Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right

Catatan Diskusi : “Eksplorasi Pembelajaran Matematika di Tingkat SMP dan SMA”

Tim Redaksi, Editor: Sugiharko Sahid
Sabtu, 28 Mei 2022 17:00 WIB
Catatan Diskusi :  “Eksplorasi Pembelajaran Matematika di Tingkat SMP dan SMA”
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Eksplorasi Pembelajaran Matematika di tingkat SMP dan SMA

 

Oleh : Nuril Hidayati *)

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pada hari Selasa, 24 Mei 2022 bertempat di studio SMP Muh PK TV berlangsung sebuah acara diskusi dengan tema ”Eksplorasi Pembelajaran Matematika di tingkat SMP dan SMA”. Hadir sebagai narasumber adalah Burhan Taufiq Hidayat, S.Pd sebagai pengajar mapel Matematika di SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat dan Stefy Erlinda Novalia, M.Pd selaku pengajar mapel Matematika di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat. Diskusi tersebut  untuk memperbincangkan dan eksplorasi bagaimana cara menjadikan siswa menikmati pelajaran matematika dengan penuh rasa senang, bahkan sampai berprestasi di bidang matematika.

Menarik sekiranya memperbincangkan tema tersebut, mengingat kita harus mampu mengubah image siswa, guru, dan masyarakat selama ini bahwa matematika adalah salah satu pelajaran yang menakutkan. Mengapa? Karena berdasarkan riset, matematika masuk menjadi salah satu  pelajaran yang ditakuti siswa. Sehingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru matematika untuk menjadikan matematika itu pelajaran yang menyenangkan dan dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi kehidupan siswa.

Mari kita ambil hikmah dan inspirasi dari hasil obrolan tersebut. Dari perbincangan yang terjadi, terdapat beberapa pendekatan yang dilakukan guru-guru di SMP dan SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat dalam pembelajaran. Pendekatan tersebut antara lain guru menjadi “teman” siswa saat belajar atau beraktifitas di luar pembelajaran jika siswa membutuhkan serta diberikan motivasi tanpa henti kepada siswa bahwa pembelajaran matematika itu mudah dan menyenangkan. Melakukan pendekatan dengan menumbuhkan suasana nyaman bagi siswa saat mempelajari matematika

Terkait model pembelajaran yang digunakan, metode PBM (Pembelajaran Berbasis Masalah) penting diterapkan. Mengapa demikian? Menurut Burhan, dengan model pembelajaran PBM tersebut siswa merasa tertantang untuk menyelesaikan masalah. Hal ini akan merangsang tumbuhnya rasa percaya diri pada siswa. Guru harus melihat ritme pembelajaran siswa dalam hal pendampingan belajar dan menyesuaikan pembelajarannya dengan kebutuhan dan situasi siswa. Untuk mewujudkan hal ini, tentu saja dibutuhkan pendekatan dan pemahaman materi yang kuat dari guru agar siswa mampu memecahkan masalah yang terkait matematika.

Sementara itu, Stefy Erlinda mengutarakan terkait trik pembelajaran matematika yang dapat dilakukan antara lain tidak memaksakan “siswa harus bisa”, tetapi melakukan pendekatan dengan menumbuhkan suasana nyaman bagi siswa saat mempelajari matematika. Untuk motivasi, guru bisa memberikan soal diawal yang mudah dikerjakan siswa. Ataupun memberikan latihan soal yang agak sulit tetapi ada cara pintas untuk menyelesaikannya. Dengan cara seperti ini, diharapkan menumbuhkan kesenangan siswa pada matematika dan tumbuh percaya diri pada siswa dalam mengerjakan soal matematika.

Selain berdiskusi terkait pendekatan dan metode yang digunakan dalam pembelajaran matematika, kedua narasumber juga mengutarakan kegiatan pengembangan diri yang dilakukan. Mengembangkan diri dalam kemampuan bidang matematika dilakukan dengan menjadi penulis soal UTBK tingkat SMA, mengikuti pelatihan (workshop), membuat modul pelajaran matematika untuk memfasilitasi  siswa belajar mandiri, maupun penelitian penggunaan metode AFL (Assesment For Learning)-AAL (Assesment As Learning) yang bertujuan untuk proses evaluasi pembelajaran dan siswa.

Diakhir perbincangan, kedua narasumber menekankan bahwa menumbuhkan rasa nyaman, dan percaya diri pada siswa saat mereka belajar matematika penting. Melalui penyamaan persepsi belajar matematika antara guru-siswa, guru menjadi teman belajar siswa, melakukan berbagai model pembelajaran kepada siswa, dan mengikuti ritme belajar siswa menjadi pendekatan pembelajaran matematika yang dilakukan. Hal ini akan berdampak pada siswa, yang pada akhirnya siswa menyenangi dan akan tumbuh kebiasaan pola pikir sistematis, ilmiah, kritis dan kreatif.

*) LPMP Perguruan Kottabarat

Berita Terbaru

Pererat Silaturahmi, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo mengikuti kegiatan field trip edukatif di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga...

Dorong Pelabelan “Non-Halal” Rokok, Muhammadiyah Prioritaskan Kemaslahatan Umat

Pertengahan bulan September 2026 lalu, Muhammadiyah kembali menggemparkan masyarakat bangsa. Sikap Muhammadiyah dalam permasalahan rokok kian meningkat tegas. Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...

UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...

Kekeringan di Ngasinan, MIM 01 Manyaran Kirim Tangki Air Bersih

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, menyalurkan bantuan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Ngasinan, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali, Rabu (7/10/2026). Bantuan...

Meriahkan Milad ke-114 Muhammadiyah, PDM Solo Gelar Fun Run MU 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo melalui Lembaga Seni, Budaya, dan Olahraga (LSBO) akan menyelenggarakan Fun Run MU 2026. Kegiatan tersebut akan digelar pada...

UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....

Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...

Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....

Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...

Menyusuri Jejak Tauhid dalam Keris, Siswa SD Maheska ke Museum

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Keceriaan dan rasa ingin tahu mewarnai kegiatan siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 14 Surakarta (SD Maheska) saat mengikuti study outdoor atau kegiatan kokurikuler...

Sambangi DPRD, RS UMS A.R. Fachrudin Dorong Kolaborasi Kesehatan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit UMS A.R. Fachrudin melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor DPRD Kota Surakarta, Selasa (6/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya rumah sakit...