terinspirasi Surat Al-Qamar Ayat 53, dan segala (urusan) yang kecil maupun yang besar adalah tertulis,” urainya.

Kemudian, penulis perlu mengembangkan “Adiksimba” yang merupakan akronim dari apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana. Dia mengatakann esai sebenarnya sama dengan artikel, opini, berita, dan feature dalam hal tergolong tulisan nonfiksi. Adapun perbedaan esai dengan karya tulis lain ada pada cara penyajian atau gaya penulisan.

“Artikel populer karena ditulis dengan menggunakan gaya bahasa yang populer dan bukan untuk keperluan akademik, melainkan untuk dikomunikasikan kepada publik melalui media massa. Biasanya lebih singkat, padat, jelas maksud dan tujuannya apa. Isinya pandangan, pikiran, gagasan penulisnya,” ujar Jatmiko.

Berita Terbaru

Prof. Aidul Fitriciada Azhari Jelaskan Putusan MK tentang Ijazah Gibran

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pakar hukum tata negara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Aidul Fitriciada Azhari, menjelaskan bahwa putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara syarat pendidikan dan dokumen...

Kekeringan di Ngasinan, MIM 01 Manyaran Kirim Tangki Air Bersih

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, menyalurkan bantuan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Ngasinan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Rabu (7/10/2026). Bantuan...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Salurkan 12 Tangki Air ke Boyolali

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- RS PKU Muhammadiyah Surakarta bersama Lazismu KL RS PKU Muhammadiyah Surakarta, PDAM Surakarta, dan sejumlah pihak menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak...

Umrah ke Tanah Suci, Dwi Jatmiko Bawa Pengalaman Spiritual

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Menunaikan ibadah umrah menjadi pengalaman spiritual sekaligus pembelajaran mendalam bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab, Dwi Jatmiko. Dai Champions Standardisasi...

KBIH Al Kautsar Muhammadiyah Kelas Klego Gelar Manasik Haji Bagi 101 Calon Jemaah

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Al Kautsar Muhammadiyah Kabupaten Boyolali sukses menggelar praktik manasik haji mandiri untuk kelas Klego, Ahad (4/10/2026). Kegiatan yang dipusatkan...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tekankan Bahaya Bullying pada Acara MES Surakarta & Asbisindo Goes to School

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta turut ambil bagian dalam memeriahkan agenda Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Surakarta dan Perkumpulan Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Goes to School...

Dari Solo ke Forum Asia Pasifik, Mahasiswa UMS Angkat Isu Sampah Pangan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Isu pengurangan food loss and food waste tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga beririsan dengan keadilan pangan, perubahan iklim, dan kebijakan publik....

Pemkot Solo-Transid Kolaborasi Aktifkan Perpustakaan Kampung dan Taman Cerdas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemerintah Kota Solo menjalin kerja sama dengan komunitas Transid untuk mengoptimalkan perpustakaan kampung dan taman cerdas sebagai ruang literasi warga. Kolaborasi tersebut ditandai...

Loyalitas Jadi Kunci Memajukan Pendidikan Muhammadiyah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Loyalitas dan pembiasaan perilaku positif menjadi bagian penting dalam membangun pendidikan Muhammadiyah yang berkemajuan dan mencerahkan. Komitmen tersebut perlu diwujudkan melalui kedisiplinan, penguatan...

Baru 3 Tahun, Abqory Berhasil Selesaikan Lintasan Edu Fun Run UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Seorang pelari berusia tiga tahun mencuri perhatian dalam gelaran Edu Fun Run Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Minggu...

Kritik Tajam dari Boyolali: Agama Cuma Jadi Identitas, Tidak Ada Politik Nilai dalam Bernegara

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Keprihatinan terhadap kondisi demokrasi, politik hukum, ekonomi hingga kesejahteraan masyarakat mendorong sejumlah elemen masyarakat di Boyolali menggelar diskusi perdana bernama Forum Harapan.  Diskusi mengusung...