Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mohamad Ali: Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan, Mencerahkan dan Menggembirakan

Maysali, Editor: Sholahuddin
Kamis, 6 Juni 2024 22:03 WIB
Mohamad Ali: Sekolah Muhammadiyah Harus Berkemajuan, Mencerahkan dan Menggembirakan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Suasana Seminar Nasional Call for Paper Risalah Islam Berkemajuan dalam Dakwah dan Pendidikan di kampus UMS, Kamis (6/6/2024). (Humas UMS).

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Lembaga Pengembangan Pondok, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Seminar Nasional Call for Paper Risalah Islam Berkemajuan dalam Dakwah dan Pendidikan dengan tema “Membangun Masa Depan Pendidikan Berkualitas: Reaktualisasi Institusi dan Pola Kaderisasi Muhammadiyah”.

Pada acara itu, Ketua Majelis Pendidikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Solo, Mohamad Ali menekankan, sekolah Muhammadiyah harus menjadi sekolah yang berkemajuan, mencerahkan, dan menggembirakan.

Kegiatan seminar ini berlangsung di Auditorium Mohamad Djazman UMS, Kamis (6/6/2024) dan disiarkan secara langsung di akun resmi youtube UMS. Wakil Rektor IV UMS Prof. Em Sutrisna, menegaskan bahwa kurikulum Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) menjadi pedoman berperilaku bagi sivitas akademika di kampus.

“Tentu kita semua berharap kaitannya dengan kehidupan Al-Islam Kemuhammadiyahan (AIK) di kampus UMS. Kita sudah mencanangkan AIK itu sebagai ruh dan living value kehidupan sivitas akademika UMS. Sehingga yang terkena kewajiban AIK bukan hanya mahasiswa saja, dosen dan tendik pun juga kena kewajiban AIK,” tutur Em Sutrisna.

Dia juga menyampaikan, di kampus ini AIK menjadi syarat untuk kenaikan pangkat atau jabatan tertentu. Untuk menjadikan AIK menjadi ruh dari sivitas akademika, beberapa upaya dilakukan. Di antaranya kajian tiap pekan pada hari Selasa yaitu Kajian Tarjih bersama Ustaz Syamsul Hidayat, Kajian Qiyamul Lail setiap hari Jumat jam 03 WIB pagi, Webinar Kemuhammadiyahan, Baitul Arqam untuk dosen, tendik, dan pimpinan, munadhoroh, serta Kajian Tafsir Quran.

Baca juga: Pendidikan Muhammadiyah yang Berkemajuan

Wakil Rektor IV UMS itu juga menyampaikan AIK itu adalah usaha-usaha untuk mewujudkan kampus yang islami, bukan hanya kampus yang modern dan mendunia. Melainkan juga kampus yang mensyiarkan nilai-nilai Islam. UMS bukan kampus yang eksklusif karena mahasiswanya tidak homogen dari satu agama saja melainkan ada juga mahasiswa yang dari dari agama lain. Maka kemudian AIK diambil sebagai living value atau nilai-nilai kehidupan bagi mahasiswa tersebut.

Seminar ini menekankan pada bagaimana institusi pendidikan Muhammadiyah bisa lebih adaptif terhadap perkembangan zaman memastikan nilai-nilai keislaman dan keunggulan akademik tetap terjaga. Selain itu, mengeksplorasi pola kaderisasi Muhammadiyah untuk menghasilkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berkualitas dan berintegritas. Pada seminar tersebut kemudian menghadirkan tiga narasumber.

Para narasumber seminar (berdiri di depan) saat berfoto bersama. (Humas UMS).

Peningkatan Kualitas

Pembicara pertama adalah Mohamad Ali, Direktur Perguruan Muhammadiyah Kottabarat, Wakil Dekan I Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, sekaligus Ketua Majelis Pendidikan PDM Solo. Dia menyampaikan, terdapat empat konstruksi sekolah Muhammadiyah Berkemajuan menurut Risalah Islam Berkemajuan.  Empat kata kunci tersebut adalah menggembirakan, berkemajuan, gerakan ilmu, dan inklusif-multikulturalisme.

“Jadi sekolah berkemajuan itu harus menjadi yang mencerahkan dan menggembirakan. Jadi ketika kita mendirikan sekolah Muhammadiyah itu bukan sekadar untuk mencari uang,” tutur Ali. Dia menegaskan, institusi pendidikan harus menjadi wahana mencari ilmu yang mencerahkan dan menggembirakan. Jadi ketika sekolah itu membuat karyawan dan siswanya itu merasa tercerahkan dan bergembira melakukannya.

Sedangkan narasumber kedua adalah Maskuri, Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Dia menjelaskan dengan jumlah perkembangan yang cukup menggembirakan, dia meminta agar pengurus Muhammadiyah tidak berbangga hanya dengan jumlah. Tapi bagaimana peningkatan kualitas lima tahun ke depan, dan output-nya adalah menghasilkan kader lulusan yang unggul. Dia juga menerangkan kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan yang dihadapi oleh pesantren-pesantren di bawah Muhammadiyah.

Narasumber ketiga adalah Bachtiar Dwi Kurniawan, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dia menerangkan kembali cara mewujudkan tujuan Muhammadiyah yang kemudian diharapkannya menjadi amal saleh dari founding father dan kader. Untuk menguatkan kader, dilakukan dengan reformasi kaderisasi melalui ideologisasi, internasionalisasi, dan diaspora.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...