
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi upaya mengenalkan kembali dolanan bocah yang semakin jarang dimainkan anak-anak di tengah maraknya penggunaan gawai.
Kegiatan yang berlangsung di hall lantai 4 sekolah tersebut tidak hanya menghadirkan permainan tradisional, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara murid, orang tua, dan sekolah. Kegiatan dirancang untuk memberikan pengalaman bermain yang aktif sekaligus mempererat komunikasi antara sekolah dan paguyuban orang tua murid kelas III.
Koordinator Tim Kelas III, Lusia Wahyu Purbowati, mengatakan permainan tradisional memiliki nilai penting bagi tumbuh kembang anak, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
“Kegiatan ini bertujuan menghadirkan pengalaman belajar yang autentik dan bermakna sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional anak atau dolanan bocah kepada para murid,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, sekolah menggandeng Komunitas Anak Bawang Solo sebagai narasumber sekaligus pendamping permainan. Sebelum praktik dimulai, murid mendapatkan pengenalan mengenai sejarah, nilai, serta tata cara memainkan berbagai permainan tradisional.
Para murid kemudian diajak mencoba sejumlah dolanan bocah, antara lain egrang, cublak-cublak suweng, jamuran, dingklik oglak-aglik, bakiak, congklak, gasing, permainan batok kelapa, hingga membuat pedang dari janur kelapa.

Sebanyak 81 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo diajak kembali mengenal dan memainkan beragam permainan tradisional dalam kegiatan Parents’ Day bertema “Traditional Kids’ Games”, Sabtu (22/8/2026). (Humas)
Suasana kegiatan berlangsung meriah. Canda tawa dan semangat murid terdengar ketika mereka mencoba permainan yang sebagian besar belum pernah mereka mainkan sebelumnya. Aktivitas tersebut juga mendorong murid untuk berkomunikasi, bekerja sama, mengikuti aturan permainan, serta belajar menerima kemenangan dan kekalahan dengan sportif.
Menurut Lusia, permainan tradisional tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang mengembangkan aspek sosial, emosional, dan fisik anak.
Melalui aktivitas seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, serta menggunakan koordinasi tangan dan mata, murid mendapatkan pengalaman untuk melatih kemampuan motorik. Di sisi lain, permainan kelompok memberikan ruang bagi mereka untuk belajar berkomunikasi dan membangun kerja sama.
Salah satu pengurus paguyuban orang tua murid kelas III, Irma Nur Hidayati, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, permainan tradisional dapat menjadi alternatif bagi orang tua untuk mengajak anak mengurangi ketergantungan terhadap gawai dengan cara yang menyenangkan.
“Kegembiraan bermain permainan tradisional menjadi alternatif konkret bagi orang tua untuk mengalihkan perhatian anak dari layar gawai tanpa harus menggunakan metode komando atau larangan,” ungkapnya.
Kegiatan Parents’ Day ditutup dengan pemberian congklak kepada seluruh murid perempuan dan gasing kepada seluruh murid laki-laki. Pemberian tersebut diharapkan mendorong murid untuk kembali memainkan permainan tradisional di luar kegiatan sekolah, baik di rumah maupun bersama teman.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo berupaya menjadikan permainan tradisional bukan sekadar warisan budaya, tetapi juga bagian dari pengalaman belajar yang menyenangkan. Dolanan bocah menjadi jembatan untuk mempertemukan aktivitas fisik, interaksi sosial, kreativitas, dan pelestarian budaya di tengah kehidupan anak yang semakin dekat dengan teknologi.
Jadikan Momen Maulid Nabi untuk Tingkatkan Kepedulian Sesama
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. menjadi momentum bagi SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, memperbanyak selawat, serta menerapkan akhlak...
Alumni Jadi Inspirasi, SMP Muhammadiyah 1 Simpon Dorong Siswa Berani Bermimpi
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- SMP Muhammadiyah 1 Simpon Solo kembali menghadirkan kegiatan Alumni Inspiratif untuk memotivasi siswa dalam belajar dan meraih cita-cita. Kegiatan berlangsung di halaman sekolah,...
Kantin SD Muhammadiyah 1 Ketelan Jadi Kantin Sehat Percontohan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Dapur dan Kantin Sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Kota Solo, telah menjadi kantin percontohan di Kota Solo. Kantin sekolah di Jalan Kartini No. 1,...
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon Sampaikan 5 Pesan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Kepala SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, H.M. Rusmanto, menyampaikan lima pesan penting Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, sebagai...
SMP Muhammadiyah 1 Simpon Selenggarakan Refreshing Ideologi Al-Islam & Kemuhammadiyahan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-SMP Muhammadiyah 1 Simpon, Kota Solo, The Favourite School, menyelenggarakan kegiatan “Refreshing Ideologi: Meneguhkan Nilai AIK, Merekatkan Kebersamaan GTK”, Sabtu (22/8/2026) mulai pukul 08.00...
Generasi Alpha di Era AI, Orang Tua Perlu Perkuat Akidah dan Adab
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut orang tua lebih aktif mendampingi Generasi Alpha, anak-anak yang lahir pada 2010 hingga 2024. Penguatan keimanan,...
HUT ke-81 RI, SD Muhammadiyah PK Solo Tanamkan Nilai Kepahlawanan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 149 murid kelas V dan VI serta 50 guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti upacara peringatan...
Gelorakan Kemerdekaan, 479 Murid SD Muhammadiyah PK Solo Ikuti Lomba Pitulasan
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia mulai terasa di SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat, Kota Solo. Sebanyak 479 murid mengikuti...
Belajar Biologi Lebih Interaktif, Siswa SMA Batik 2 Solo Praktik Difusi dan Osmosis
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)...
Mahasiswa PLP UMS Belajar Pendampingan Anak Berkebutuhan Khusus
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung mengenai praktik pendidikan di sekolah, termasuk...
UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...
Bangun Spirit Teamwork, Guru SD Muhammadiyah Solo 16 Ikuti Capacity Building
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 49 guru dan tenaga kependidikan SD Muhammadiyah 16 Karangasem Solo mengikuti touring sekaligus capacity building di Kemuning, Karanganyar, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan...





