Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kesehatan

Mahasiswa UMS Kenalkan Tes Keseimbangan Fukuda pada Lansia di Karanganyar

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Jumat, 16 Oktober 2026 11:15 WIB
Mahasiswa UMS Kenalkan Tes Keseimbangan Fukuda pada Lansia di Karanganyar
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisioterapi mengenalkan pemeriksaan keseimbangan Fukuda kepada lansia di Desa Jetis, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. (Humas)

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisioterapi mengenalkan pemeriksaan keseimbangan Fukuda kepada lansia di Desa Jetis, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman lansia, khususnya pengidap hipertensi, mengenai pentingnya menjaga keseimbangan tubuh untuk mendukung aktivitas yang aman dan mandiri.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (27/9/2026) tersebut diikuti 33 lansia. Selain pemeriksaan keseimbangan, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, tinggi badan, dan berat badan.

Ketua panitia, Galang Qiant Pratama, mengatakan kegiatan ini memperkenalkan cara sederhana untuk mengamati perubahan arah dan posisi tubuh saat seseorang berjalan di tempat dengan mata tertutup.

“Melalui pemeriksaan ini, lansia diperkenalkan pada cara sederhana untuk mengamati perubahan arah atau posisi tubuh saat berjalan di tempat dengan mata tertutup. Pemahaman mengenai keseimbangan itu kami harapkan dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko jatuh dalam aktivitas sehari-hari,” ujar Galang saat diwawancarai pada Jumat (16/10/2026).

Menurut Galang, keseimbangan tubuh berperan penting dalam menunjang kemampuan lansia untuk berdiri, berjalan, dan berpindah posisi dengan aman. Karena itu, upaya menjaga keseimbangan perlu disertai pola hidup sehat, aktivitas fisik sesuai kemampuan, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Ia menegaskan, hasil tes Fukuda tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan adanya gangguan keseimbangan. Hasil pemeriksaan tersebut perlu dipertimbangkan bersama penilaian kesehatan lainnya.

“Semoga kegiatan ini tidak berhenti pada momen pelaksanaannya saja, melainkan dapat menumbuhkan kegiatan positif yang berkelanjutan, serta menjadi motivasi para lansia untuk menerapkan kebiasaan sehat yang dapat mengurangi risiko terjatuh akibat ketidakseimbangan tubuh dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisioterapi mengenalkan pemeriksaan keseimbangan Fukuda kepada lansia di Desa Jetis, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Fisioterapi mengenalkan pemeriksaan keseimbangan Fukuda kepada lansia di Desa Jetis, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar. (Humas)

Sebelum menjalani pemeriksaan, peserta mengikuti senam hipertensi pada pagi hari. Aktivitas fisik tersebut menjadi salah satu upaya menjaga kebugaran dengan gerakan yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta.

Selanjutnya, tim melakukan pemeriksaan kesehatan untuk memberikan gambaran awal mengenai kondisi tubuh lansia. Pengukuran tekanan darah menjadi salah satu perhatian utama mengingat peserta memiliki risiko kesehatan yang perlu dipantau secara berkala. Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat juga membantu peserta mengenali indikator kesehatan yang perlu diperhatikan.

Setelah pemeriksaan tersebut, mahasiswa menjelaskan prosedur tes keseimbangan Fukuda. Peserta diminta berjalan di tempat dengan mata tertutup, sementara tim mengamati perubahan arah dan posisi tubuh selama tes berlangsung.

Pemeriksaan ini menjadi sarana pengenalan penilaian keseimbangan. Namun, hasilnya tetap perlu ditafsirkan secara hati-hati dan, jika diperlukan, dilanjutkan dengan pemeriksaan tenaga kesehatan untuk memperoleh penilaian yang lebih menyeluruh.

Pada akhir kegiatan, peserta mendapatkan penjelasan mengenai hasil pemeriksaan kesehatan, hipertensi, dan tes keseimbangan Fukuda. Edukasi tersebut diharapkan membantu lansia memahami kondisi tubuh serta mendorong mereka menjaga pola hidup sehat, beraktivitas sesuai kemampuan, dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Fisioterapi UMS berharap kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lansia semakin meningkat. Pemahaman mengenai keseimbangan tubuh, disertai pemantauan kesehatan dan kebiasaan hidup sehat, diharapkan dapat mendukung lansia menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman dan mandiri.

Berita Terbaru

Waspada Abu Vulkanik Kembali Terhirup, Dosen UMS Ingatkan Cara Bersih-bersih yang Tepat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Hujan abu vulkanik setelah erupsi gunung api bukan berarti risiko kesehatan telah berakhir. Abu yang mengendap di jalan, rumah, sekolah, hingga tempat kerja...

UMS Perkuat Pendampingan 1.000 HPK untuk Percepat Penurunan Stunting di Sukoharjo

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Unit Kegiatan Mahasiswa Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (UKM PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo mengembangkan program pencegahan...

Finalis Putra Putri Solo 2026 Kunjungi RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Dukung Health Tourism

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – RS PKU Muhammadiyah Surakarta menerima kunjungan Finalis Putra Putri Solo 2026 dalam rangkaian Pemilihan Duta Wisata Putra Putri Solo 2026 di Aula...

Kanker Usus Besar Jadi Ancaman Serius, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Dorong Deteksi Dini

SURAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Kanker usus besar (kolorektal) menjadi salah satu ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius. Penyakit ini menempati peringkat ketiga sebagai penyebab kematian...

Anak Bukan Mesin Prestasi: Dilema Parenting Modern dan Krisis Kesehatan Mental

Suatu sore,  di sebuah klinik tumbuh kembang, seorang ibu muda menunduk dengan mata berkaca-kaca. Di sampingnya, anak laki-laki berusia tujuh tahun tampak diam, sesekali menggigit...

Kaji Tren AI dalam Perawatan Ibu Hamil, Dosen UMS Sabet Penghargaan Nasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Adam Fauzi Akbar meraih penghargaan Best E-Poster kategori Systematic Review/Original Article dalam ajang The...

Mengapa Serangan Jantung Sering Meningkat Setelah Iduladha?

Asap sate mulai mengepul sejak Rabu (27/5/2026) pagi. Aroma gulai dan tongseng memenuhi sudut-sudut kampung. Di banyak rumah, Iduladha selalu identik dengan pesta makan bersama...

RS PKU Muhammadiyah Surakarta Tebar Daging Kurban untuk Warga hingga PKL

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta melaksanakan penyembelihan hewan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Taman Parkir Karyawan RS PKU Muhammadiyah Surakarta, Kamis (28/5/2026). Kegiatan...

Tiga Kali Beruntun Raih Platinum, RS PKU Muhammadiyah Surakarta Jadi Role Model P2HIV/AIDS Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — RS PKU Muhammadiyah Surakarta meraih penghargaan kategori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS (P2HIV/AIDS) di tempat...

Teliti Risiko Jatuh Pasien Diabetes, Dosen UMS Raih Penghargaan di IPTRS Bangkok

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dosen Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Dwi Rosella Komala Sari, meraih penghargaan Outstanding Oral Presentation dalam International Physiotherapy Research Symposium...

Startup Karya Alumni UMS Ini Ingin Ubah Cara Ahli Gizi Indonesia Bekerja

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – NutriAI Pro, platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang khusus untuk profesi ahli gizi, resmi diluncurkan melalui webinar bertajuk “Resolusi Gizi Berbasis...

MDMC dan Aisyiyah Joyotakan Bersinergi, Bawa Layanan Kesehatan ke Permukiman Pascabanjir

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sepekan setelah banjir melanda wilayah Solo dan sekitarnya pada 15/4/2026, sejumlah lembaga Muhammadiyah bersinergi memberikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. Pemeriksaan kesehatan...