
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Program Studi Teknik Informatika dan Magister Teknik Informatika UMS dipercaya menjadi mitra dalam proyek Sustainable IoT and Software Engineering Education for Green Skills yang memperoleh pendanaan sebesar 72.000 euro atau sekitar Rp1,4 miliar melalui Team Finland Knowledge (TFK) Programme 2026 dari Finnish National Board of Education.
Melalui proyek tersebut, UMS akan berkolaborasi dengan LUT University dan University of Turku untuk mengembangkan pendidikan Internet of Things (IoT) dan Software Engineering yang mendukung penguatan green skills atau keterampilan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Keberhasilan ini diraih melalui proses seleksi yang kompetitif. Pada TFK Programme 2026, sebanyak 152 proposal diajukan, namun hanya 26 proyek yang memperoleh pendanaan. Total nilai proposal yang diajukan mencapai lebih dari 10,9 juta euro, sedangkan total dana hibah yang dialokasikan sebesar 1.665.832 euro.
Kepala Program Studi Teknik Informatika dan Magister Teknik Informatika UMS, Dedi Gunawan, mengatakan pendanaan tersebut menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan riset di lingkungan UMS.
Ia menjelaskan, proyek Sustainable IoT and Software Engineering Education for Green Skills akan mendorong inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
“Kolaborasi ini akan memperkuat kurikulum, meningkatkan kapasitas dosen, membuka peluang riset bersama, serta memperluas jejaring internasional yang dapat memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa maupun institusi,” ungkap Dedi, Jumat (3/7/2026).
Sekretaris Program Studi Internasional Teknik Informatika UMS, Arini Nur Rohmah, menyampaikan keterlibatan UMS dalam proyek ini menjadi pengakuan internasional atas kualitas pendidikan dan jejaring kerja sama yang telah dibangun.
“Kepercayaan ini menunjukkan bahwa UMS memiliki kapasitas untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi internasional dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi yang berkelanjutan. Ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat internasionalisasi Program Studi Teknik Informatika,” ujarnya.
Teknologi jadi Solusi
Arini menjelaskan proyek tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada bagaimana teknologi dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan keberlanjutan di masa depan.
Menurutnya, konsep green skills menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan industri global. Karena itu, mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis di bidang IoT dan rekayasa perangkat lunak, tetapi juga pemahaman tentang penerapan teknologi yang mendukung efisiensi energi, keberlanjutan lingkungan, dan transformasi digital yang bertanggung jawab.
“Mahasiswa nantinya akan memperoleh pengalaman belajar yang lebih internasional melalui pengembangan kurikulum, kolaborasi akademik, hingga peluang pertukaran pengetahuan dengan mitra di Finlandia,” katanya.
Kerja sama dengan LUT University dan University of Turku diharapkan mampu menghasilkan model pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan industri global.
Program Team Finland Knowledge merupakan skema pendanaan Pemerintah Finland yang bertujuan memperkuat kerja sama antara perguruan tinggi Finlandia dengan institusi pendidikan tinggi di berbagai kawasan strategis, termasuk Asia Tenggara. Selain membangun jejaring akademik, program ini juga mendorong lahirnya model kolaborasi baru yang mampu meningkatkan kapasitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.
Melalui proyek ini, ketiga universitas akan bersama-sama mengembangkan inovasi pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi digital dengan prinsip keberlanjutan. Fokus utamanya adalah mencetak lulusan yang memiliki kompetensi di bidang IoT dan Software Engineering, sekaligus memiliki kepedulian terhadap transformasi menuju ekonomi hijau.
Keberhasilan UMS menjadi bagian dari proyek internasional tersebut semakin mempertegas komitmen universitas dalam memperluas jejaring global, meningkatkan kualitas pendidikan, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Sesuai keputusan Finnish National Board of Education, masa pelaksanaan hibah akan dimulai pada 1 Agustus 2026 hingga 31 Desember 2028. Selama periode tersebut, UMS bersama mitra di Finlandia akan menjalankan berbagai kegiatan kolaboratif untuk memperkuat pendidikan berbasis teknologi yang berkelanjutan sekaligus mempersiapkan talenta digital yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Perkuat Kompetensi Digital di Era AI, PTI UMS Gandeng Ubuntu Indonesia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Ubuntu Indonesia melalui PT Sivali Cloud Technology, distributor resmi...
FHIP UMS Jadi Rujukan FES UNJAYA Perkuat Tata Kelola Pendidikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Surakarta (FHIP UMS) terus memperkuat tata kelola pendidikan tinggi melalui pertukaran pengalaman dan praktik baik dengan...
PKB Pendidikan Akuntansi UMS Hubungkan Kompetensi Kampus dengan Dunia Kerja
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menuntaskan rangkaian Praktik Kerja Bisnis (PKB) di berbagai...
Hadapi Disrupsi Digital, UMS Perkuat Manajemen Risiko Perguruan Tinggi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat tata kelola perguruan tinggi melalui penerapan manajemen risiko di tengah perubahan lingkungan pendidikan tinggi dan disrupsi digital. Penguatan...
Senam Hamil Bersama Fisioterapi UMS, Ibu Hamil Baki Belajar Jaga Kebugaran
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Profesi Fisioterapis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan pendampingan senam hamil kepada 30 ibu hamil di sejumlah posyandu Kecamatan Baki, Sukoharjo....
FEB UMS dan MSU Malaysia Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan dan Riset
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat jejaring internasional melalui kunjungan perwakilan Management & Science University (MSU) Malaysia, Kamis (13/8/2026)....
Oven Pengering UMS Pangkas Waktu Produksi Jamur Kuping di Polokarto
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberdayakan kelompok pembudidaya jamur kuping Lembah Spora di Desa Polokarto, Sukoharjo, melalui penerapan teknologi tepat guna dan pemasaran...
Kuliah PTI di UMS Makin Relevan, Kurikulum Disiapkan Hadapi Era AI
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Program Studi...
Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...
Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...
Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....
BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...





