Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 3 November 2026 18:32 WIB
UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui benchmarking ke Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui benchmarking ke Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kegiatan yang diinisiasi Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI) UMS ini berfokus pada sejumlah aspek strategis. Di antaranya tata kelola program, pendampingan mahasiswa internasional, pengembangan kapasitas mahasiswa Buddy, serta kolaborasi antara DRKUI dan organisasi kemahasiswaan.

Kepala Subdirektorat Hospitality DRKUI UMS, Wijianto, mengatakan program Buddy memiliki peran penting dalam mendukung internasionalisasi kampus. Mahasiswa Buddy tidak hanya membantu mahasiswa internasional beradaptasi, tetapi juga menjadi representasi keramahan dan kualitas layanan UMS.

“Kami berharap praktik baik yang diperoleh ini dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan program Buddy UMS agar semakin terstruktur, profesional, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kualitas pendampingan mahasiswa internasional dapat terus ditingkatkan sekaligus memberikan pengalaman lintas budaya yang bermakna bagi mahasiswa lokal,” ungkapnya, Selasa (3/11/2026).

Dalam benchmarking tersebut, UMS mempelajari tata kelola program Buddy, termasuk pembagian peran, tanggung jawab, dan koordinasi antara pengelola International Office dengan mahasiswa pendamping. Sistem yang terstruktur diharapkan membuat proses pendampingan lebih terarah dan sesuai kebutuhan mahasiswa internasional.

Penguatan sistem pendampingan juga mencakup dukungan terhadap kehidupan akademik dan sosial mahasiswa internasional. Mahasiswa Buddy diharapkan membantu mahasiswa dari berbagai negara mengenal lingkungan kampus, beradaptasi dengan budaya, serta memahami kebiasaan dan kehidupan masyarakat Indonesia.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui benchmarking ke Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui benchmarking ke Universitas Islam Indonesia (UII) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). (Humas)

UMS turut menaruh perhatian pada peningkatan kapasitas mahasiswa Buddy. Kemampuan komunikasi lintas budaya, pemahaman terhadap keberagaman, dan keterampilan pelayanan menjadi kompetensi penting bagi mahasiswa pendamping dalam menjembatani mahasiswa internasional dengan lingkungan kampus.

Kolaborasi antara International Office dan organisasi kemahasiswaan juga menjadi bagian dari pengembangan program. Sinergi tersebut diharapkan memperluas keterlibatan mahasiswa dalam internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus menghadirkan kegiatan interaksi lintas budaya yang lebih beragam dan berkelanjutan.

Melalui penguatan tersebut, program Buddy diharapkan tidak hanya menjadi layanan pendampingan, tetapi juga ruang pengembangan kompetensi mahasiswa. Mahasiswa Buddy dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan global, serta membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai negara.

Benchmarking yang berlangsung Rabu (28/10/2026) dipimpin Kepala Subdirektorat Hospitality DRKUI UMS, Wijianto, bersama staf DRKUI dan 15 mahasiswa Buddy UMS.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi berdiskusi dengan pengelola dan mahasiswa Buddy dari UII serta UGM untuk bertukar pengalaman dan mempelajari praktik baik dalam pendampingan mahasiswa internasional.

Pengembangan program ini menjadi bagian dari upaya UMS membangun ekosistem internasionalisasi kampus yang inklusif, meningkatkan kualitas layanan bagi mahasiswa internasional, serta memperkuat daya saing perguruan tinggi di tingkat global.

Berita Terbaru

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...