
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Rektor ITS PKU Muhammadiyah Solo, Weni Hastuti, mengatakan jangan takut untuk mencoba, karena kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Dan pendidikan adalah kunci untuk membuka pintu kesuksesanmu.
Weni mengatakan hal itu pada Talkshow Pendidikan pada ajang Muhammadiyah Surakarta Expo 2024 di Grha Wisata Niaga, Sriwedari, Senin (18/11/2024). Acara yang dimulai pukul 09.00-11.00 itu dihadiri siswa, mahasiswa dan para guru di lingkungan sekolah Muhammadiyah Kota Solo.
Weni Hastuti mengatakan, fenomena anak didik sekarang unik dan sangat luar biasa. Jadi didiklah mereka sesuai dengan zamannya. Tantangannya luar biasa untuk mendidik anak zaman sekarang, sehingga tantangan itu ada risiko kalo pendidik tidak mampu beradaptasi pada siswa. Risikonya adalah stres, cemas. Karena itu Weni Hastuti mengajak para pendidik untuk peduli dan membersamai siswanya. “Kalau pendidik tidak bisa membersamai para siswa untuk beradaptasi dengan positif itu bisa menimbulkan masalah kejiwaan atau mental pada siswa,” jelasnya.
Informasinya Luas
Ciri-ciri Gen-Z adalah terbiasa dengan teknologi, terhubung secara global, menerima perbedaan aktif dalam pergerakan sosial dan politik, pragmatis, mandiri, toleran, dan memiliki ambisi. Anak Gen Z atau anak sekarang sangat lekat dengan gadget-nya. Anak-anak sekarang pegang smartphone bisa lebih dari 9 jam perhari. Tapi kelebihan anak sekarang adalah informasinya lebih luas dan lebih kreatif.
Sementara, Ketua Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, Mohamad Ali, menjelaskan bagaimana bisa merespon perubahan yang cepat itu sehingga kita tidak gagap dalam melakukan perubahan. Dalam forum itu Mohamad Ali mengemukakan setidaknya tiga teori dalam dunia pendidikan. Pertama teori behaviorisme. Teori ini mengatakan ketika orang belajar yang tujuannya adalah perubahan perilaku peserta diri. Kedua, teori konstruktivisme. Menurut teori ini, tujuan belajar adalah menambah hafalan materi pelajaran dengan cara baru. Ketiga, teori progresif yang menyatakan keberhasilan pendidikan ketika anak didik mampu memecahkan masalah yang ada di kehidupan.
Mohamad Ali mengatakan para pendidik bisa mengevaluasi posisi dirinya dalam konteks tiga teori tersebut. “Kalau untuk SMK yang paling cocok yang progresif karena peserta didik bisa memecahkan masalah kehidupan sehari-hari,” jelasnya. (Reporter magang: Annisa Fadhilla H.S.)
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...
Muhammadiyah Investasikan Rp800 Miliar untuk Bangun Pabrik Infus
MALANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pabrik infus milik Persyarikatan, PT Suryavena Farma Indonesia, Kamis (11/6/2026), di...
Akademisi UMS Ingatkan Pentingnya Kepastian Teknis dalam Ekspor Satu Pintu
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Akbar Pratama Kartika menilai kebijakan ekspor satu pintu yang melibatkan Badan Usaha...
Indonesia Open 2026 Banyak Beri Pelajaran soal Teknologi dan Analisis Olahraga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Perhelatan Indonesia Open 2026 yang menghadirkan atlet-atlet bulu tangkis terbaik dunia dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempelajari perkembangan pembinaan olahraga...
Jurus Mahasiswa UMS Tenangkan Sapi Sebelum Penyembelihan Kurban
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Penyembelihan hewan kurban di Lapangan Timur Masjid Hj. Sudalmiyah Rais Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Kamis (28/5/2026), menjadi pengalaman berharga bagi...
UMS Dampingi Anak Migran Indonesia di Sabah, Ajarkan Kelola Uang Saku dan Dasar Komputer
SABAH, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM KI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa...
PCA Gatak Gelar Pengajian Safari Dakwah dan Pelepasan Calon Jemaah Haji
GATAK, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Siang yang cerah, usai Salat Jumat, Jumat (08/05/2026), gedung Tirta Wirejo, Wironanggan dipadati jemaah pengajian Safari Dakwah dan jemaah calon haji Kecamatan Gatak, Sukoharjo tahun...
Padukan Syiar dan Tadabur Alam, Santri Pondok KHAD MTs Muhammadiyah Surakarta Rihlah ke Gunungkidul
GUNUNGKIDUL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pondok Putra KH Ahmad Dahlan (KHAD) MTs Muhammadiyah Surakarta melaksanakan kegiatan Rihlah dan Tadabur Alam di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu–Minggu (9–10/5/2026). Kegiatan ini...
Melaju Bersama Dakwah, BikersMu Surakarta Gelar Touring ke Pacitan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Lebih dari 50 warga Muhammadiyah dan simpatisan yang tergabung dalam komunitas BikersMu Surakarta menggelar touring ke Pantai Buyutan dan Pantai Kasap, Pacitan,...
Atlet Panahan Kota Solo Ikuti Lomba Degradasi untuk Porprov Jateng
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Para atlet panahan Kota Solo, Minggu (3/5/2026) melaksanakan kegiatan lomba degradasi. Degradasi akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama bulan Mei dan tahap kedua bulan...
Peluang El Nino 2026 Capai 70 Persen, Akademisi UMS Ingatkan Potensi Kemarau Panjang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fenomena El Nino “Godzilla” yang belakangan ramai diperbincangkan publik bukan merupakan istilah ilmiah resmi. Guru Besar Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas...






