Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Umum

Kajian Bestie Time: Takdir Allah untukmu dan Kedua Orang Tuamu

Annisa Fadhilla H.S., Editor: Sholahuddin
Rabu, 30 Oktober 2024 16:57 WIB
Kajian Bestie Time: Takdir Allah untukmu dan Kedua Orang Tuamu
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Peserta kajian Bestie Time edisi ke-16 berfoto bersama usai kajian. (Istimewa).

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Birrul walidain dalam Islam artinya kewajiban berbakti kepada orang tua. Konsep ini sangat ditekankan dalam Al-Qur’an dan hadis. Berbakti kepada orang tua meliputi menghormati, mencintai, dan merawat mereka, terutama saat mereka sudah lanjut usia.

Di dalam Al-Qur’an, Allah sering menyebutkan pentingnya birrul walidain beriringan dengan perintah untuk menyembah-Nya. Dalam Surah Al-Isra (17:23-24) disebutkan bahwa kaum muda harus berbicara dengan lembut kepada orang tua dan memohonkan rahmat untuk mereka. Dan contoh lain adalah kisah dari Uwais al-Qarni seorang tokoh terkenal dari Yaman yang hidup pada zaman Nabi Muhammad. Birrul walidain dalam Islam artinya kewajiban berbakti kepada orang tua. Konsep ini sangat ditekankan dalam Al-Qur’an dan hadis. Berbakti kepada orang tua meliputi menghormati, mencintai, dan merawat mereka, terutama saat mereka sudah lanjut usia.

Hal itu mengemuka pada acara kajian Islam yang diselenggarakan di Klikyosi Space Karanganyar oleh Bestie Time, belum lama ini.  Bestie Time adalah komunitas Pemuda Muslim Solo yang bergerak di bidang keagamaan.  Acara ini mendapatkan atensi yang besar dari oleh peserta yang hadir. Bersama Kak Arina Ilma M., ahasiswa UNS Semester VII selaku pembicara pada kajian Bestie Time edisi 16. Acara ini mengambil “Takdir Allah untukmu dan Kedua Orang Tuamu” yang membahas tentang berbakti kepada kedua orangtua. Kak Arina memaparkan tentang bagaimana sebagai anak yang salih dan salihah untuk berbakti kepada kedua orang tua.

Di dalam Al-Qur’an, lanjut Kak Arina, Allah sering menyebutkan pentingnya birrul walidain beriringan dengan perintah untuk menyembah-Nya. Misalnya, dalam Surah Al-Isra (17:23-24) disebutkan bahwa seorang anak harus berbicara dengan lembut kepada orang tua dan memohonkan rahmat untuk mereka. Dan contoh lain adalah kisah dari Uwais al-Qarni seorang tokoh terkenal dari Yaman yang hidup pada zaman Nabi Muhammad. Ia dikenal karena kesalehannya dan pengabdiannya kepada ibunya yang lanjut usia.

Kak Arina melanjutkan, praktik birrul walidain juga berhubungan dengan kesadaran sosial, seperti mendukung dan membantu orang tua dalam kebutuhan sehari-hari, serta menjaga hubungan baik dalam keluarga. Mengabaikan kewajiban ini bisa berakibat buruk, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Praktik birrul walidain juga berhubungan dengan kesadaran sosial, seperti mendukung dan membantu orang tua dalam kebutuhan sehari-hari, serta menjaga hubungan baik dalam keluarga. Mengabaikan kewajiban ini bisa berakibat buruk, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.

Kak Arina mengatakan, “Kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan dari orang tua mana dan orang tua kita juga tidak bisa memilih melahirkan anak yang seperti apa. Jadi seburuk-buruknya sikap orang tua kita terhadap diri kita, kita harus tetap berbakti kepada kedua orang tua kita sendiri.”

Kak Arina juga menceritakan kisah uwais al-qorni yang dikenal karena kesalehannya dan pengabdiannya kepada ibunya yang lanjut usia. Dan menceritakan pengorbanan seorang ibu dalam Surah Al-Ahqaf Ayat 15 yang menerangkan mengapa manusia harus berbakti dan menghormati kedua orang tuanya, terlebih kepada ibunya. Allah menjelaskan pengorbanan ibu saat mengandung hingga ke tahap menyusui anaknya.

Dijelaskan juga ketika mengandung anak, seorang ibu banyak mengalami kesulitan seperti saat mengidam suatu hal, juga kandungannya yang begitu berat dan harus dibawa kemana pun ia pergi. Belum lagi banyak dari para ibu yang mengalami gangguan fisik serta psikisnya ketika sedang hamil. Seperti perasaan gelisah, anggota badan mengalami nyeri, gangguan pada makan maupun indra penciuman, dan lain sebagainya.

Sakit yang Dahsyat

Saat melahirkan pun, ibu merasakan sakit yang begitu dahsyat, hingga bisa saja nyawa yang menjadi taruhannya. Adapun setelah melahirkan, ibu yang paling berperan dalam mengurus anaknya, seperti menyusuinya, memandikannya, hingga menenangkan anak apabila menangis.

Sehingga harus bagi tiap-tiap anak untuk memuliakan, berbuat baik, serta berbakti kepada orang tuanya, apalagi terhadap ibunya. Peserta kajian Bestie Time edisi ke-16 mengikuti kajian dengan khusyuk mendengarkan penuturan yang disampaikan oleh kak Arina. peserta juga sangat bersemangat dan bersinergi untuk datang mencari ilmu.  “Alhamdulillaah seneng banget mbak bisa nemu grup halaqah lagi, bisa melingkar lagi sama temen-teman yang sefrekuensi,. Jujur karna akhir-akhir ini aku ngerasa hampa/kosong gitu jadi butuh joint ke halaqah atau ikutan kajian gitu biar ada yang ngingetin biar gak salah jalan,” ujar Angela,  salah satu peserta yang sudah bekerja yang menghadiri kajian.

Dan diakhir kajian Kak Arina mengajak peserta untuk mengobrol tentang pengalaman peserta bagaiman kedekatan peserta kepada kedua orang tuanya, dan pesertapun urut satu-satu menceritakan kedekatannya dengan kedua orang tuanya. (Reporter magang: Annisa Fadhilla H.S.)

Rekomendasi Redaksi

Berita Terbaru

Ustaz Dwi Jatmiko: Lima Fase Manusia, Momentum Memperbanyak Bekal Takwa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tema tentang lima fase manusia dan momentum perbanyak bekal takwa menjadi tema ceramah yang disampaikan Ustaz Dwi Jatmiko pada acara pengajian Subuh Barokah di...

BikersMu Sleman Rayakan Milad Ke-1 dengan Aksi Sosial dan Dakwah di Jalanan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – BikersMu Chapter Sleman memperingati milad pertama dengan menggelar touring dakwah yang dipadukan dengan bakti sosial, layanan kesehatan gratis, dan pengajian di kawasan...

Guru Besar UMS: Investasi Rp1.010 T Buktikan RI Masih jadi Magnet Investasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang mencapai Rp1.010,6 triliun dinilai menjadi sinyal positif terhadap daya saing nasional di tengah dinamika...

PP Muhammadiyah Restui KucingMu, Siapkan Langkah Menuju Klinik hingga Rumah Sakit Hewan

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Komunitas Kucing Muhammadiyah (KucingMu) yang sempat viral setelah meluncurkan Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM) khusus kucing kini mendapat dukungan dari Pimpinan Pusat...

Hari Anak Nasional 2026, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Penuhi Hak Anak

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli menjadi momentum bagi keluarga dan masyarakat untuk memastikan terpenuhinya hak-hak anak. Guru Besar...

Dosen UMS Ungkap Fakta Baru Manuskrip Al-Qur’an Keraton Surakarta Berusia Lebih dari 200 Tahun

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Ainur Rhain, bersama tim peneliti mengungkap temuan baru mengenai manuskrip...

Delegasi Belanda Apresiasi Model Perdamaian Lintas Iman Muhammadiyah Berbasis Aksi Lingkungan

JAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pendekatan Muhammadiyah dalam membangun perdamaian melalui aksi lingkungan lintas iman mendapat apresiasi dari Delegasi Kedutaan Besar Kerajaan Belanda. Pendekatan tersebut dinilai mampu...

Gelombang Panas Global Kian Ekstrem, Guru Besar UMS Soroti Pentingnya Adaptasi Iklim

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Gelombang panas ekstrem yang melanda sejumlah negara di Eropa dalam beberapa pekan terakhir kembali memunculkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan iklim. Suhu yang...

Menang di Trofeo Wonorejo Cup, Doskar UMS FC Bawa Pulang Gelar Juara

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut ambil bagian dalam pertandingan eksibisi Wonorejo Cup IV bertajuk “Piala Bersama 2026” melalui tim sepak bola Doskar...

PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...

Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...

Pertamax Naik ke Rp16.250, Pengamat UMS Soroti Beban Kelas Menengah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kenaikan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter memicu kekhawatiran di tengah masyarakat. Isu yang ramai dibicarakan mulai dari ancaman inflasi...