Oleh : Nuril Hidayati *)
SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pada hari Selasa, 24 Mei 2022 bertempat di studio SMP Muh PK TV berlangsung sebuah acara diskusi dengan tema ”Eksplorasi Pembelajaran Matematika di tingkat SMP dan SMA”. Hadir sebagai narasumber adalah Burhan Taufiq Hidayat, S.Pd sebagai pengajar mapel Matematika di SMP Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat dan Stefy Erlinda Novalia, M.Pd selaku pengajar mapel Matematika di SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat. Diskusi tersebut untuk memperbincangkan dan eksplorasi bagaimana cara menjadikan siswa menikmati pelajaran matematika dengan penuh rasa senang, bahkan sampai berprestasi di bidang matematika.
Menarik sekiranya memperbincangkan tema tersebut, mengingat kita harus mampu mengubah image siswa, guru, dan masyarakat selama ini bahwa matematika adalah salah satu pelajaran yang menakutkan. Mengapa? Karena berdasarkan riset, matematika masuk menjadi salah satu pelajaran yang ditakuti siswa. Sehingga ini menjadi tantangan tersendiri bagi guru matematika untuk menjadikan matematika itu pelajaran yang menyenangkan dan dapat dirasakan langsung manfaatnya bagi kehidupan siswa.
Mari kita ambil hikmah dan inspirasi dari hasil obrolan tersebut. Dari perbincangan yang terjadi, terdapat beberapa pendekatan yang dilakukan guru-guru di SMP dan SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat dalam pembelajaran. Pendekatan tersebut antara lain guru menjadi “teman” siswa saat belajar atau beraktifitas di luar pembelajaran jika siswa membutuhkan serta diberikan motivasi tanpa henti kepada siswa bahwa pembelajaran matematika itu mudah dan menyenangkan. Melakukan pendekatan dengan menumbuhkan suasana nyaman bagi siswa saat mempelajari matematika
Terkait model pembelajaran yang digunakan, metode PBM (Pembelajaran Berbasis Masalah) penting diterapkan. Mengapa demikian? Menurut Burhan, dengan model pembelajaran PBM tersebut siswa merasa tertantang untuk menyelesaikan masalah. Hal ini akan merangsang tumbuhnya rasa percaya diri pada siswa. Guru harus melihat ritme pembelajaran siswa dalam hal pendampingan belajar dan menyesuaikan pembelajarannya dengan kebutuhan dan situasi siswa. Untuk mewujudkan hal ini, tentu saja dibutuhkan pendekatan dan pemahaman materi yang kuat dari guru agar siswa mampu memecahkan masalah yang terkait matematika.
Sementara itu, Stefy Erlinda mengutarakan terkait trik pembelajaran matematika yang dapat dilakukan antara lain tidak memaksakan “siswa harus bisa”, tetapi melakukan pendekatan dengan menumbuhkan suasana nyaman bagi siswa saat mempelajari matematika. Untuk motivasi, guru bisa memberikan soal diawal yang mudah dikerjakan siswa. Ataupun memberikan latihan soal yang agak sulit tetapi ada cara pintas untuk menyelesaikannya. Dengan cara seperti ini, diharapkan menumbuhkan kesenangan siswa pada matematika dan tumbuh percaya diri pada siswa dalam mengerjakan soal matematika.
Selain berdiskusi terkait pendekatan dan metode yang digunakan dalam pembelajaran matematika, kedua narasumber juga mengutarakan kegiatan pengembangan diri yang dilakukan. Mengembangkan diri dalam kemampuan bidang matematika dilakukan dengan menjadi penulis soal UTBK tingkat SMA, mengikuti pelatihan (workshop), membuat modul pelajaran matematika untuk memfasilitasi siswa belajar mandiri, maupun penelitian penggunaan metode AFL (Assesment For Learning)-AAL (Assesment As Learning) yang bertujuan untuk proses evaluasi pembelajaran dan siswa.
Diakhir perbincangan, kedua narasumber menekankan bahwa menumbuhkan rasa nyaman, dan percaya diri pada siswa saat mereka belajar matematika penting. Melalui penyamaan persepsi belajar matematika antara guru-siswa, guru menjadi teman belajar siswa, melakukan berbagai model pembelajaran kepada siswa, dan mengikuti ritme belajar siswa menjadi pendekatan pembelajaran matematika yang dilakukan. Hal ini akan berdampak pada siswa, yang pada akhirnya siswa menyenangi dan akan tumbuh kebiasaan pola pikir sistematis, ilmiah, kritis dan kreatif.
*) LPMP Perguruan Kottabarat
PDM Boyolali Lantik Pengurus BikersMu, Perkuat Dakwah lewat Komunitas Otomotif
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Boyolali resmi melantik Pengurus BikersMu Chapter Boyolali periode 2026–2028 pada Selasa (16/6/2026). Pelantikan yang digelar di Dukuh Kemel,...
Renungan Tahun Baru 1448 Hijriah: Saatnya Pulang kepada Allah
Bismillahirrahmanirrahim. Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah, tanpa terasa satu tahun telah berlalu. Hari demi hari kita lewati dengan berbagai cerita. Ada tawa yang pernah menghiasi hidup,...
Turun ke Bawah, Rangkul Anak Muda
Proses pengaderan Persyarikatan di arus bawah, di Cabang dan Ranting, masih menjadi persoalan serius, khususnya di lingkungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo. Umumnya, pengurus...
Peminat UMS Meningkat, Pendaftar PMB 2026 Tembus 20.830 Orang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mencatat kenaikan jumlah pendaftar pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026. Hingga 15 Juni 2026, jumlah calon mahasiswa yang...
Muhammadiyah Pandang Malam Satu Suro sebagai Budaya, Tauhid Tetap Utama
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Muhammadiyah memandang tradisi Malam Satu Suro sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat Jawa yang lahir dari proses sosial dan sejarah. Namun, tradisi tersebut...
Cetak Dai Muda, PonpesMu Manafi’ul ‘Ulum Luncurkan Modul Khitobah
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul ‘Ulum menggelar Haflah Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026 yang dirangkaikan dengan wisuda santri SMP dan SMA serta peluncuran...
Belajar Bernapas di Tengah Sesak
Indonesia tidak sedang perang. Mal-mal masih ramai. Konser musik tetap dipenuhi lautan manusia. Kafe-kafe baru terus bermunculan. Linimasa media sosial dipenuhi video liburan, diskon besar-besaran,...
UMS Latih 61 Guru IGABA Klaten Tengah Ciptakan Pembelajaran PAUD Inovatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kali ini,...
Kolaborasi dengan BI, UMS Dorong Masjid Jadi Motor Ekonomi Umat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat melalui program pengembangan ekonomi berbasis masjid yang berlangsung...
Family Day SD Muhammadiyah 1 Solo Perkuat Sinergi Sekolah dan Keluarga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ratusan peserta memadati SD Muhammadiyah 1 Solo dalam gelaran Family Day 2026 yang digelar meriah pada Minggu (14/6/2026). Kegiatan akhir tahun ajaran...
Belajar dari Alumni, MPAI UMS Kupas Strategi Lulus Cepat dan Raih Beasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta menggelar seminar bertajuk “S2 Tanpa Beban: Cara Pintar Atur Waktu Kuliah Cepat, Kerja...
Dari Kampung Sewu ke Dunia Pergerakan: Parikrangkoengan, SATV, dan Gerakan Sosial Islam di Surakarta (Bagian I)
Pendahuluan Surakarta pada medio 1910-an hingga 1930-an adalah penggalan epos sejarah yang selalu menarik untuk dikaji ulang. Periode itu oleh para sejarawan lazim disebut sebagai...







