Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Menghidupkan Suasana Ramadan di Sekolah

Dwi Jatmiko, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 7 Maret 2025 16:37 WIB
Menghidupkan Suasana Ramadan di Sekolah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Solo ikut menghadirkan suasana Ramadan di sekolah. (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Solo ikut menghadirkan suasana Ramadan di sekolah. Sesuai hadis tentang keutamaan membaca Al-Qur’an, “Bacalah olehmu sekalian al-Quran karena sesungguhnya al-Quran itu akan menjadi syafaat atau penolong bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR Muslim)

Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, mengatakan sejak pukul 07.30 – 08.00 WIB kegiatan berupa salat dhuha diikuti doa pembuka Bersama. Dilanjutkan kegiatan Ramadan. “Ini merupakan momen istimewa setahun sekali, anak-anak membaca alQuran Langkah awal menghidupkan suasana Ramadan di sekolah. Semogga lahir generasi anak bangsa yang faham dan mampu mulai dari tafhim, tafsir, tahfiz, tilawah, tahsin, dan tartil,” ujarnya, Kamis (6/3/2025).

Melalui suasana Ramadan, Sri Sayekti berupaya menjaga anak-ana istikamah dalam membaca Al-Qur’an. “Anak-anakku harus ikhlas dan menjadikan suasana acara Ramadan ini sebagai motivasi bersama. Tergerak, bergerak, menggerakkan dan puasa harus produktif, tidak untuk malas belajar,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Wali Kelas Fase B Agung Sudarwanto. Dia mengaku bersyukur mendapat kesempatan bekerja di amal usaha binaan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo. “Semoga kita semua istikamah membaca Al-Quran, kapan pun dan di mana pun. Mulai dari diri kita, semoga anak-anak juga bisa menjadi generasi Qur’an dan melek literasi Qur’an,” ucapnya.

Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Solo ikut menghadirkan suasana Ramadan di sekolah.

Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 1 Ketelan Solo ikut menghadirkan suasana Ramadan di sekolah. (Humas)

Setiap memasuki tanggal 17 Ramadan, umat Islam senantiasa diingatkan pada dua peristiwa agung yaitu Nuzulul Qur’an dan Perang Badar. Nuzulul Qur’an sebagai peristiwa turunnya Al-Quran. Sedangkan Perang Badar adalah peristiwa perang fisik pertama umat Islam dengan kaum kafir Quraisy. Terjadi 15 tahun setelah kenabian atau turunnya wahyu pertama surah al-Alaq ayat 1-5.

Surah al-Alaq sebagaimana telah diketahui berisi perintah membaca, iqra, bacalah dan seterusnya dengan menyebut nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Perintah membaca ini dalam konteks kekinian selaras dengan membangkitkan gerakan literasi.

“Bagaimana selanjutnya seorang nabi yang sebelumnya mengaku ummi mampu menggerakkan dan mengubah masyarakatnya dari jahiliyah menjadi berkemajuan,” terang Agung. Yafia, siswa kelas IV Fase B mengaku suka membaca Al-Quran. “Alhamdulillah, senang dibimbing ustaz Dwi Jatmiko sudah hafal surah ‘Abasa,” ungkapnya.

Berita Terbaru

PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...

Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...

Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...

Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak

SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...

Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...

SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan  bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...

Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...

SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...

62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...

Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...

Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....

Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...