Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Ortom

Mahasiswa Keperawatan Unimus Luncurkan SLEEP-7 untuk Tingkatkan Kualitas Tidur Pasien Hipertensi

Tim Redaksi, Editor: Sholahuddin
Selasa, 4 Agustus 2026 11:31 WIB
Mahasiswa Keperawatan Unimus Luncurkan SLEEP-7 untuk Tingkatkan Kualitas Tidur Pasien Hipertensi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Unimus berfoto menunjukkan buku digital SLEEP-7 bersama dosen pembimbing, Prima Trisna Aji (tengah). [Humas].

SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Semangat inovasi dan budaya riset kembali ditunjukkan mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS). Menjelang penyelenggaraan Expo Mahasiswa Keperawatan 2026 yang akan berlangsung pada 7 Agustus 2026, lima mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan resmi meluncurkan inovasi bertajuk SLEEP-7 (Sleep Enhancement through Lifestyle Education and Evidence-Based Practice).

Siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com, belum lama ini, menyebutkan bahwa inovasi tersebut merupakan Model Keperawatan Digital Hibrida yang dirancang untuk membantu meningkatkan kualitas tidur pasien hipertensi melalui integrasi intervensi keperawatan berbasis bukti dengan pemanfaatan teknologi digital.  Inovasi tersebut diwujudkan dalam sebuah buku saku digital interaktif yang memadukan edukasi, panduan praktik, monitoring, serta pendampingan digital sehingga dapat digunakan secara mandiri oleh pasien maupun tenaga kesehatan.

Inovasi ini dikembangkan oleh Kesuma Wardhani, Masdalifa Anbiya, Riza Khoirun Nisa’, Ghina Raudhatul Jannah, dan Indika Azkiyatul Karima di bawah bimbingan Prima Trisna Aji, dosen Spesialis Keperawatan Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang. Peluncuran SLEEP-7 menjadi salah satu karya unggulan yang akan dipresentasikan pada Expo Mahasiswa Keperawatan FIKKES UNIMUS 2026. Sebagai rangkaian menuju expo, tim pengembang juga akan menyelenggarakan Bedah Buku SLEEP-7, sebuah forum ilmiah yang bertujuan memperkenalkan konsep, proses pengembangan, dasar evidence-based nursing, serta implementasi model keperawatan digital hibrida kepada sivitas akademika, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan menjadi media diseminasi hasil riset mahasiswa sekaligus memperkuat budaya akademik dan inovasi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Semarang.

Yang membedakan SLEEP-7 dari inovasi mahasiswa pada umumnya adalah luasnya luaran (output) yang berhasil dihasilkan. Inovasi ini tidak hanya berhenti pada pengembangan sebuah media edukasi, tetapi telah berkembang menjadi produk akademik dan pengabdian masyarakat yang komprehensif. Buku Saku Digital SLEEP-7 telah terdaftar secara resmi dengan Nomor QRSBN (QR Standard Book Number) sebagai identitas penerbitan digital, sehingga memperkuat legalitas dan pengakuan terhadap karya inovasi tersebut. Selain itu, hasil pengembangan SLEEP-7 juga telah menghasilkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) resmi, publikasi pada jurnal ilmiah nasional, poster ilmiah, video tutorial edukasi, buku panduan implementasi, pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat selama Expo, publikasi di berbagai media massa, serta menjadi dasar pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat mengenai pengendalian hipertensi dan peningkatan kualitas tidur. Seluruh luaran tersebut menunjukkan bahwa inovasi mahasiswa tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia pelayanan kesehatan.

Buku saku digital SLEEP-7 disusun secara modern dengan desain visual yang menarik serta mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Materinya meliputi edukasi mengenai hipertensi, hubungan kualitas tidur dengan tekanan darah, konsep Model Keperawatan Digital Hibrida SLEEP-7, panduan penerapan slow deep breathing, aromaterapi lavender, handgrip exercise, musik relaksasi, pendampingan digital melalui WhatsApp, sleep hygiene, pola makan sehat, aktivitas fisik, monitoring harian, hingga QR Code yang terhubung dengan video edukasi, formulir monitoring, media konsultasi, dan berbagai sumber informasi digital lainnya. Seluruh materi dikembangkan berdasarkan kajian ilmiah terkini sehingga mudah diterapkan secara mandiri oleh pasien hipertensi.

Ketua tim inovasi, Kesuma Wardhani, menjelaskan bahwa lahirnya SLEEP-7 berangkat dari tingginya angka pasien hipertensi yang mengalami gangguan kualitas tidur. Menurutnya, hingga saat ini sebagian besar intervensi masih dilakukan secara terpisah sehingga belum mampu memberikan pendampingan yang menyeluruh.

“Kami ingin menghadirkan sebuah inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. SLEEP-7 kami rancang sebagai model keperawatan digital hibrida yang mengintegrasikan tujuh intervensi keperawatan berbasis evidence ke dalam satu sistem yang saling melengkapi. Melalui pendekatan ini, pasien tidak hanya memperoleh edukasi, tetapi juga pendampingan, monitoring, serta motivasi secara berkelanjutan melalui media digital. Sejauh yang kami pelajari, konsep integrasi tujuh intervensi keperawatan dalam satu model digital seperti ini belum banyak dikembangkan. Harapan kami, inovasi ini dapat membantu pasien memperoleh kualitas tidur yang lebih baik, meningkatkan kepatuhan terhadap terapi, serta mendukung pengendalian tekanan darah sehingga kualitas hidup mereka semakin meningkat.”

Kesuma menambahkan bahwa keunggulan utama SLEEP-7 terletak pada integrasi antara intervensi keperawatan nonfarmakologis dan teknologi digital yang memungkinkan pasien tetap memperoleh edukasi dan pendampingan tanpa dibatasi ruang dan waktu. Dosen pembimbing, Prima Trisna Aji, mengungkapkan bahwa keberhasilan mahasiswa mengembangkan SLEEP-7 merupakan bukti bahwa pendidikan tinggi harus mampu menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kami selalu mendorong mahasiswa agar setiap penelitian tidak berhenti sebagai laporan akademik semata, tetapi mampu berkembang menjadi inovasi yang memiliki nilai implementasi. SLEEP-7 merupakan contoh nyata bagaimana hasil penelitian mahasiswa dapat ditransformasikan menjadi produk berbasis evidence yang lengkap, mulai dari buku saku digital yang telah memiliki Nomor QRSBN resmi, HKI, publikasi jurnal ilmiah, poster ilmiah, video edukasi, buku panduan, hingga program pengabdian kepada masyarakat. Inovasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengintegrasikan evidence-based nursing, teknologi digital, dan pelayanan kesehatan dalam satu model yang komprehensif. Kami berharap SLEEP-7 dapat menjadi referensi pengembangan model keperawatan digital di Indonesia serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan pasien hipertensi.”

Penghiliran Hasil Penelitian

Menurut Prima, budaya penghiliran hasil penelitian harus terus diperkuat sehingga setiap karya ilmiah mahasiswa tidak hanya menghasilkan publikasi, tetapi juga melahirkan inovasi yang dapat diterapkan di masyarakat, meningkatkan reputasi institusi, serta memberikan dampak nyata bagi pembangunan kesehatan nasional.

Pelaksanaan Bedah Buku SLEEP-7 dan keikutsertaan dalam EXPO Mahasiswa Keperawatan FIKKES UNIMUS 2026 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan inovasi tersebut kepada masyarakat luas. Pada kegiatan expo, tim mahasiswa juga akan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan edukasi kepada pengunjung sebagai bentuk implementasi langsung dari inovasi yang telah mereka kembangkan.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing, SLEEP-7 telah berkembang menjadi sebuah inovasi multidimensi yang mencakup penelitian, pendidikan, pelayanan kesehatan, publikasi ilmiah, media edukasi digital, serta pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran inovasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Muhammadiyah Semarang dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang mendorong lahirnya karya-karya inovatif, aplikatif, dan berdaya saing.

Dengan mengusung semangat “Research to Innovation, Innovation to Society”, SLEEP-7 diharapkan menjadi salah satu model keperawatan digital karya anak bangsa yang mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas tidur, pengendalian tekanan darah, dan kualitas hidup pasien hipertensi. Lebih dari itu, inovasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Semarang tidak hanya mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, tetapi juga mampu mentransformasikannya menjadi solusi kesehatan yang legal, terpublikasi, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Berita Terbaru

288 Siswa SMP Muhammadiyah Al-Kautsar Jajal VR dan Roblox UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan teknologi Virtual Reality (VR) dan platform...

RS UMS A.R. Fachrudin Layani Kesehatan Peserta Refleksi Milad ke-68 UMS

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) A.R. Fachrudin menerjunkan tim medis untuk memberikan layanan kesehatan kepada peserta Refleksi Hari Jadi ke-68 Universitas...

Ustaz Pujiono Bekali Kontingen HW Boyolali untuk Mahrojan Penghela di Pemalang

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kwartir Daerah Hizbul Wathan (Kwarda HW) Boyolali melepas 20 peserta kontingen Mahrojan Penghela yang akan berlaga di Pemalang pada 23–25 Oktober 2026. Pelepasan...

Milad ke-61, KOKAM Solo Tanamkan Keberanian Lewat Refleksi Sejarah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Solo akan menggelar kajian peringatan Milad ke-61 Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) sekaligus nonton bareng film Kedung...

Desa Cerdas IMM Abduh UMS Perkuat Pendidikan dan Lingkungan

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta (FAI UMS) menggelar Pengabdian dan Pemberdayaan Organisasi (PPO)...

RS UMS A.R. Fachrudin Ajukan Verifikasi Ambulans Gawat Darurat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Rumah Sakit UMS A.R. Fachrudin mengajukan verifikasi rekomendasi Ambulans Gawat Darurat kepada Dinas Kesehatan Kota Solo, Senin (19/10/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan...

Sekolah Muhammadiyah Karanggede Dukung Silaturahmi Akbar FGM

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Jajaran kepala sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede menyatakan dukungan terhadap Silaturahmi Akbar Forum Guru Muhammadiyah (FGM) yang dijadwalkan berlangsung pada 7 November...

FGM Boyolali Perkuat Dakwah dan Penerimaan Siswa Baru

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali, Pujiono, mengajak guru dan pengelola sekolah Muhammadiyah meninggalkan jejak kebaikan selama mengemban amanah. Ia juga mendorong...

UMS Dampingi PCA Gatak Bikin Minyak Jelantah Bernilai Ekonomi

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, mengolah minyak jelantah menjadi sabun cair pencuci piring. Program pengabdian masyarakat...

UMS Hadirkan Pakar Bangladesh dalam Pelatihan Herbal di Gatak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membekali anggota Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak, Sukoharjo, dengan pengetahuan budidaya dan pengolahan tanaman obat melalui pelatihan herbal berbahan...

MI Muhammadiyah 01 Manyaran Karanggede Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Ngasinan

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami krisis air bersih, Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 01 Manyaran, Karanggede, Kab. Boyolali menyalurkan bantuan air bersih...

UMS Peringkat 1 PTS dan 5 Nasional dalam THE WUR 2027

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menempati peringkat pertama perguruan tinggi swasta (PTS) dan peringkat kelima secara nasional dalam Times Higher Education (THE) World University...