Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Pamer Prestasi Global, Bawa Pulang 4 Medali Emas di ISIF 2025

Roselia, Editor: Alan Aliarcham
Kamis, 20 November 2025 14:36 WIB
UMS Pamer Prestasi Global, Bawa Pulang 4 Medali Emas di ISIF 2025
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi dengan memperoleh 4 medali emas sekaligus dalam kompetisi 7th International Science and Invention Fair (ISIF) 2025. Ajang kompetisi tingkat internasional ini diselenggarakan di Bali, pada (12-15/11/2025). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi dengan memperoleh 4 medali emas sekaligus dalam kompetisi 7th International Science and Invention Fair (ISIF) 2025. Ajang kompetisi tingkat internasional ini diselenggarakan di Bali, pada (12-15/11/2025).

ISIF 2025 merupakan kompetisi dalam bidang sains dan teknologi yang mempertemukan inventor muda berprestasi dari berbagai belahan dunia. Perolehan prestasi ini menunjukan komitmen inovasi mahasiswa UMS yang mengintegrasikan teknologi dalam dunia kesehatan.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) UMS, Ahmad Kholid Alghofari, mengungkapkan prestasi ini sesuai target yang telah ditetapkan bahwa mahasiswa UMS mampu bersaing di kancah global.

“Prestasi ini menunjukan bahwa talenta dan inovasi mahasiswa kita mampu bersaing ditingkat global, serta menunjukan kualitas pendidikan dan pembinaan di UMS semakin meningkat,” ungkap Kholid saat dimintai keterangan, Kamis (20/11/2025).

Di antara 4 tim yang meraih medali emas, inovasi tim ‘Panda Spray’ mengusung ide penggunaan daun pandan sebagai pereda nyeri memukau juri melalui penggunaan kearifan lokal yang menjelma menjadi obat herbal. Inovasi ini menjadi solusi dalam mengurangi efek samping obat kimia melalui penerapan tanaman herbal.

Hilangkan Nyeri

Samiyem, selaku ketua tim ‘Panda Spray’ menjelaskan daun pandan dinilai sebagai sumber daya alam yang mudah ditemukan namun hanya digunakan sebagai tambahan pewarna dan pewangi makanan. Namun, menurut riset yang mereka lakukan daun pandan mengandung propanoida, alkaloid, dan tanin yang efektif dalam menghilangkan dan mengurangi nyeri.

“Karena waktu itu kita mikirnya kayak apa ya bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar kita tapi belum dimanfaatkan dengan baik gitu. Nah ternyata, ada daun pandan ternyata memang belum dimanfaatkan sebagai pereda nyeri juga,” jelasnya.

Tim selanjutnya, ‘Nansyi’ atau Nano Technology Syifa yang mengangkat sistem penghantaran obat berbentuk nanoemulsi dari benalu. Selama ini benalu dikenal sebagai tanaman parasit, tetapi mereka berusaha mengubah opini tersebut dengan menjadikan benalu sebagai obat anti-inflamasi.

Dalam wawancara Dany Hendrawan, sebagai ketua, menuturkan benalu sebagai nanoemulsi berfungsi mempercepat absorpsi obat dengan memaksimalkan penghantaran pada sel target, dan mengurangi dampak negatif penggunaan jangka panjang obat anti-inflamasi sintetis bagi tubuh.

“Obat anti-inflamasi yang digunakan oleh dokter itu NSS CID (Non Steroid Anti-Inflammatory Drug) dan dia menghambat Siklooksigenase-1 dan Siklooksigenase-2. Tetapi ketika dikonsumsi dalam jangka panjang,  dia punya masalah iritasi terhadap gastrointestinal, bagian sistem pencernaan, dan juga kardiovaskular, bagian sistem peredaran darah,” tutur ketua Nansyi itu.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi dengan memperoleh 4 medali emas sekaligus dalam kompetisi 7th International Science and Invention Fair (ISIF) 2025. Ajang kompetisi tingkat internasional ini diselenggarakan di Bali, pada (12-15/11/2025).

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi dengan memperoleh 4 medali emas sekaligus dalam kompetisi 7th International Science and Invention Fair (ISIF) 2025. Ajang kompetisi tingkat internasional ini diselenggarakan di Bali, pada (12-15/11/2025). (Humas)

Selain penggunaan daun pandan dan benalu, tim ‘Sunchips’ dengan kreasi snack alternatif obesitas berbentuk kue kering tipis menggunakan perpaduan tepung tinggi serat yang berasal dari biji bunga matahari, biji buah nangka sebagai pengganti tepung terigu, dan tepung jagung.

Afiza Fitriana Sabilla, sebagai salah satu perwakilan tim Sunchips, memaparkan saat ini Indonesia berada di peringkat kelima dalam kasus obesitas di negara-negara ASEAN. “Karena obesitas itu adalah salah satu penyakit yang membuat menjadi faktor masalah, akar masalahnya penyakit degeneratif. Penyakit tidak menular, seperti nanti bisa jadi jantung, kemudian stroke, dan lain-lain,” paparnya.

Beralih dari teknologi pangan, tim selanjutnya mempersembahkan ZIMO: A Next-Generation Gamified Digital Health Innovation to Overcome the Triple Burden of Malnutrition in Adolescents. Ketua tim, Hanifah Herawati, mengaku ‘ZIMO’ adalah aplikasi berbasis gamifikasi yang terintegrasi dengan Artificial Intelligent (AI) yang hadir dalam menjawab isu peningkatan kasus kekurangan gizi, kelebihan gizi, serta defisiensi mikronutrien yang masih banyak terjadi pada remaja Indonesia.

“Di dalamnya (ZIMO) terdapat fitur permainan yang membuat pengguna tetap termotivasi, serta pemantauan status gizi secara real time sehingga indeks massa tubuh (IMT) remaja dapat terpantau dan terus terupdate. Aplikasi ini juga terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI), memungkinkan pengguna memfoto makanan yang dikonsumsinya,” ucapnya.

Berita Terbaru

Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...

UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...

Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar

KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...

Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...

UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...

UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....

UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...

Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...

FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...

Atlet UMS Sumbang Emas untuk Indonesia di Kejuaraan Asia Pencak Silat 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Atlet Tapak Suci UMS, Kirana Tias Savira, berhasil mempersembahkan medali emas...

Lantik 79 Dokter Baru, FK UMS Tekankan Profesionalisme dan Pengabdian

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah 79 dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi di...