Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Sekolah

Jauhkan Anak dari Gawai, SD Muhammadiyah PK Solo Hidupkan Dolanan Bocah

Nikmah Hidayati, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 25 Agustus 2026 08:18 WIB
Jauhkan Anak dari Gawai, SD Muhammadiyah PK Solo Hidupkan Dolanan Bocah
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026). (Humas)

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya mengenalkan kembali dolanan bocah yang semakin jarang dimainkan anak-anak di tengah maraknya penggunaan gawai.

Kegiatan yang berlangsung di hall lantai 4 sekolah tersebut tidak hanya menghadirkan permainan tradisional, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara murid, orang tua, dan sekolah. Kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang aktif sekaligus mempererat komunikasi antara sekolah dan paguyuban orang tua murid kelas III.

Koordinator Tim Kelas III, Lusia Wahyu Purbowati, mengatakan permainan tradisional memiliki nilai penting bagi tumbuh kembang anak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Kegiatan ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional anak atau dolanan bocah kepada para murid,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sekolah menggandeng Komunitas Anak Bawang Solo sebagai narasumber sekaligus pendamping permainan. Sebelum praktik dimulai, murid mendapatkan pengenalan mengenai sejarah, nilai, serta tata cara memainkan berbagai permainan tradisional.

Para murid kemudian diajak mencoba sejumlah dolanan bocah, antara lain egrang, cublak-cublak suweng, jamuran, dingklik oglak-aglik, bakiak, congklak, gasing, permainan batok kelapa, hingga membuat pedang dari janur kelapa.

Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026).

Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026). (Humas)

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Canda tawa dan semangat murid terdengar ketika mereka mencoba permainan yang sebagian besar belum pernah mereka mainkan sebelumnya. Aktivitas tersebut juga mendorong murid untuk berkomunikasi, bekerja sama, mengikuti aturan permainan, serta belajar menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif.

Menurut Lusia, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang mengembangkan aspek sosial, emosional, dan fisik anak.

Melalui aktivitas seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, serta menggunakan koordinasi tangan dan mata, murid mendapatkan pengalaman untuk melatih kemampuan motorik. Di sisi lain, permainan kelompok memberikan ruang bagi mereka untuk belajar berkomunikasi dan membangun kerja sama.

Salah satu pengurus paguyuban orang tua murid kelas III, Irma Nur Hidayati, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, permainan tradisional dapat menjadi alternatif bagi orang tua untuk mengajak anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai dengan cara yang menyenangkan.

“Kegembiraan bermain permainan tradisional menjadi alternatif konkret bagi orang tua untuk mengalihkan perhatian anak dari layar gawai tanpa harus menggunakan metode komando atau larangan,” ungkapnya.

Kegiatan Parents’ Day ditutup dengan pemberian congklak kepada seluruh murid perempuan dan gasing kepada seluruh murid laki-laki. Pemberian tersebut diharapkan mendorong murid untuk kembali memainkan permainan tradisional di luar kegiatan sekolah, baik di rumah maupun bersama teman.

Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo berupaya menjadikan permainan tradisional bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan. Dolanan bocah menjadi jembatan untuk mempertemukan aktivitas fisik, interaksi sosial, kreativitas, dan pelestarian budaya di tengah kehidupan anak yang semakin dekat dengan teknologi.

Berita Terbaru

SD Muhammadiyah 8 Solo Raih Prestasi di Apresiasi GTK Transformatif 2026

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SD Muhammadiyah 8 Jagalan Surakarta atau SD Mapan meraih dua prestasi dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Transformatif 2026 yang diselenggarakan...

SD Muhammadiyah PK Solo Borong 7 Medali di Olimpiade Sains Provinsi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Murid SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo meraih tujuh penghargaan dalam final Olimpiade Sains Muhammadiyah Jawa Tengah Season 5 (OSMJT 5) 2026....

Pererat Silaturahmi, 82 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Unjuk Kolaborasi di Salatiga

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 82 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo mengikuti kegiatan field trip edukatif di SD Muhammadiyah Plus Kota Salatiga...

Menyusuri Jejak Tauhid dalam Keris, Siswa SD Maheska ke Museum

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Keceriaan dan rasa ingin tahu mewarnai kegiatan siswa kelas 3 SD Muhammadiyah 14 Surakarta (SD Maheska) saat mengikuti study outdoor atau kegiatan kokurikuler...

IMM Siti Munjiyah UMS Bekali Siswa SD Kesiapsiagaan Banjir

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Siti Munjiyah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar edukasi mitigasi bencana...

Hari Batik Nasional, Murid SD Muhammadiyah PK Solo Sulam Peta Nusantara

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan edukatif untuk mengenal batik Nusantara melalui seni dan peta...

Milad 1 Dekade, SMA Muhammadiyah PK Solo Luncurkan Pusat Studi Literasi

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMA Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo meluncurkan Pusat Studi Literasi pada puncak perayaan milad satu dekade, Jumat (25/9/2026). Kehadiran pusat studi tersebut menjadi...

Perkuat Mutu Pendidikan, Kepala Madrasah Muhammadiyah se-Karanggede Ikuti Pendidikan Khusus

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dalam upaya mendongkrak mutu pendidikan dan memperkuat tata kelola kelembagaan, para Kepala Madrasah (Kamad) Muhammadiyah se-Kecamatan Karanggede, Boyolali, sukses menyelesaikan program Pendidikan Khusus Kepala...

Kenalkan Warisan Budaya, SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Gelar Edukasi Batik

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Peserta didik Bilingual Class Program SD Muhammadiyah 14 Danukusuman Surakarta mengikuti kunjungan edukasi ke Batik Gunawan Setiawan, Kauman, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini mengajak...

UMS dan MIM Luwang Sukoharjo Kolaborasi Bangun Kebiasaan Digital Sehat Anak

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi literasi digital kepada siswa Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Luwang, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini...

Murid Kelas II SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Eksplorasi Alam dan Sains di Salatiga Eco Park

SALATIGA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Sebanyak 82 murid kelas II SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo mengikuti kegiatan field trip edukatif di Salatiga Eco Park (SAE), Kumpulrejo,...

PK Competition 2026 SMP Muhammadiyah PK Solo Diikuti 237 Siswa SD/MI se-Solo Raya

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 237 siswa SD/MI dari berbagai daerah di Solo Raya mengikuti PK Competition 2026 yang digelar SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo,...