Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Guru Besar UMS Tawarkan Inovasi Teknologi IoT

Roselia, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 20 Januari 2026 16:20 WIB
Dukung Pembangunan Berkelanjutan, Guru Besar UMS Tawarkan Inovasi Teknologi IoT
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Prof. Heru Supriyono, Guru Besar Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dalam Jumpa Pers Senin (19/1/2026) memaparkan mengenai “Aplikasi Teknologi Instrumentasi dan Kendali untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Memperkuat riset akademik dan mewujudkan tercapainya tujuan program keberlanjutan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai institusi pendidikan kembali mengukuhkan lima guru besar dalam berbagai lintas disiplin keilmuan.

Pengukuhan ini berupaya memberikan pencapain akademik serta solusi jangka panjang berbasis keilmuan yang menjawab kebutuhan lingkungan masyarakat. Prof. Heru Supriyono, Guru Besar Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dalam Jumpa Pers Senin (19/1/2026) memaparkan mengenai “Aplikasi Teknologi Instrumentasi dan Kendali untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”.

Heru menyoroti transformasi sistem digital berbasis prosesor yang mampu mengolah sinyal listrik dari berbagai sensor. Dalam paparannya, Heru menjelaskan instrumentasi dan kendali elektronik yang terintegrasi dengan teknologi IoT berdampak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada asta cita ke-4 dan ke-5 dalam memperkuat pembangunan bidang sains dan teknologi, serta melanjutkan hilirisasi dan meningkatkan industrialisasi di Indonesia.

“Secara umum instrumentasi elektronik itu didefinisikan sebagai gabungan dari komponen elektronika yang disusun dari sebuah rangkaian atau sistem yang bekerja bersama-sama untuk mengolah sinyal listrik,” jelasnya kepada publik.

Penggunaan teknologi IoT, Heru menambahkan, bermanfaat dalam optmatisasi proses industri dengan meningkatkan efektivitas pada pekerjaan yang memerlukan tindakan repetitif atau pengendalian secara jarak jauh terkait pemantauan dan pengendalian lingkungan. “Sedangkan kalau kita menggunakan instrumentasi elektronik tidak ada capek secara fisik, tidak ada capek secara psikologis,” ungkap Heru.

Menariknya, dengan meluasnya jangkauan implementasi dalam pemantauan dan pengendalian, inovasi solutif ini dapat meminimalisir risiko bagi pengguna ketika mengidentifikasi suatu wilayah yang membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan.

Terbukti Efektif

Selain itu, sistem ini terbukti efektif meningkatkan pemantauan dengan keunggulan mampu merekam keseluruhan unsur hasil identifikasi dalam sebuah penyimpan data (pusat data) secara berkelanjutan sehingga dapat digunakan untuk proses penelitian selanjutnya.

Dalam pengembangan instrumentasi dan kendali, Heru akan menambah pada teknologi pendukung yang melibatkan sensor, prosesor yang kecil dan hemat daya namun mampu melakukan komunikasi kompleks, serta modul komunikasi data wireless.

Heru menegaskan penguasaan terhadap teknologi ini akan mewujudkan kemandirian masyarakat dalam mengikuti perkembangan teknologi dan revolusi industri. “Kemudian untuk membuat instrumentasi dan kendali ini meningkat produktivitasnya, efektivitasnya, dan efisiensi,” tegasnya.

Tantangan yang masih dihadapi, lanjutnya, dalam pengembangan instrumentasi dan kendali dengan teknologi IoT adalah diperlukannya teknologi pendukung (enabling technologies), di antaranya adalah teknologi sensor, teknologi prosesor dan komponen pendukung termasuk modul komunikasi data.

“Selain itu diperlukannya pemanenan energi untuk memberikan energi bagi sistem instrumentasi dan kendali yang diimplementasikan pada daerah yang terpencil (remote) yang jauh dari jaringan listrik atau untuk implementasi yang bergerak (mobile) yang tidak memungkinkan untuk selalu terhubung dengan sumber daya listrik dari jaringan listrik seperti PLN,” paparnya.

Selain dari sisi teknologi pendukung, tantangan berikutnya adalah bagaimana menggabungkan instrumentasi dan kendali, teknologi IoT dengan kecerdasan buatan (Artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas dan efisiensi.

Penguasaan terhadap teknologi di atas akan dapat mewujudkan kemandirian yang sangat mendukung otomatisasi proses yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan yang berkelanjutan mengikuti perkembangan teknologi dan revolusi indusri 4.0.

Berita Terbaru

Filosofi Teras Bantu Mahasiswa PAI UMS Kelola Aktivitas

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa perlu menyeimbangkan aktivitas akademik dan organisasi agar dapat mengembangkan kemampuan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia setelah lulus. Strategi tersebut menjadi pembahasan dalam...

Teknik Sipil UMS Bahas Inovasi Digital untuk Infrastruktur Tangguh Bencana

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong mahasiswa memperkuat kompetensi dalam pemanfaatan teknologi digital, evaluasi desain, dan manajemen proyek...

Siswa DIMSA Sragen Jelajahi Kampus UMS Lewat Teknologi VR

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) kepada siswa...

Dosen UMS Paparkan Model Pengembangan Wisata Berbasis Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Andika Sanjaya, menjadi salah satu pembicara utama (keynote speaker) dalam Virtual Language and Communication...

Kuliah Umum Pendidikan Matematika UMS Bahas Tantangan AI

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir matematis, literasi data, dan...

Mahasiswa Geografi UMS Kembangkan 3 Inovasi Cegah Kebakaran Hutan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memamerkan 12 gagasan inovasi dalam Geography Award for Innovation & Advancement (GAIA) 2026. Tiga di antaranya...

Teknik Mesin UMS Bahas Inovasi Material Berkelanjutan di ICOAMS 2026

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan The 9th International Conference on Advanced Materials Science (ICOAMS) 2026 untuk...

Abdidaya Ormawa 2026, UMS Boyong Tiga Penghargaan Nasional

MAKASSAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih tiga penghargaan dalam ajang Anugerah Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar,...

FIK UMS Matangkan Pendirian Program Profesi dan Doktor Kesehatan Masyarakat

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mematangkan persiapan pendirian Program Studi Profesi Kesehatan Masyarakat dan Program Doktor (S3) Kesehatan Masyarakat. Langkah...

Dosen University of Gothenburg Swedia Berbagi Inovasi AI di UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menghadirkan Imelda Taraj dari University of Gothenburg, Swedia, dalam program Visiting...

FEB UMS Inisiasi Kerja Sama Riset dan Publikasi dengan NCKU Taiwan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS) menjajaki kerja sama akademik dengan College of Management, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan....

Siswa SMA Muhammadiyah PK Solo Rasakan Kuliah di FEB UMS

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 23 siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat mengikuti program Sit In University di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta...