Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Wayang Golek Pitutur, Inovasi Kaderisasi Muhammadiyah

Dwi Jatmiko, Editor: Sholahuddin
Minggu, 19 Januari 2025 09:02 WIB
Wayang Golek Pitutur, Inovasi Kaderisasi Muhammadiyah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Ki Pujiono saat memainkan Wayang Golek Pitutur di SD Muhammadiyah 22, Sruni, Kota Solo, Sabtu (18/1/2025). (Istimewa).

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Kunci sukses di persyarikatan Muhammadiyah diawali dari lego, membuat senang orang lain, tidak mempersulit orang lain, mengajak untuk selalu memberi kemudahan bagi sesama. Dan legi, ketemu teman senyum salam sapa, mengajarkan pentingnya keramahan dalam membangun relasi.

Hal itu disampaikan oleh pemateri dari anggota Bidang Pemberdayaan Korps Mubalig dan Kemasjidan Majelis Tablig Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng, Ki Pujiono, pada Baitul Arqam guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah 22, Sruni, Kota Solo, Sabtu (18/1/2025). Sebagai moderator acara ini, anggota Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Dwi Jatmiko. Ki Pujiono pada acara tersebut memainkan Wayang Golek Pitutur karyanya sebagai metode dakwah di Muhammadiyah.

Ki Pujiono mengakui metode wayang golek pitutur dalam kaderisasi di Muhammadiyah tersebut baru pertama kali dilakukan. Bahkan mungkin belum pernah ada sebelumnya, terutama di Solo.  Dia memilih metode ceramah dengan wayang golek selain bisa menghadirkan suasana yang berbeda, juga tetap menyajikan suasana dakwah dan kaderisasi. Proses kaderisasi di Muhammadiyah dilaksanakan melalui beberapa jalur. Ada jalur keluarga, jalur amal usaha, jalur organisasi otonom, dan jalur program khusus seperti MPKSDI.

“Wayang Golek Pitutur [merupakan] inovasi kaderisasi Muhammadiyah. Kita tahu bahwa tembung atau kata-kata bisa menjadi tembang, dan tembang bisa menjadi sarana penyampaian tuntunan atau pesan moral. Semoga ini bisa menambah semangat dakwah dan gampang dimengerti oleh guru dan tenaga kependidikan dalam implementasi konsep Muhammadiyah di satuan pendidikan,” katanya.

Pembiasaan Anak

Mengenai cerita yang disuguhkan melalui Wayang Golek Pitutur tersebut, dia mengatakan   cerita yang diangkat adalah pembiasaan yang harus dilakukan oleh anak setiap hari yang disebut dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, yaitu: 1) bangun pagi; 2) beribadah; 3) berolahraga; 4) makan sehat dan bergizi; 5) gemar belajar;  6) bermasyarakat; dan  7) tidur cepat. “Melalui cerita itu banyak pesan yang bisa diambil,” kata Pujiono yang juga Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PDM Boyolali.

Ideologi, bagi Muhammadiyah, merupakan sistem keyakinan, cita-cita, dan arah perjuangan yang memiliki tujuan mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Ideologi tersebut berisi Muqadimah Anggaran Dasar Muhammadiyah, Kepribadian Muhammadiyah, Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM), Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM).  “Khittah perjuangan Muhammadiyah, serta keputusan-keputusan resmi Muhammadiyah yang akan membina kualitas iman takwa dan berpengaruh terhadap perilaku dan etos kerja,” urainya.

Berita Terbaru

Tim P2M UMS Kenalkan Prinsip 3R kepada Siswa MI Muhammadiyah Gedongan

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi siswa MI Muhammadiyah Gedongan tentang pemilahan sampah melalui program Gerakan...

Belajar Warisan Budaya, Murid SD Muhammadiyah PK Praktik Membatik di Laweyan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar membatik secara langsung di Batik Puspita Mekar, Kampung Batik Laweyan,...

Tapak Suci SD Mapan Juara Umum Pencak Silat Piala Wali Kota 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kontingen Tapak Suci SD Muhammadiyah 8 Jagalan atau SD Mapan meraih gelar juara umum kelompok usia dini dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali...

RS UMS A.R. Fachrudin Periksa Pertumbuhan Murid TK Surya Mentari

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin menggelar pemeriksaan kesehatan bagi sekitar 80 murid KB dan TK Alam Muhammadiyah Surya Mentari...

SD Muhammadiyah 8 Solo Raih Prestasi di Apresiasi GTK Transformatif 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta atau SD Mapan meraih dua prestasi dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Transformatif 2026 yang diselenggarakan...

SD Muhammadiyah PK Solo Borong 7 Medali di Olimpiade Sains Provinsi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo meraih tujuh penghargaan dalam final Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah Season 5 (OSMJT 5) 2026....

Pererat Silaturahmi, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo mengikuti kegiatan field trip edukatif di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga...

Menyusuri Jejak Tauhid dalam Keris, Siswa SD Maheska ke Museum

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Keceriaan dan rasa ingin tahu mewarnai kegiatan siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 14 Surakarta (SD Maheska) saat mengikuti study outdoor atau kegiatan kokurikuler...

IMM Siti Munjiyah UMS Bekali Siswa SD Kesiapsiagaan Banjir

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Siti Munjiyah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar edukasi mitigasi bencana...

Hari Batik Nasional, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Sulam Peta Nusantara

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan edukatif untuk mengenal batik Nusantara melalui seni dan peta...

Milad 1 Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Luncurkan Pusat Studi Literasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo meluncurkan Pusat Studi Literasi pada puncak perayaan milad satu dekade, Jumat (25/9/2026). Kehadiran pusat studi tersebut menjadi...

Perkuat Mutu Pendidikan, Kepala Madrasah Muhammadiyah se-Karanggede Ikuti Pendidikan Khusus

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya mendongkrak mutu pendidikan dan memperkuat tata kelola kelembagaan, para Kepala Madrasah (Kamad) Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede, Boyolali, sukses menyelesaikan program Pendidikan Khusus Kepala...