
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini mengajak masyarakat mengelola sampah organik sekaligus meningkatkan resapan air melalui langkah sederhana yang dapat diterapkan di lingkungan rumah.
Edukasi tersebut digelar melalui Program Penelitian dan Pengabdian Organisasi Kemahasiswaan (PPO) pada Minggu (20/9/2026). Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak warga mengikuti demonstrasi dan praktik langsung pembuatan biopori.
Kegiatan ini dihadiri Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Kesehatan Masyarakat UMS Rasyiid Abdul Aziz, Ketua RW Desa Purwogondo, serta Rezania Asyfiradayati bersama pemateri Yusuf Rendy.
Rasyiid mengatakan, kegiatan ini diharapkan membuat masyarakat memahami sekaligus mampu menerapkan pembuatan biopori secara mandiri. Menurutnya, pengelolaan sampah organik dan peningkatan resapan air dapat dimulai dari lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tidak hanya mengetahui apa itu lubang resapan biopori, tetapi juga mampu membuat dan memanfaatkannya secara mandiri. Pengelolaan sampah organik dan resapan air sebenarnya dapat dimulai dari hal sederhana di lingkungan sekitar,” kata Rasyiid, Rabu (14/10/2026).
Dalam pemaparan materi, Yusuf menjelaskan biopori sebagai lubang vertikal yang dibuat di dalam tanah untuk membantu meningkatkan infiltrasi atau peresapan air. Lubang tersebut juga dapat digunakan untuk menguraikan sampah organik secara alami.

Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). (Humas)
Setelah sesi materi, mahasiswa dan warga mempraktikkan pembuatan LRB. Peserta diperkenalkan dengan peralatan yang dibutuhkan, cara memilih lokasi, serta teknik membuat lubang menggunakan bor biopori.
Warga juga mendapat penjelasan mengenai jenis sampah yang dapat dimasukkan ke dalam lubang, seperti daun kering, sisa sayuran, dan sampah organik rumah tangga lainnya. Pemeliharaan biopori secara berkala turut menjadi bagian dari edukasi agar lubang tersebut dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pembuatan biopori dapat membantu meningkatkan resapan air dan mengurangi potensi genangan jika kondisi tanah serta lokasi mendukung. Sampah organik di dalamnya juga dapat terurai dan menghasilkan material yang bisa dimanfaatkan sebagai kompos setelah matang.
Yusuf menerangkan, pembuatan biopori dimulai dengan menentukan lokasi, menyiapkan bor, lalu membuat lubang secara vertikal. Setelah itu, lubang diisi sampah organik secara bertahap. Hasil penguraian yang sudah matang dapat diambil untuk dimanfaatkan sebagai kompos.
Antusiasme warga selama praktik menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan langsung diharapkan membantu masyarakat memahami proses pembuatan biopori dan mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui program ini, mahasiswa Kesehatan Masyarakat UMS berharap warga Desa Purwogondo semakin terbiasa mengelola sampah organik dan menjaga resapan air. Pembuatan serta pemeliharaan biopori secara mandiri diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...
HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...
FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...
UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...
Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...
Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...
UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...
Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...
IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...
Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...
UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan
TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...
Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...






