Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Kuatkan Profil Sekolah dengan Merdeka Belajar

Jatmiko, Editor: Yusuf R. Yanuri
Minggu, 18 Desember 2022 17:01 WIB
Kuatkan Profil Sekolah dengan Merdeka Belajar

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mengakhiri pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen untuk tahun pelajaran 2022/2023, Kamis (15/12/2022).

Siswa-siswi tampak semringah di hari terakhir masuk sekolah. Maklum untuk menumbuh kembangkan kreatifitas siswa dalam Merdeka Belajar, siswa kelas 4 di masa jeda semester gasal memasak sesuai ketertarikan mereka dalam berkreasi makan olahan.

Wali Kelas Agung Sudarwanto menuturkan, beberapa dari mereka, siswa di kelas 4D mempunyai gagasan untuk mempraktikan masak bakar-bakaran sosis, jamur, bakso ikan untuk dihidangkan.

“Tidak hanya dinikmati oleh kelompok tetapi lebih dari itu dinikmati oleh teman sekelas, bapak ibu Guru dan adik kelasnya. Sikap tersebut perlu ditanamkan dalam rangka memupuk rasa gemar berbagi ke sesama. Kuatkan profil sekolah dengan merdeka belajar,” paparnya.

Agung menambahkan, kalau di dalam pembelajaran di akhir semester pertama sekolah sehat ini terpantau lancar dan membawa atmosfer baru. Maklum sekolah ini berdiri sejak 1935 sarat prestasi baik akademik dan non akademik dengan adanya semangat kolaborasi antara sekolah dan pihak-phak terkait terutama orang tua wali murid.

“Tiga Pilar Pendidikan yang menjadi kunci sukses dalam pendidikan yang pertama adalah pemerintah. Pemerintah akan selalu mengusahakan agar pendidikan di Indonesia semakin berkemajuan. Kedua adalah sekolah. Sekolah akan selalu mendidik generasi anak bangsa yang berkeadaban. Ketiga, yaitu keluarga. Peran orang tua bersatu padu bersama sekolah dan program pemerintah untuk memajukan pendidikan yang unggul,” paparnya.

Dia mengatakan kondisi belajar tatap muka 100 persen bagi peserta didik sangat menggembirakan. Terlebih mereka kini berada di era pendidikan kurikulum Merdeka Belajar, tergerak, bergerak dan menggerakkan.

“Dengan adanya Merdeka belajar itu sepertinya anak-anak sudah mendahului konsep yang belum disampaikan oleh sekolah atau pendidik. Dengan suasana belajar bahagia dan kritis anak-anak sudah merdeka belajar. Seperti ide dari oleahan masak bakar-bakar tersebut murni dari siswa Aline, Caca, Kyla, Nisa, Nadia, Keanu, Gusti, Ardi, Azky, Adlie, Hilal,” terang Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) Solo itu.

Lebih lanjut Agung menekankan keramahan guru dalam era Kurikulum Merdeka harus membumi dengan optimal oleh guru. Karena murid sangat rindu guru ramah daripada marah-marah.

“Guru ramah ini sangat penting dilaksanakan di sekolah karena kembali lagi anak-anak tidak hanya butuh ilmu pengetahuan, tapi juga butuh perhatian dan bimbingan tulus yang ikhlas dari guru. Hal ini harus dimiliki oleh semua guru,” Pungkas Dalang Muda Berkemajuan itu.

Berita Terbaru

PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...

Outing Class ke YPAC, Murid Kelas IV SD Muhammadiyah PK Solo Semai Empati

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo belajar memahami empati, kepedulian, dan rasa syukur melalui kegiatan outing class...

Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo Juara 1 Lomba Pidato MAPSI 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa SMK Muhammadiyah 5 Solo, Joko Susanto, meraih Juara 1 Lomba Pidato dalam ajang Mata Pelajaran Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) 2026...

Field Trip Edukatif SD Muhammadiyah PK Solo: Dari Bajak Sawah hingga Kayak

SLEMAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti field trip edukatif di Ledok Sambi Ecopark, Pakem, Sleman, Rabu...

Guru-Karyawan SD Muh 1 dan SMP Muh PKBS Didorong Perkuat Profesionalisme dan Komitmen Persyarikatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Profesionalisme guru tidak cukup dibangun melalui kemampuan mengajar di ruang kelas. Komitmen terhadap sekolah, kebersamaan, dan persyarikatan juga menjadi bagian penting. Hal itu diungkapkan...

SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo Gelar Pawai Kebudayaan di CFD

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 7 Kota Solo menggelar pawai Kebudayaan  bertajuk “Bersama Melangkah, Bersama Menginspirasi, Bersama Membangun Generasi Berprestasi”, Minggu (6/9/2026). Pawai ini menampilkan kepiwaian siswa-siswi...

Pemanfaatan AI di Sekolah Muhammadiyah Didorong Berlandaskan Nilai AIK

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Kerja (Raker) Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen)...

SD Muhammadiyah 1 Solo Bangun Kelas Humanis, Integrasikan Koding dan AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus mengembangkan pembelajaran yang menempatkan murid sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. Memasuki usia 91 tahun, sekolah tersebut...

62 Prestasi Diborong Siswa SD Muhammadiyah 1 Solo Sepanjang Agustus 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Siswa-siswi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo menorehkan 62 prestasi sepanjang Agustus 2026. Capaian tersebut diraih dalam berbagai bidang, mulai dari olahraga, seni, hingga...

Renang Jadi Cara SD Muhammadiyah 1 Solo Asah Bakat dan Motorik Siswa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kolam renang menjadi ruang belajar berbeda bagi siswa kelas III SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo. Alih-alih membawa buku dan duduk di dalam kelas,...

Karnaval Budaya hingga Pentas Seni, SD Muhammadiyah PK Solo Semarakkan HUT ke-81 RI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Semangat kebersamaan antara sekolah dan masyarakat terlihat dalam Karnaval dan Jalan Sehat Bersama Warga RW IX Kelurahan Purwosari, Kecamatan Laweyan, Solo, Minggu (30/8/2026)....

Tanamkan Peduli Lingkungan, Siswa MTs Muhammadiyah Solo Praktik Pilah Sampah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kepedulian terhadap lingkungan ditanamkan sejak dini oleh MTs Muhammadiyah Surakarta melalui Gerakan Madrasah Bersih dan Bebas Sampah (GEMAS). Puluhan siswa kelas VII dan...