Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Jadi Guru Besar UMS, Ahmad Muhibbin Paparkan Cermin Kualitas AUM Pendidikan

Yusuf, Editor: Alan Aliarcham
Senin, 23 Desember 2024 16:12 WIB
Jadi Guru Besar UMS, Ahmad Muhibbin Paparkan Cermin Kualitas AUM Pendidikan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan Prof. Ahmad Muhibbin sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan. Pengukuhan ini dilakukan pada Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Senin, (23/12/2024). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan Prof. Ahmad Muhibbin sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan. Pengukuhan ini dilakukan pada Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Senin, (23/12/2024).

Dalam orasi ilmiahnya, Muhibbin mengangkat tema “School Well Being dan Student Well Being: Cermin Kualitas AUM Pendidikan.” Ia menyoroti pentingnya kesejahteraan sekolah dan siswa sebagai indikator utama kualitas pendidikan. “Pengembangan kualitas sumber daya manusia hanya bisa dicapai melalui pendidikan. Abai terhadap kualitas pendidikan berarti abai terhadap masa depan,” tegasnya.

Muhibbin menjelaskan kualitas pendidikan yang sejati ditandai dengan munculnya gairah dan harga diri di lingkungan sekolah. Menurutnya, sekolah bermutu adalah sekolah yang mampu menghadirkan gairah dalam belajar mengajar. “Siswa harus bergairah dalam belajar, guru harus bergairah dalam mengajar, dan seluruh warga sekolah termasuk tenaga kependidikan dan satpam harus bergairah dalam melayani kegiatan belajar mengajar,” tambahnya.

Ia juga mengungkapkan dalam pengamatannya banyak siswa dan guru yang kurang antusias dalam kegiatan sekolah. Pada survei yang dilakukannya, dia mendapatkan hasil bahwa mata pelajaran yang banyak disukai murid merupakan mata pelajaran olahraga. “Kenyataannya, siswa juga tidak bergairah saat olahraga, meskipun banyak yang mengaku olahraga adalah mata pelajaran favorit. Wajah siswa justru terlihat lebih ceria saat bel tanda akhir pelajaran berbunyi,” ungkapnya.

Lingkungan Belajar yang Menyenangkan

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Muhibbin menawarkan pendekatan Student Well-Being dan School Well-Being. Ia menegaskan bahwa kedua konsep ini dapat menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menyenangkan, relevan, dan adaptif.

“Student Centered Learning harus menjadi pendekatan utama dalam pembelajaran agar siswa lebih aktif terlibat, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna,” jelasnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kualitas tidak selalu berarti mahal.

“Yang mahal belum tentu berkualitas. Pendidikan berkualitas adalah yang mampu menghadirkan gairah dan harga diri bagi peserta didiknya,” katanya. Menurut Muhibbin, proses pembelajaran harus dirancang agar menyenangkan dan memotivasi siswa untuk terus berkembang.

School Well-Being yang disampaikan mengacu pada kesejahteraan lingkungan sekolah secara menyeluruh, meliputi kondisi fisik, mental, sosial, dan emosional seluruh warga sekolah. Sementara itu, Student Well-Being menitikberatkan pada kesejahteraan siswa yang mencakup aspek fisik, emosional, sosial, dan akademik. Keduanya menjadi dasar penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan Prof. Ahmad Muhibbin sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan. Pengukuhan ini dilakukan pada Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Senin, (23/12/2024).

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan Prof. Ahmad Muhibbin sebagai Guru Besar bidang Ilmu Manajemen Pendidikan. Pengukuhan ini dilakukan pada Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Senin, (23/12/2024). (Humas)

Dalam implementasinya, AUM pendidikan menerapkan prinsip-prinsip integrasi spiritual dan akademik, menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, serta memberikan dukungan kesehatan mental dan fisik. Selain itu, pemberdayaan sosial yang relevan dan kurikulum adaptif juga menjadi bagian dari pendekatan ini.

Kesimpulan yang disampaikan oleh Guru Besar Ilmu Manajemen Pendidikan UMS itu menegaskan bahwa kesejahteraan lingkungan sekolah (School Well-Being) dan siswa (Student Well-Being) adalah kunci utama dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu. “Dengan prinsip spiritual, akademik, dan pendekatan menyeluruh, AUM pendidikan mampu menghadirkan suasana belajar yang menggairahkan, bermakna, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dalam momen tersebut, UMS mengukuhkan tujuh guru besar sekaligus. Tujuh Guru Besar UMS tersebut adalah Prof. Kuswaji Dwi Priyono sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Geografi; Prof. Ahmad Muhibbin, sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen Pendidikan; Prof. Tri Widodo Besar Riyadi sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Teknik Pembentukan Logam dan Material Maju; serta Prof. Ambarwati sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Mikrobiologi.

Selanjutnya, Prof. Widyastuti Nurjayanti dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Pendekatan dan Konsep Arsitektur Islam. Prof Erindyah R. Wikantyasning menjadi Guru Besar Bidang Ilmu Farmasetika dan Teknologi Farmasi. Sementara itu, Prof. Agus Dwi Anggono dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Nanofluida.

Berita Terbaru

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....