
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 83 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan field trip di Desa Wisata Pulesari, Turi, Kabupaten Sleman, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk profil pelajar yang tangguh, mandiri, dan berintegritas.
Mengusung tema The Power of We: Learning to Connect and Collaborate Challenges Together, kegiatan tersebut dirancang untuk mengintegrasikan penguatan karakter dengan pembelajaran berbasis pengalaman di luar kelas.
Koordinator Tim Kelas II, Rini Dewi Puspitasari, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengubah nilai-nilai teoretis yang dipelajari di sekolah menjadi praktik nyata melalui tantangan alam dan interaksi sosial di lingkungan pedesaan.
“Di Desa Wisata Pulesari, kami menempatkan murid pada situasi yang menuntut kejujuran, kerja keras, dan kepedulian. Kami ingin murid tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mental kuat serta empati terhadap sesama dan lingkungan,” ujarnya.

Sebanyak 83 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan field trip di Desa Wisata Pulesari, Turi, Kabupaten Sleman, Kamis (16/4/2026). (Humas)
Setelah menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam, rombongan disambut tim pemandu setempat. Kegiatan diawali dengan pembukaan, ice breaking, senam gerak, dan pembagian kelompok.
Secara bergiliran, setiap kelompok mengikuti sejumlah aktivitas edukatif, mulai dari petik salak, praktik membuat wajik salak, hingga susur sungai. Dalam kegiatan tersebut, murid menghadapi berbagai tantangan seperti jaring laba-laba, tangga air, jembatan goyang, titian bambu, dan hujan buatan.
Melalui kegiatan ini, sekolah menanamkan empat pilar utama pengembangan karakter: kemandirian dan kedisiplinan, gotong royong dan kecerdasan interpersonal, ketahanan mental dan keberanian, serta religiusitas dan cinta lingkungan.
Salah satu murid, Allarick Emirsyah Aryabima Wibowo, mengaku antusias mengikuti susur sungai. “Ini pertama kali saya ikut petualangan menyusuri sungai. Ternyata bukan hanya fisik yang harus siap, tetapi juga harus waspada untuk melewati rintangan,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan praktik membuat wajik salak. Dari sesi ini, murid belajar mengenal potensi bahan baku lokal, melatih keterampilan memasak, serta memahami peluang usaha kuliner. Sekolah berharap sepulang dari kegiatan ini, murid mengalami perubahan positif, terutama dalam hal inisiatif belajar, kepercayaan diri, dan kualitas interaksi sosial di lingkungan sekolah.
Rebranding Sekolah, SD Muhammadiyah PK Solo Perkuat Identitas Berkemajuan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengawali Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027 dengan memperkenalkan arah baru pengembangan sekolah melalui program rebranding....
SD Muhammadiyah 1 Solo Jadi Sekolah Percontohan Pembelajaran Mendalam dan AI
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo resmi ditetapkan sebagai sekolah model implementasi Pembelajaran Mendalam (PM) serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA). Penetapan ini menjadikan...
SMP Muhammadiyah PKBS Siapkan Generasi Ulul Albab Lewat Sistem Boarding School
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS) Surakarta mengusung perpaduan kurikulum nasional dan kurikulum pesantren sebagai fondasi pembelajaran. Sekolah yang berada di...
Majelis Dikdasmen PDM Solo Dorong SD Muhammadiyah 1 Solo Jadi Sekolah Mandiri
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo terus memperkuat transformasi menuju sekolah mandiri dan unggul melalui penyusunan arah pengembangan lembaga. Langkah tersebut ditopang visi...
SD Muhammadiyah 1 Solo Dampingi Pengembangan SMP Muhammadiyah PKBS sebagai Sister School
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo dipercaya menjadi sister school bagi SMP Muhammadiyah Program Khusus Boarding School (PKBS) Surakarta. Kemitraan ini diharapkan memperkuat...
Akhirussanah Pesma UMS, Mahasantri Didorong Jadi Insan Akademik Berakhlak
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pesantren Mahasiswa (Pesma) Internasional KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Akhirussanah Angkatan 24 pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum...
21 Kepala Sekolah Karangdowo Studi Tiru ke SD Muhammadiyah 1 Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 21 kepala sekolah di Kecamatan Karangdowo, Kabupaten Klaten, melakukan studi tiru ke SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut...
SMA Muhammadiyah PK Solo Awali Tahun Ajaran Baru dengan Semangat “Sebelas”
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SMA Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menggelar Awwalussanah Tahun Pelajaran 2026/2027 di Ballroom Puri Kencono, Hotel Lorin Colomadu, Sabtu (4/7/2026). Mengusung...
SMP Muhammadiyah PKBS Solo Usung Sekolah Berkualitas, Inklusif, dan Adaptif
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Misi pendidikan Islam berkemajuan dinilai semakin relevan dengan kebutuhan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai hamba Allah yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunah....
Jelang Raker 2026/2027, PonpesMu Manafi’ul Ulum Sambi Samakan Visi Guru
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Menjelang pelaksanaan Rapat Kerja (Raker) Tahun Ajaran 2026/2027, Pondok Pesantren Muhammadiyah (PonpesMu) Manafi’ul Ulum Sambi menggelar kegiatan capacity building bagi seluruh ustaz...
SD Muhammadiyah 1 Solo Bagikan Praktik Pengelolaan Sekolah Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — SD Muhammadiyah 1 Solo menerima kunjungan studi tiru dari SD Muhammadiyah 1 Kota Tegal, Jawa Tengah. Kegiatan ini digelar sebagai upaya peningkatan...
SMP Muhammadiyah PK Surakarta Raih Peringkat 22 Nasional TKA 2025/2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Surakarta menempati peringkat 22 nasional dalam hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP/MTs tahun ajaran 2025/2026. Selain itu,...






