Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 4 November 2026 16:58 WIB
Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of Education and Culture, Monash University, Australia. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of Education and Culture, Monash University, Australia. Penghargaan tersebut diberikan atas ketekunan, etos kerja, sikap positif, serta perkembangan kemampuan akademiknya selama menempuh studi doktoral.

Taufik yang kini memasuki tahun ketiga studi doktoral bidang pendidikan di Monash University menjelaskan, penghargaan tersebut merupakan bagian dari program apresiasi bagi mahasiswa doktoral berprestasi di tingkat School. Setiap penerima memiliki keunggulan berbeda, mulai dari capaian akademik, kualitas penelitian, publikasi ilmiah, kontribusi keilmuan, hingga pengembangan jejaring akademik.

Penghargaan yang diterimanya secara khusus menyoroti kualitas personal dan perkembangan akademik selama menjalani studi. Kegigihan (tenacity), etos kerja, peningkatan kemampuan menulis akademik, serta berpikir kritis menjadi sejumlah aspek yang diapresiasi.

“Waktu dibacakan alasan saya mendapatkan penghargaan, yang diapresiasi adalah ketekunan, etos kerja, dan critical thinking dalam menjalankan penelitian S3,” ungkap Taufik saat diwawancarai melalui Zoom Meeting, Rabu (4/11/2026).

Dari ratusan mahasiswa doktoral aktif di lingkungan fakultas, sebanyak 18 mahasiswa menerima penghargaan dalam program tersebut. Taufik mengaku tidak menyangka menjadi salah satu penerima karena selama studi doktoral fokus utamanya adalah menjalankan penelitian dengan baik dan terus mengembangkan kemampuan akademik.

Saat ini, Taufik meneliti bagaimana sekolah dasar di Indonesia memahami dan mengembangkan identitas keindonesiaan peserta didik melalui Pendidikan Pancasila. Penelitian tersebut berupaya memahami peran sekolah dalam membentuk pemahaman anak mengenai identitas nasional, termasuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Dalam penelitian tersebut, ia telah mengumpulkan data di salah satu sekolah dasar di Indonesia yang menjadi lokasi studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen sekolah.

Menurut Taufik, penguatan identitas kebangsaan sejak pendidikan dasar menjadi penting di tengah dinamika sosial, termasuk perdebatan mengenai identitas dan kebangsaan di ruang digital.

“Penelitian ini menjadi penting karena peran sekolah dasar sangat besar dalam menguatkan identitas keindonesiaan anak. Ketika mereka memahami bahwa dirinya adalah anak Indonesia, harapannya nilai cinta tanah air dan semangat membela Indonesia dapat terus tumbuh hingga dewasa,” jelasnya.

Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of Education and Culture, Monash University, Australia.

Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of Education and Culture, Monash University, Australia. (Humas)

Selain meraih penghargaan tersebut, Taufik mencatat sejumlah pencapaian akademik selama studi doktoral di Australia. Ia telah menghasilkan dua publikasi di jurnal internasional bereputasi, meraih juara pertama dalam kompetisi menulis internasional, serta berpartisipasi dalam empat seminar internasional.

Kontribusinya juga mencakup pengabdian masyarakat melalui program Bakti Sekolah Dasar. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara jarak jauh dengan penerima manfaat sejumlah sekolah dasar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Taufik juga aktif di Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Australia. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upayanya mengembangkan kapasitas akademik sekaligus berkontribusi kepada masyarakat dan komunitas Indonesia selama menempuh studi di luar negeri.

Ia menegaskan, kesempatan menempuh studi doktoral di Australia tidak terlepas dari dukungan UMS. Dukungan diberikan sejak persiapan studi, mulai dari peningkatan kemampuan bahasa Inggris, penyusunan proposal penelitian, hingga penyesuaian tugas mengajar agar memiliki waktu untuk mempersiapkan studi lanjut.

“Tanpa bantuan dari program studi, fakultas, maupun universitas, saya tidak akan sampai di sini. Dukungan itu bukan hanya moral, tetapi juga finansial dan kesempatan untuk mempersiapkan diri. Bahkan sampai sekarang, UMS masih terus mendukung saya selama menjalani studi,” tuturnya.

Taufik mulai menempuh studi doktoral di Monash University pada Oktober 2024 melalui beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia berharap dapat menyelesaikan studi dengan lancar dan membawa pengalaman serta pengetahuan akademik dari Australia untuk dikembangkan ketika kembali ke lingkungan UMS.

Lebih dari sekadar penghargaan, Taufik menilai pengalaman tersebut memberikan perspektif baru mengenai pentingnya menghargai proses dalam dunia akademik. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya dinilai dari hasil akhir, tetapi juga ketekunan, perkembangan kemampuan, dan kualitas proses yang dijalani mahasiswa.

“Hal yang sangat berarti bagi saya adalah ternyata proses maupun hasil sama-sama penting dan berharga. Selama ini mungkin kita lebih sering menghargai hasil, seperti juara atau prestasi tertentu. Namun, di sini proses juga diapresiasi. Ini menjadi pelajaran yang ingin saya implementasikan ketika kembali, yaitu menghargai mahasiswa dari proses maupun hasil yang mereka capai,” ujarnya.

Berita Terbaru

Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...