Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Kajian Agama

Mensyukuri Kemerdekaan dengan Amal Saleh, Ini Pesan Dai MUI di Solo

Redaksi, Editor: Alan Aliarcham
Sabtu, 8 Agustus 2026 00:37 WIB
Mensyukuri Kemerdekaan dengan Amal Saleh, Ini Pesan Dai MUI di Solo
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, dalam khutbah bertema Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan RI ke-81 di Masjid AsSyiar Kompleks RRI Solo, Jumat (7/8/2026). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi umat Islam untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan melalui penguatan iman, ketakwaan, dan amal saleh, bukan sekadar perayaan seremonial.

Pesan tersebut disampaikan Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, dalam khutbah bertema Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan RI ke-81 di Masjid AsSyiar Kompleks RRI Solo, Jumat (7/8/2026).

Menurutnya, rasa syukur kepada Allah Swt. harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap agama, sesama manusia, lingkungan, serta membangun kehidupan yang membawa kemaslahatan. “Bangsa yang kuat adalah bangsa yang dihuni oleh pribadi-pribadi beriman, jujur, amanah, disiplin, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga terbebas dari berbagai perilaku yang merusak kehidupan.”Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari kemalasan, korupsi, kebencian, dan kerusakan moral,” katanya.

Perbanyak Amal Sosial

Dwi menjelaskan, iman dan takwa merupakan fondasi utama dalam membangun kehidupan yang harmonis sekaligus menjadi bekal meraih kebahagiaan dunia dan akhirat. Karena itu, umat Islam diajak terus memperkuat hubungan dengan Allah Swt. serta memperbanyak amal sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari ajaran Islam. Menurutnya, menjaga kebersihan, merawat alam, menghargai sesama, serta menaati aturan yang membawa kemaslahatan merupakan wujud syukur atas nikmat kemerdekaan.

Di akhir khutbah, guru Pendidikan Agama Islam SD Muhammadiyah itu mengajak jamaah memanjatkan doa sapu jagat sebagai harapan agar Indonesia senantiasa memperoleh kebaikan di dunia dan akhirat. “Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban naar.”

Ia berharap peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum memperkuat karakter bangsa yang berlandaskan iman dan takwa sehingga Indonesia semakin maju, damai, berkeadilan, dan memperoleh keberkahan dari Allah Swt. “Kemerdekaan menumbuhkan generasi yang bertakwa. Insyaallah Indonesia berdaulat, adil, dan makmur untuk semua,” ujarnya.

Berita Terbaru

Pengajian Kauman Bahas Makna Doa Keselamatan Dunia dan Akhirat

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Doa bukan sekadar bacaan yang dilafalkan setelah Salat, tetapi menjadi wujud penghambaan sekaligus pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan di hadapan Allah Swt....

Kajian Ahad Subuh Barokah Masjid Sidodadi Perkuat Iman dan Ukhuwah Jemaah

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Pajang bersama Pengurus Takmir Masjid Sidodadi Pajang, Laweyan, kembali menggelar Kajian Rutin Ahad Subuh Barokah, Ahad (26/7/2026). Kegiatan...

Kupas Tafsir Al-Baqarah 155-157, Dosen UMS Jelaskan Makna Ujian Hidup

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Ujian hidup kerap dipahami sebagai tanda ketidaksukaan Tuhan kepada manusia. Padahal, dalam perspektif Islam, ujian justru dapat menjadi bentuk kasih sayang Allah...

Langgar Agung Al Falah Kerten Gelar Pengajian Arloji Sambut 1 Muharam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Langgar Agung Al Falah Kerten Solo kembali menggelar Pengajian Arloji (Amanah Ora Lali Ndongo lan Ngaji) pada Malam Jumat Kliwon di Teras...

Momen Iduladha, Umat Diajak Perkuat Kepedulian Sosial

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Semangat pengorbanan dalam nilai spiritual menjadi tema utama Salat Iduladha yang digelar di Masjid Al-Ikhlas Bayan Krajan RT 4 RW 15, Kadipiro,...

Iman dan Takwa Jadi Kunci Keberkahan Kampung

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan kajian bertema “Kunci Kampung yang Berkah dan Bahagia” dalam Salat Subuh...

Doa sebagai Penyembuh: Sembuhkanlah Sakitmu dengan Dahsyatnya Kekuatan Doa

Di tengah dunia yang semakin bising, manusia modern sesungguhnya sedang memikul banyak luka yang tidak selalu tampak oleh mata. Ada tubuh yang sakit karena kelelahan,...

Pengajian Aisyiyah Kampung Sewu, Jatmiko Ingatkan Ketakwaan sebagai Solusi Langit

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Dai Champions Standardisasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dwi Jatmiko, menyampaikan pesan mendalam tentang ketakwaan sebagai solusi atas setiap persoalan hidup dalam...

Tafsir atau Tafsir-Tafsir-an? Bahaya Belajar Agama Tanpa Guru di Era Digital

Ada satu perubahan yang pelan-pelan terjadi dalam cara manusia memahami agama—dan sering kali luput disadari. Hari ini, belajar agama terasa semakin mudah. Cukup membuka TikTok,...

Pengajian di Masjid Darul Hayat Solo, Mubaligh Muhammadiyah: Bersyukur Itu Ibadah 24 Jam

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Anggota Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Cabang Solo Utara, Dwi Jatmiko, menyampaikan pengajian bertema “Charging Power Ketakwaan” di Masjid Darul Hayat Banyuanyar RT...

Bukan Sekadar Harta, Ini Warisan Terbaik Orang Tua Menurut Tafsir Al-Kahfi Ayat 82

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Orang tua kerap bersusah payah demi kebaikan hidup anaknya, rela bekerja keras pagi hingga malam demi menyiapkan kenyamanan hidup anak. Namun dalam...

Mendidik Anak dengan Kesabaran dalam Perspektif Al-Qur’an

Pendidikan  kesabaran  (ṣabr)  sebagai  salah  satu  nilai  fundamental  dalam  Al-Qur’an  sangat penting   untuk   pengembangan   karakter   manusia,   terutama   dalam   konteks   pendidikan. Pendidikan  karakter  sebaiknya  diterapkan  sejak ...