Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Benarkah Solo Jadi Kota Ternyaman? Ini Kajian Tim PKM-RSH UMS

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 26 Juni 2024 11:23 WIB
Benarkah Solo Jadi Kota Ternyaman? Ini Kajian Tim PKM-RSH UMS
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim bersama Mahasiswa PKM Pendanaan Lain mengikuti konsolidasi dan pembekalan internal UMS. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Program Kreativitas Mahasiswa – Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH) yang terdiri dari mahasiswa Psikologi dan Double Degree Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) lolos pendanaan yang diberikan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) tahun 2024.

Pendanaan itu dengan tema besar terkait kesejahteraan psikologis pada masyarakat di berbagai kota di Indonesia. Tim PKM-RSH Blusukan terdiri dari (1) Ketua: Fuad Agil Fajri; (2) Manager Operasional: Hanafi Ragil Prambudi; (3) Manager Media & Komunikasi: Salsabila Nurul Amani; (4) Manager Anggaran/Keuangan: Salsanda Maulida Vinahari dan (5) Manager Kepenulisan & Proposal: Muhammad Saiful Umam, dengan Fajar Ruddin, S.Psi., M.Sc., MA. sebagai dosen pendamping.

Ketua Tim PKM-RSH Blusukan, Fuad Agil Fajri mengungkapkan Riset dengan judul “Blusukan Kota Nyaman: Studi Komparatif Kesejahteraan Psikologis pada Tiga Kota Besar di Indonesia” ini adalah hasil dari ungkapan kritis pengalaman sekumpulan mahasiswa yang menjalani kuliah daring selama kurang lebih satu tahun disebabkan tidak lain karena Pandemi COVID-19 yang telah mereka lalui.

“Tidak dapat kita pungkiri (Covid) menjadi tsunami pada sistem ekonomi, kesejahteraan, kesehatan maupun pendidikan. Sekaligus membuktikan bahwa menurut beberapa guru kami, ketahanan komunitas kita masih sangat kurang untuk dapat menghadapi badai yang sedemikian rupa lagi,” ungkapnya Selasa (25/6/2024).

Penobatan Solo menjadi kota nyaman pada tahun 2022 oleh Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia menjadi sorotan dan menuai perbincangan yang seru dan membanggakan. Apalagi di tahun selanjutnya, Solo mendapatkan banyak pencapaian mulai dari Adipura hingga Kota Layak Anak sebagaimana cerita Mbak Nurul Faizah di kolom Pojok Tubir di artikel media yakni mojok.co tentang kota Solo.

Bonus Demografi

Menurutnya, banyaknya isu yang berkembang dalam lingkup internasional seperti pengejaran ketertinggalan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang ditargetkan pada tahun 2030, isu nasional seperti Indonesia yang akan melewati masa Bonus Demografi selama kurun tahun 2030-2040 menjadi pisau bermata dua antara kesempatan atau ancaman bagi Indonesia menuju arah yang lebih baik.

“Menurut literatur review yang tim kami lakukan, residu Pandemi COVID-19 juga berdampak pada angka kesejahteraan psikologis di Indonesia. Berbagai dorongan dan tuntutan menjadi faktor dari menurunnya angka kesejahteraan psikologis,” ujar Fuad.

Berdasarkan data kumulatif dari Kementerian Ketenagakerjaan selama tahun 2018-2022, angka produktivitas tenaga kerja di Indonesia mulai naik sejak 2021 angka tersebut mencapai Rp 86,55 juta per tenaga kerja per tahun pada 2022.

Anggota Tim & Dosen Pendamping.

Anggota tim PKM UMS dan dosen pendamping. (Humas)

Namun di sisi lain kesejahteraan psikologis menunjukkan penurunan. “Di Indonesia ditemukan 9.162.886 kasus depresi dengan prevalensi 3,7 persen menurut data tingkat depresi antar negara oleh World Population Review tahun 2023 (sumber: Anwar, 2023),” imbuh Fuad.

Dia mengungkapkan, riset ini merupakan survei perbandingan dengan berbagai kelompok masyarakat di beberapa kota besar di Indonesia, yakni Solo, Jogja dan Cirebon untuk mengkaji tingkat kesejahteraan psikologis dan faktor yang berkontribusi.

Responden yang terlibat dalam penelitian ini mencakup berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, pekerja, hingga pendatang. Alat ukur yang digunakan dalam riset ini yakni skala kesejahteraan psikologis berdasarkan teori yang diungkapkan oleh Ryff, Carol D dan Keyes, Corey Lee M pada tahun 1995 yang sampai sekarang konstruksi teorinya masih banyak digunakan.

Baca Juga: UMS Kembali Raih Penghargaan SBBI Awards 2024, Jadi PTS Terbaik Se-Soloraya

Melakukan riset kesejahteraan psikologis di Indonesia bukan tanpa tantangan. Salah satu tantangan utama adalah sulitnya mendapatkan responden yang sesuai dan ketakutan peneliti jika pengisian skala dilakukan dengan asal-asalan dan yang penting selesai. “Apalagi jika riset tersebut menerapkan metode pengambilan data jarak jauh atau daring,” ujar Fuad.

Selain itu, tantangan logistik juga menjadi hambatan, mengingat luasnya wilayah Indonesia dan beragamnya kondisi di setiap kota. “Pendekatan yang fleksibel dan adaptif diperlukan untuk memastikan bahwa data yang dikumpulkan akurat dan representatif,” tambahnya.

Riset ini bukan hanya tentang angka dan data saja, tetapi tentang cerita dan bagaimana mengkontektualisasikan konsep-konsep yang ideal dari masyarakat dan untuk masyarakat agar dapat tetap menumbuhkan kesejahteraan psikologis di tengah berbagai tantangan.

Harapannya upaya ini dapat menjadi pijakan untuk turut membangun Indonesia yang lebih bermakna dan sejahtera di masa mendatang. “Riset ini juga diharapkan dapat menjadi sorotan penting bagi seluruh lapisan masyarakat mulai dari kalangan praktisi hingga akademisi dan khususnya pemerintahan dan kementerian terkait upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia,” ujar Fuad.

Dalam diskusi, Tim Blusukan dengan Guru Besar Fakultas Psikologis UMS, Prof. Taufik Kasturi, menegaskan bahwa berdasarkan beberapa riset, konsep kesejahteraan psikologis dari suatu kota itu dapat disesuaikan dengan masyarakat di kota masing-masing.

Namun yang perlu diperhatikan bahwa dalam Al-Quran Surah An-Nahl ayat 97 disebutkan yang artinya bahwa “Barangsiapa yang beramal saleh baik laki-laki maupun perempuan dalam kondisi mereka beriman, maka akan Allah karuniakan kehidupan yang baik”.

Dia mengatakan Islam menyebutkan 2 parameter kesejahteraan, yakni barangsiapa yang beriman dan beramal soleh. Para mufassirin menyebutkan bahwa makna kesejahteraan di sini terdapat pada 3 alam yakni di dunia, di alam kubur dan diakhirat. “Hal ini menjadi dasar bahwa sejahtera tidak hanya bahagia di dunia saja, tetapi sejahtera dalam seluruh kebaikannya di dunia, alam kubur dan di akhirat kelak,” terang Dekan Psikologi UMS itu.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...

Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...