Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Inovatif, Mahasiswa UMS Ciptakan Tape Fermentasi dari Biji Nangka

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 16 Januari 2025 21:51 WIB
Inovatif, Mahasiswa UMS Ciptakan Tape Fermentasi dari Biji Nangka
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sedang menempuh Mata Kuliah Praktikum Pilihan (MKP) Mikrobiologi Industri melakukan pembuatan produk inovasi dari fermentasi, yaitu Tape Beton. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sedang menempuh Mata Kuliah Praktikum Pilihan (MKP) Mikrobiologi Industri melakukan pembuatan produk inovasi dari fermentasi, yaitu Tape Beton.

Fermentasi sendiri merupakan proses pengolahan makanan yang memanfaatkan bakteri dalam membuat makanan menjadi tahan lebih lama dan bernutrisi. Menurut Dosen Pembimbing MKP Mikrobiologi Industri UMS, Erma Musbita Tyastuti, kegiatan inovasi produk dapat mengembangkan produk-produk fermentasi yang lebih beragam dan berkualitas.

Selain itu dapat berkontribusi pada ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. “Pembuatan produk inovasi yang diterapkan pada MKP Mikrobiologi Industri ini diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan produk-produk fermentasi yang lebih beragam dan berkualitas, di mana produk inovasi ini akan menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam ketahanan pangan dan juga melestarikan lingkungan,” ujarnya Kamis, (16/1/2025).

Menurut Dosen UMS itu produk “Tape Beton” tidak hanya berfokus pada aspek keberlanjutan, tetapi juga memiliki peluang bisnis yang menjanjikan. Produk ini dikemas secara higienis dan menarik dan diharapkan produk ini dapat diterima pasar sebagai inovasi lokal.

“Keberhasilan proyek ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah ke dalam praktik nyata, dan dengan dukungan dari dosen serta institusi, “Tape Beton” dapat menjadi model bagi inovasi lainnya di bidang pangan. Produk ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga berperan sebagai pendorong ekonomi lokal melalui pemasaran produk-produk inovatif yang ramah lingkungan,” paparnya.

Mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sedang menempuh Mata Kuliah Praktikum Pilihan (MKP) Mikrobiologi Industri melakukan pembuatan produk inovasi dari fermentasi, yaitu Tape Beton.

Mahasiswa semester 7 Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang sedang menempuh Mata Kuliah Praktikum Pilihan (MKP) Mikrobiologi Industri melakukan pembuatan produk inovasi dari fermentasi, yaitu Tape Beton. (Humas)

Kelompok A sebagai pencetus “Tape Beton”, yang beranggotakan kelompok terdiri dari Ninit, Alifia, Dewi, Eka Ayu, Dyta, Rahma, Qowi, Lusi, Siwi, dan Zahra. Biji nangka sendiri terkenal di kalangan masyarakat dengan nama “Beton”. Mereka ulai menginovasikan produk yang berasal dari limbah nangka yaitu biji nangka. Sebagian masyarakat hanya mengetahui jika biji nangka diolah dengan cara direbus dan langsung dikonsumsi.

Ninit Putry Sagita, selaku ketua kelompok, menjelaskan ide ini bermula dari kurangnya pemahaman masyarakat terhadap banyaknya limbah makanan yaitu biji nangka yang terbuang sia-sia. “Kami ingin membuktikan bahwa limbah yang berupa biji nangka masih dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bahkan menjadi makanan fermentasi yang bernilai tinggi,” ungkapnya.

Ninit mengungkapkan fermentasi ini memanfaatkan bakteri untuk mengolah biji nangka menjadi makanan yang lebih tahan lama dan bernutrisi tinggi. Inovasi ini merupakan solusi ramah lingkungan sekaligus cara memanfaatkan potensi pangan lokal yang sering terabaikan. “Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam mengolah limbah, tetapi juga memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk lebih menghargai sumber daya yang ada di sekitar,” tambahnya.

Dengan memanfaatkan biji nangka yang sering dianggap sebagai sampah, mahasiswa UMS itu berhasil menciptakan produk bernilai tinggi yang dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengolahan limbah makanan. Hal ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih inovatif dalam mencari solusi terhadap masalah limbah, serta memanfaatkan potensi lokal yang tersedia.

Produk inovasi yang telah dibuat mendapatkan respon positif dari dosen pengampu dan rekan teman-teman yang sudah membeli dan mencoba tape dari biji nangka (beton). Eka Ayu, selaku tim promosi melakukan berbagai upaya dalam mempromosikan produknya antara lain, dengan mengenalkan produk kepada mahasiswa lain dan juga melakukan promosi melalui WhatsApp story.

“Kami juga melakukan promosi dengan memperkenalkan produk yang kami buat kepada teman-teman kampus serta melakukan promosi lewat WhatsApp story, adapun feedback dari pembeli yaitu untuk penjualan kedepannya alangkah baiknya dengan diberikan testimoni sebelum membeli,” ujarnya.

Produk tape beton ini, lanjutnya, sangat membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin berbisnis. Produk ini juga bertujuan dalam mengenalkan dan memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwasanya limbah biji nangka mampu diolah menjadi produk kembali. Produk fermentasi dari tape beton ini diharapkan mampu berkembang lebih lanjut dan mengembangkan produk lainnya yang berasal dari inovasi tape beton sendiri.

Berita Terbaru

FHIP UMS Gandeng Polda DIY Edukasi Pelajar soal Lalu Lintas

KULON PROGO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan sejumlah instansi menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Penguatan Karakter Disiplin...

UMS Perbarui Arah Ilmu Komunikasi Hadapi Era AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat pengembangan akademik Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk...

Bekal Ketekunan, Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award di Monash Australia

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad Taufik Hidayat, berhasil meraih Exceptional PhD Award dari School of...

Perpustakaan UMS dan Mamba’ul ‘Ulum Kolaborasi Kembangkan Layanan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat layanan perpustakaan melalui kerja sama kelembagaan antara UPT Perpustakaan dan Layanan Digital UMS dengan Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum...

UMS Bidik Kolaborasi Riset dan Industri di Tiongkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama pendidikan tinggi bersama Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat...

Dosen UMS Soroti Persaingan dan Masa Depan Marketplace ASEAN

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membahas strategi meningkatkan daya saing marketplace di kawasan ASEAN dalam Visiting Scholar Program di Shinawatra University, Thailand. Prof....

UMS Benchmarking ke UII dan UGM, Kembangkan Program Buddy

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat International Student Buddy Program melalui pengembangan tata kelola, sistem pendampingan, dan pemberdayaan mahasiswa Buddy. Upaya tersebut dilakukan melalui...

Mahasiswa UMS Kembangkan REVIVEE untuk Kurangi Limbah Pangan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengembangkan REVIVEE, platform digital berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan blockchain untuk mengatasi persoalan limbah pangan serta sampah...

FT UMS Gelar Pilmapres 2026, Lima Mahasiswa Unjuk Prestasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seleksi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat fakultas di Laboratorium Reverse Engineering, Gedung H Lantai 2,...

PasokHub, Inovasi untuk Rantai Pasok UMKM Antar Mahasiswa UMS Raih Gelar

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Inovasi digital untuk memperkuat rantai pasok dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengantarkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan...

Mahasiswa UMS Rancang Protokol Kota Hadapi Krisis Energi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 melalui Tim Program Kreativitas...

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...