Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMi Camp 2026 Jadi Ruang Mahasiswa UMS Bangun Jejaring Internasional

Fika Annisa Sholikhah, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 28 Agustus 2026 17:11 WIB
UMi Camp 2026 Jadi Ruang Mahasiswa UMS Bangun Jejaring Internasional
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti UMi Camp 2026, program perkemahan musim panas internasional yang digelar Universitas Negeri Malang (UM). (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti UMi Camp 2026, program perkemahan musim panas internasional yang digelar Universitas Negeri Malang (UM). Kegiatan yang berlangsung pada 14–24 Agustus 2026 tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara dan latar belakang budaya.

UMS mengirimkan sejumlah mahasiswa dalam kegiatan tersebut, di antaranya Alwy Ahmed dari Fakultas Agama Islam, Mercy Valle dari Magister Manajemen, serta Silivinosi T. Naulumatua dan Percia dari Teknik Sipil. UMi Camp 2026 diikuti peserta dari 64 negara dan melibatkan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi internasional, termasuk universitas dari China, Jepang, dan Uni Emirat Arab.

Keikutsertaan mahasiswa UMS menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan internasional, mengenal keberagaman budaya, sekaligus membangun jejaring dengan mahasiswa dari berbagai negara.

Salah satu peserta, Alwy Ahmed asal Kenya, menilai UMi Camp menjadi pengalaman yang bermakna. Ia mendapat kesempatan berinteraksi dengan peserta dari beragam latar belakang dan belajar membangun kerja sama di tengah perbedaan.

“UMi Camp memberikan saya kesempatan untuk bertemu dengan orang-orang dari berbagai latar belakang, budaya, dan keberagaman. Meskipun memiliki banyak perbedaan, kami belajar untuk bekerja sama, saling mendukung, dan membangun persahabatan yang berkesan,” ungkap Alwy, Jumat (28/8/2026).

Belajar dari Keberagaman Masyarakat

Pengalaman lintas budaya tidak hanya diperoleh melalui interaksi antarpeserta. Peserta UMi Camp juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kunjungan ke sebuah desa yang mayoritas penduduknya beragama Kristen.

Peserta tinggal bersama keluarga tuan rumah selama satu hari. Bagi Alwy, pengalaman tersebut memberikan pembelajaran mengenai pentingnya menghormati perbedaan agama dan budaya serta membangun kehidupan yang damai.

“Pengalaman tersebut mengajarkan saya pentingnya saling menghormati, memahami satu sama lain, dan hidup berdampingan secara damai dengan orang-orang yang memiliki perbedaan agama dan budaya,” jelasnya.

Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti UMi Camp 2026, program perkemahan musim panas internasional yang digelar Universitas Negeri Malang (UM).

Mahasiswa internasional Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengikuti UMi Camp 2026, program perkemahan musim panas internasional yang digelar Universitas Negeri Malang (UM). (Humas)

Peserta juga mengunjungi sejumlah sekolah dan berinteraksi dengan anak-anak. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mendorong pentingnya pendidikan dan budaya literasi.

Alwy mengaku terinspirasi melihat antusiasme anak-anak dalam belajar. Menurutnya, peserta dapat memberikan kontribusi sederhana untuk mendukung literasi dan pendidikan di masyarakat. “Melihat antusiasme anak-anak dalam belajar sangat menginspirasi. Saya bersyukur dapat berkontribusi, meskipun dalam hal kecil, untuk mendorong literasi dan pendidikan di masyarakat,” tuturnya.

Bagi Alwy, UMi Camp tidak sekadar menjadi kegiatan perkemahan internasional. Program tersebut menjadi ruang untuk belajar, bertukar budaya, mengabdi kepada masyarakat, sekaligus mengembangkan diri. “UMi Camp bukan sekadar perkemahan. Ini merupakan perjalanan untuk belajar, bertukar budaya, mengabdi kepada masyarakat, dan mengembangkan diri. Kenangan serta pelajaran yang saya dapatkan akan selalu saya ingat,” ujarnya.

Bangun Persahabatan Lintas Negara

Kesan positif juga disampaikan mahasiswa UMS lainnya, Silivinosi T. Naulumatua. Ia menilai UMi Camp menjadi pengalaman berkesan karena mempertemukannya dengan peserta dari berbagai budaya.

“UMi Camp 2026 di UM menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan dan berkesan bagi saya. Saya berkesempatan bertemu orang-orang baru, mendapatkan teman baru, belajar tentang berbagai budaya, dan berbagi pengalaman dengan peserta lainnya,” ungkapnya.

Menurut Silivinosi, aktivitas bersama, kerja sama kelompok, suasana kebersamaan, serta persahabatan yang terbangun menjadi bagian yang paling berkesan selama mengikuti kegiatan.

“Saya sangat menikmati berbagai kegiatan, kerja sama tim, canda tawa, dan persahabatan yang kami bangun selama kegiatan. UMi Camp bukan hanya tentang belajar, tetapi juga tentang menciptakan kenangan indah bersama,” tambahnya.

Keikutsertaan mahasiswa internasional UMS dalam UMi Camp 2026 sekaligus menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran di luar ruang akademik. Interaksi lintas negara dan keterlibatan dalam kegiatan masyarakat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, adaptasi, dan pemahaman terhadap keberagaman.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa UMS untuk berinteraksi dan berkontribusi di lingkungan global yang semakin terbuka dan beragam.

Berita Terbaru

PESMA UMS Latih Mahasantri Public Speaking dan Personal Branding

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pesantren Mahasiswa (PESMA) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasantri dengan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan membangun...

HMP PBSI FKIP UMS Selenggarakan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HMP PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menyelenggarakan kegiatan Latihan...

HMP PTI UMS Lolos Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 Melalui Inovasi Smart Farming

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berhasil lolos sebagai peserta Anugerah Abdidaya Ormawa 2026 melalui program PPK...

FKIP UMS Perkuat Peran Ormawa Melalui Diskusi Kelembagaan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Menggelar kegiatan bertajuk Diskusi Kelembagaan dan Penguatan Peran Oramawa FKIP UMS dengan Tema “FKIP...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

Tiga Mahasiswa UMS Raih Penghargaan di Putra-Putri Lawu 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih penghargaan dalam ajang Putra-Putri Lawu 2026, pemilihan duta wisata Kabupaten Karanganyar. Penghargaan tersebut diumumkan dalam malam...

Inovasi Deteksi Dini Stunting Mahasiswa UMS Raih Emas di BMEIIF 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Profesi Dokter Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aswa Arsa Kumala, meraih dua penghargaan internasional melalui inovasi GROWELL, sebuah platform pemantauan pertumbuhan...

Mahasiswa Kesmas UMS Edukasi Warga Purwogondo soal Biopori

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengedukasi warga Desa Purwogondo, Kecamatan Kartasura, tentang pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB). Kegiatan ini...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...

IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...

Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...