
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Birrul walidain dalam Islam artinya kewajiban berbakti kepada orang tua. Konsep ini sangat ditekankan dalam Al-Qur’an dan hadis. Berbakti kepada orang tua meliputi menghormati, mencintai, dan merawat mereka, terutama saat mereka sudah lanjut usia.
Di dalam Al-Qur’an, Allah sering menyebutkan pentingnya birrul walidain beriringan dengan perintah untuk menyembah-Nya. Dalam Surah Al-Isra (17:23-24) disebutkan bahwa kaum muda harus berbicara dengan lembut kepada orang tua dan memohonkan rahmat untuk mereka. Dan contoh lain adalah kisah dari Uwais al-Qarni seorang tokoh terkenal dari Yaman yang hidup pada zaman Nabi Muhammad. Birrul walidain dalam Islam artinya kewajiban berbakti kepada orang tua. Konsep ini sangat ditekankan dalam Al-Qur’an dan hadis. Berbakti kepada orang tua meliputi menghormati, mencintai, dan merawat mereka, terutama saat mereka sudah lanjut usia.
Hal itu mengemuka pada acara kajian Islam yang diselenggarakan di Klikyosi Space Karanganyar oleh Bestie Time, belum lama ini. Bestie Time adalah komunitas Pemuda Muslim Solo yang bergerak di bidang keagamaan. Acara ini mendapatkan atensi yang besar dari oleh peserta yang hadir. Bersama Kak Arina Ilma M., ahasiswa UNS Semester VII selaku pembicara pada kajian Bestie Time edisi 16. Acara ini mengambil “Takdir Allah untukmu dan Kedua Orang Tuamu” yang membahas tentang berbakti kepada kedua orangtua. Kak Arina memaparkan tentang bagaimana sebagai anak yang salih dan salihah untuk berbakti kepada kedua orang tua.
Di dalam Al-Qur’an, lanjut Kak Arina, Allah sering menyebutkan pentingnya birrul walidain beriringan dengan perintah untuk menyembah-Nya. Misalnya, dalam Surah Al-Isra (17:23-24) disebutkan bahwa seorang anak harus berbicara dengan lembut kepada orang tua dan memohonkan rahmat untuk mereka. Dan contoh lain adalah kisah dari Uwais al-Qarni seorang tokoh terkenal dari Yaman yang hidup pada zaman Nabi Muhammad. Ia dikenal karena kesalehannya dan pengabdiannya kepada ibunya yang lanjut usia.
Kak Arina melanjutkan, praktik birrul walidain juga berhubungan dengan kesadaran sosial, seperti mendukung dan membantu orang tua dalam kebutuhan sehari-hari, serta menjaga hubungan baik dalam keluarga. Mengabaikan kewajiban ini bisa berakibat buruk, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Praktik birrul walidain juga berhubungan dengan kesadaran sosial, seperti mendukung dan membantu orang tua dalam kebutuhan sehari-hari, serta menjaga hubungan baik dalam keluarga. Mengabaikan kewajiban ini bisa berakibat buruk, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat.
Kak Arina mengatakan, “Kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan dari orang tua mana dan orang tua kita juga tidak bisa memilih melahirkan anak yang seperti apa. Jadi seburuk-buruknya sikap orang tua kita terhadap diri kita, kita harus tetap berbakti kepada kedua orang tua kita sendiri.”
Kak Arina juga menceritakan kisah uwais al-qorni yang dikenal karena kesalehannya dan pengabdiannya kepada ibunya yang lanjut usia. Dan menceritakan pengorbanan seorang ibu dalam Surah Al-Ahqaf Ayat 15 yang menerangkan mengapa manusia harus berbakti dan menghormati kedua orang tuanya, terlebih kepada ibunya. Allah menjelaskan pengorbanan ibu saat mengandung hingga ke tahap menyusui anaknya.
Dijelaskan juga ketika mengandung anak, seorang ibu banyak mengalami kesulitan seperti saat mengidam suatu hal, juga kandungannya yang begitu berat dan harus dibawa kemana pun ia pergi. Belum lagi banyak dari para ibu yang mengalami gangguan fisik serta psikisnya ketika sedang hamil. Seperti perasaan gelisah, anggota badan mengalami nyeri, gangguan pada makan maupun indra penciuman, dan lain sebagainya.
Sakit yang Dahsyat
Saat melahirkan pun, ibu merasakan sakit yang begitu dahsyat, hingga bisa saja nyawa yang menjadi taruhannya. Adapun setelah melahirkan, ibu yang paling berperan dalam mengurus anaknya, seperti menyusuinya, memandikannya, hingga menenangkan anak apabila menangis.
Sehingga harus bagi tiap-tiap anak untuk memuliakan, berbuat baik, serta berbakti kepada orang tuanya, apalagi terhadap ibunya. Peserta kajian Bestie Time edisi ke-16 mengikuti kajian dengan khusyuk mendengarkan penuturan yang disampaikan oleh kak Arina. peserta juga sangat bersemangat dan bersinergi untuk datang mencari ilmu. “Alhamdulillaah seneng banget mbak bisa nemu grup halaqah lagi, bisa melingkar lagi sama temen-teman yang sefrekuensi,. Jujur karna akhir-akhir ini aku ngerasa hampa/kosong gitu jadi butuh joint ke halaqah atau ikutan kajian gitu biar ada yang ngingetin biar gak salah jalan,” ujar Angela, salah satu peserta yang sudah bekerja yang menghadiri kajian.
Dan diakhir kajian Kak Arina mengajak peserta untuk mengobrol tentang pengalaman peserta bagaiman kedekatan peserta kepada kedua orang tuanya, dan pesertapun urut satu-satu menceritakan kedekatannya dengan kedua orang tuanya. (Reporter magang: Annisa Fadhilla H.S.)
UMS Hidupkan Business Center Mendungan Lewat 58 Mart
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meresmikan Shelter Kuliner Sehat 58 Mart di kawasan Business Center UMS Mendungan, Jumat (30/10/2026). Fasilitas ini menghadirkan 10 tenant...
SoulMed Diluncurkan, RS UMS Dukung Medical Wellness Tourism Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin mendukung pengembangan ekosistem kesehatan digital melalui partisipasi dalam peluncuran awal aplikasi SoulMed. Kegiatan yang...
Panahan Solo Raih Dua Emas Pertama di Porprov Jateng 2026
KENDAL, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tim panahan Kota Solo meraih dua medali emas pada hari pertama pertandingan cabang olahraga panahan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026 Semarang...
Dosen UMS Dampingi Atlet Indonesia Raih Emas Asian Para Games
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Azlan Khoirur Rozikin, turut berkontribusi dalam keberhasilan atlet Indonesia meraih...
Sambut Milad ke-61 Kokam, Pemuda Muhammadiyah Solo Putar Film Kedung Kopi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Surakarta bersama Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) menggelar refleksi Milad ke-61 Kokam bertajuk “Jejak Darah di Kedung...
Tiga AUM Muhammadiyah di Bolon Ajak Warga Berdoa Memohon Hujan
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), yakni MIM Digdaya Bolon, SMP Muhammadiyah 7 Program Unggulan, dan TK Aisyiyah Bolon, bersama warga menggelar Salat Istiska...
Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...
UMS Beri Penghargaan bagi Penggerak Muhammadiyah se-Solo Raya
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada pimpinan daerah, cabang, ranting, serta dosen dan tenaga kependidikan yang berkontribusi dalam pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah. Apresiasi...
Ribuan Anggota Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Hari Jadi ke-68 UMS
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam melalui Tablig Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Kegiatan yang menghadirkan...
Wali Kota Solo Siapkan Program Air Bersih Gratis PDAM untuk Rumah Ibadah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Wali Kota Solo, Respati Ardi menyiapkan program air bersih gratis dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Toya Wening atau PDAM bagi seluruh rumah...
Tiba-tiba Ingat Seseorang, Benarkah Dia Juga Memikirkan Kita?
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul di hadapan kita? Sebagian orang menganggap pengalaman itu sebagai tanda...
Grup Band Mess in Balance Tuntaskan “Sacred of Ignin Tour” di Lima Kota
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Band rock asal Kota Solo, Mess in Balance (MIB), telah menuntaskan rangkaian tur bertajuk “Sacred of Ignis Tour” di lima kota, yakni Jakarta, Depok,...






