Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

Genis, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 14 Oktober 2026 18:05 WIB
UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. (Humas)

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat ini menggabungkan edukasi pengelolaan limbah rumah tangga, kesehatan, dan pengembangan produk yang berpotensi memiliki nilai ekonomi.

Ketua kegiatan pengabdian masyarakat UMS, Sri Lestari, yang diwakili Siti Fatimah, mengatakan program tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah rumah tangga agar lebih bermanfaat.

“Kegiatan ini merupakan kerja sama UMS dengan LPA PCA Gatak untuk meningkatkan keterampilan dalam mengolah minyak jelantah menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomis. Pemanfaatan limbah rumah tangga menjadi produk bernilai jual berpotensi meningkatkan pendapatan keluarga,” ujar Siti saat diwawancarai, Rabu (14/10/2026).

Ia menjelaskan, minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan. Karena itu, masyarakat perlu memahami cara mengelola limbah tersebut agar tidak menimbulkan dampak buruk sekaligus berpotensi dimanfaatkan menjadi produk rumah tangga.

Kegiatan ini menghadirkan tiga dosen UMS sebagai pemateri, yakni Siti Fatimah dari Program Studi Teknik Kimia, Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum, serta Setia Asyanti. Sejumlah mahasiswa lintas program studi juga terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.

Materi pertama membahas pemanfaatan zeolit untuk membantu proses pemurnian minyak jelantah. Siti Fatimah menjelaskan tahapan awal pengolahan tersebut sebagai bagian dari persiapan bahan sebelum digunakan dalam pembuatan produk.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang 'Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring.

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. (Humas)

Selanjutnya, Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum menyampaikan edukasi mengenai dampak penggunaan minyak jelantah terhadap kesehatan. Materi dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif agar peserta lebih mudah memahami risiko penggunaan minyak goreng secara berulang.

Sementara itu, Setia Asyanti membahas perubahan pola pikir dalam memandang produk berbahan dasar limbah. Ia memperkenalkan pendekatan restrukturisasi kognitif untuk membantu peserta mengubah persepsi negatif terhadap produk yang dibuat dari minyak jelantah setelah melalui proses pengolahan.

Peserta kegiatan terdiri atas anggota PCA Gatak dan 28 perwakilan dari 14 Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA). Mereka memperoleh pengetahuan mengenai pengelolaan minyak jelantah, risiko kesehatan dari penggunaan minyak secara berulang, serta peluang pemanfaatannya menjadi produk rumah tangga.

Tim pengabdian juga menyiapkan tindak lanjut berupa praktik pembuatan sabun cair pencuci piring berbahan minyak jelantah yang dipandu Sri Lestari. Pendampingan mencakup pengumpulan bahan, proses produksi, hingga pengembangan produk agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Melalui program ini, UMS berharap masyarakat semakin peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus mampu mengembangkan keterampilan yang bermanfaat. Pemanfaatan minyak jelantah diharapkan dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan, menekan pengeluaran rumah tangga, dan membuka peluang ekonomi bagi anggota ‘Aisyiyah.

Penyuluhan kesehatan dan sosialisasi pengolahan minyak jelantah tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) di Kecamatan Gatak, Sukoharjo, dengan dukungan pendanaan UMS. Rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan pada Jumat (9/10/2026) di Busthanul Athfal (BA) ‘Aisyiyah Sraten, Gatak, Sukoharjo.

Berita Terbaru

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

MI Muhammadiyah 01 Manyaran Karanggede Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasinan

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami krisis air bersih, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, Kab. Boyolali menyalurkan bantuan air bersih...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...

UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan

TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...

Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...