Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding

Salma/Fika, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 15 Oktober 2026 14:14 WIB
PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun citra diri (personal branding). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun citra diri (personal branding).

Pelatihan bertema “Speak Up, Stand Out: Mengasah Narasi Mahasantri untuk Panggung Global Melalui Public Speaking dan Personal Branding” tersebut digelar di Masjid KH Mas Mansur pada Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini diikuti seluruh mahasantri PESMA dengan menghadirkan Afnan Zain Muzakki, mahasiswa UMS yang aktif sebagai influencer dan pembicara publik. Pelatihan tersebut bertujuan membantu peserta mengenali potensi diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengembangkan kemampuan komunikasi untuk menghadapi lingkungan akademik dan profesional.

Dalam pemaparannya, Afnan menjelaskan personal branding sebagai proses membangun identitas diri sekaligus membentuk persepsi positif orang lain. Ia menguraikan empat aspek penting, yakni mengenali identitas diri, menampilkan identitas untuk membangun persepsi, menciptakan peluang dan kepercayaan, serta memahami personal branding sebagai proses yang berkelanjutan.

Menurut Afnan, langkah awal membangun personal branding adalah mencintai dan menerima diri sendiri atau self-love. Dengan memahami kelebihan dan kekurangan, seseorang dapat mengembangkan potensi, menentukan arah pengembangan diri, serta menampilkan karakter secara autentik sesuai nilai dan kemampuan yang dimiliki.

Ia juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi di tengah perubahan zaman. “Barangsiapa yang tidak siap menyesuaikan zaman, maka bersiaplah untuk ditelan zaman,” ungkap Afnan, Kamis (15/10/2026). Pesan tersebut mengingatkan mahasantri agar terus belajar dan mengembangkan kapasitas diri supaya mampu menghadapi perubahan serta memanfaatkan peluang yang tersedia.

Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun citra diri (personal branding).

Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun citra diri (personal branding). (Humas)

Pada sesi public speaking, Afnan membagikan pengalaman ketika menjadi mahasiswa baru UMS pada 2023. Saat mengikuti Masta PMB UMS, ia mendapat tantangan dari dalang dalam sesi pertunjukan wayang untuk memperkenalkan diri menggunakan suara khas Bagong yang cempreng.

Afnan menerima tantangan tersebut dan tampil di hadapan peserta. Keberanian itu kemudian membuka peluang kolaborasi dengan tim Humas UMS yang menghampirinya seusai pertunjukan. Pengalaman tersebut menjadi contoh bagaimana keberanian mencoba hal baru dan menunjukkan potensi diri dapat membuka kesempatan yang tidak terduga.

Afnan selanjutnya membahas tiga kunci sukses dalam seni berbicara. Materi diperkuat melalui praktik langsung yang melibatkan dua mahasantri. Keduanya diminta tampil di hadapan peserta untuk mendeskripsikan materi yang telah disampaikan narasumber.

Melalui latihan tersebut, mahasantri berkesempatan mengasah keberanian, menyusun gagasan secara terstruktur, dan menyampaikan informasi secara lisan kepada audiens. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta mengenai public speaking dan personal branding.

Pada penghujung acara yang dipandu moderator Fuad Affifudin, Afnan mengajak mahasantri memanfaatkan waktu selama tinggal di PESMA untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Ia mengingatkan peserta agar tidak membatasi potensi diri hanya karena merasa masih muda atau takut memulai.

“Jangan sampai teman-teman sudah lama di sini, tetapi waktu yang dijalani justru menjadi sia-sia. Teman-teman harus berani mengembangkan kemampuan public speaking dan membangun personal branding. Jangan pernah beranggapan bahwa kita terlalu muda untuk memulai. Pada akhirnya, bukan berarti kita gagal dalam perjuangan, tetapi terkadang kita terlalu banyak mencari alasan untuk tidak memulai,” ujarnya.

Melalui pelatihan ini, PESMA UMS berharap mahasantri semakin mampu mengenali potensi diri, membangun citra diri yang positif, dan mengasah keterampilan komunikasi. Bekal tersebut diharapkan mendorong mahasantri menjadi pribadi yang percaya diri, adaptif, dan berani mengambil peluang, sekaligus siap berkontribusi di tingkat global.

Berita Terbaru

HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...