
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Memperkuat riset akademik dan mewujudkan tercapainya tujuan program keberlanjutan, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai institusi pendidikan kembali mengukuhkan lima guru besar dalam berbagai lintas disiplin keilmuan.
Pengukuhan ini berupaya memberikan pencapain akademik serta solusi jangka panjang berbasis keilmuan yang menjawab kebutuhan lingkungan masyarakat. Prof. Heru Supriyono, Guru Besar Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dalam Jumpa Pers Senin (19/1/2026) memaparkan mengenai “Aplikasi Teknologi Instrumentasi dan Kendali untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan”.
Heru menyoroti transformasi sistem digital berbasis prosesor yang mampu mengolah sinyal listrik dari berbagai sensor. Dalam paparannya, Heru menjelaskan instrumentasi dan kendali elektronik yang terintegrasi dengan teknologi IoT berdampak dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya pada asta cita ke-4 dan ke-5 dalam memperkuat pembangunan bidang sains dan teknologi, serta melanjutkan hilirisasi dan meningkatkan industrialisasi di Indonesia.
“Secara umum instrumentasi elektronik itu didefinisikan sebagai gabungan dari komponen elektronika yang disusun dari sebuah rangkaian atau sistem yang bekerja bersama-sama untuk mengolah sinyal listrik,” jelasnya kepada publik.
Penggunaan teknologi IoT, Heru menambahkan, bermanfaat dalam optmatisasi proses industri dengan meningkatkan efektivitas pada pekerjaan yang memerlukan tindakan repetitif atau pengendalian secara jarak jauh terkait pemantauan dan pengendalian lingkungan. “Sedangkan kalau kita menggunakan instrumentasi elektronik tidak ada capek secara fisik, tidak ada capek secara psikologis,” ungkap Heru.
Menariknya, dengan meluasnya jangkauan implementasi dalam pemantauan dan pengendalian, inovasi solutif ini dapat meminimalisir risiko bagi pengguna ketika mengidentifikasi suatu wilayah yang membahayakan bagi kesehatan dan keselamatan.
Terbukti Efektif
Selain itu, sistem ini terbukti efektif meningkatkan pemantauan dengan keunggulan mampu merekam keseluruhan unsur hasil identifikasi dalam sebuah penyimpan data (pusat data) secara berkelanjutan sehingga dapat digunakan untuk proses penelitian selanjutnya.
Dalam pengembangan instrumentasi dan kendali, Heru akan menambah pada teknologi pendukung yang melibatkan sensor, prosesor yang kecil dan hemat daya namun mampu melakukan komunikasi kompleks, serta modul komunikasi data wireless.
Heru menegaskan penguasaan terhadap teknologi ini akan mewujudkan kemandirian masyarakat dalam mengikuti perkembangan teknologi dan revolusi industri. “Kemudian untuk membuat instrumentasi dan kendali ini meningkat produktivitasnya, efektivitasnya, dan efisiensi,” tegasnya.
Tantangan yang masih dihadapi, lanjutnya, dalam pengembangan instrumentasi dan kendali dengan teknologi IoT adalah diperlukannya teknologi pendukung (enabling technologies), di antaranya adalah teknologi sensor, teknologi prosesor dan komponen pendukung termasuk modul komunikasi data.
“Selain itu diperlukannya pemanenan energi untuk memberikan energi bagi sistem instrumentasi dan kendali yang diimplementasikan pada daerah yang terpencil (remote) yang jauh dari jaringan listrik atau untuk implementasi yang bergerak (mobile) yang tidak memungkinkan untuk selalu terhubung dengan sumber daya listrik dari jaringan listrik seperti PLN,” paparnya.
Selain dari sisi teknologi pendukung, tantangan berikutnya adalah bagaimana menggabungkan instrumentasi dan kendali, teknologi IoT dengan kecerdasan buatan (Artificial intelligence/AI) untuk meningkatkan produktivitas, efektivitas dan efisiensi.
Penguasaan terhadap teknologi di atas akan dapat mewujudkan kemandirian yang sangat mendukung otomatisasi proses yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan yang berkelanjutan mengikuti perkembangan teknologi dan revolusi indusri 4.0.
UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...
Tim Pengabdian UMS Dorong Digitalisasi Dikdasmen PCM Kartasura
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendorong digitalisasi tata kelola dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF)...
IQT UMS Perkuat Tradisi Qira’at Bersanad di Pesantren
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Dosen dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkontribusi dalam pembinaan tahsin dan pembelajaran qira’at bersanad di...
Dosen UMS Bahas Desain Ideal Sistem Pemilu untuk Perkuat Kualitas Demokrasi
YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Desain sistem pemilihan umum (pemilu) berperan penting dalam menentukan kualitas demokrasi, keterwakilan politik, dan efektivitas pemerintahan. Karena itu, pembaruan sistem pemilu perlu mempertimbangkan keadilan...
UMS Perkuat Ketahanan Ekonomi dan Kesehatan Mahasiswa Muslim di Taiwan
TAIWAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) bertajuk “Penguatan Ketahanan Ekonomi dan...
Campus Visit MA Al Karim, FAI UMS Tekankan Peran Santri
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan akademik dari Madrasah Aliyah (MA) Al Karim, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi ruang...
UMS Jajaki Kolaborasi LinkedIn untuk Petakan Alumni Global
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kolaborasi dengan LinkedIn untuk memperkuat ekosistem karier, pemetaan alumni, kemitraan industri, dan reputasi internasional. Penjajakan ini diarahkan pada...
UMS Jajaki Kerja Sama ITPC Hamburg, Buka Karier ke Jerman
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjajaki kerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Hamburg untuk membuka peluang mobilitas lulusan tenaga kesehatan ke Jerman....
Profesor UMS Waston Masuk 25 Besar Dunia Bidang Pendidikan Islam
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Guru Besar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Waston, tercatat menempati peringkat ke-25 dunia dalam kategori Education and Islamic Studies berdasarkan Top 1000 Scholar...
Pura Mangkunegaran Jadi Ruang Archfest 2026, Arsitek dan Mahasiswa Kolaborasi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ikatan Alumni Teknik Arsitektur (IATA), Program Studi S1 Arsitektur, dan Program Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersinergi dalam penyelenggaraan Archfest 2026....
Warga Alasombo Belajar Akses JKN dan Bansos Bersama Kesmas UMS
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa PBL-1 Kelompok 9 Program Studi Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar sosialisasi dan konsultasi layanan kesehatan serta bantuan sosial bagi...
Alumnus FAI UMS Raih World Rank 4 Education and Islamic Studies
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Konsistensi dalam penelitian dan publikasi mengantarkan alumnus Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Mahmudulhassan atau Hasan, meraih World Rank 4 in...






