Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

UMS Terima Kunjungan Leadership Training PTMA Angkatan XI, Paparkan Penguatan Mutu dan Regenerasi Kepemimpinan

Alvian, Editor: Sholahuddin
Minggu, 23 November 2025 14:48 WIB
UMS Terima Kunjungan Leadership Training PTMA Angkatan XI, Paparkan Penguatan Mutu dan Regenerasi Kepemimpinan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Wakil Rektor II UMS, Prof. Muhammad Da'i (kanan), saat menyambut peserta Leadership Training bagi Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) Angkatan XI di ruang BPH Gedung Induk Siti Walidah UMS, Sabtu (22/11/2025). [Humas].

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menerima kunjungan peserta Leadership Training bagi Pimpinan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) Angkatan XI, Sabtu (22/11/2025), bertempat di Ruang Sidang BPH Gedung Induk Siti Walidah UMS.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menjadi bagian penting dalam penguatan tata kelola, peningkatan kapasitas pimpinan PTMA, serta konsolidasi pengembangan perguruan tinggi Muhammadiyah secara nasional.

Kunjungan tersebut diikuti jajaran pimpinan dari berbagai PTMA, mulai dari Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, UM Banjarmasin, UM Yogyakarta, UM Bintuni, STT Muhammadiyah AR Fachrudin Bojonegoro, UM Palangkaraya, UM Purworejo, hingga UM Kalimantan Timur. Kehadiran para pimpinan dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa hingga Kalimantan dan Papua ini menunjukkan luasnya jejaring PTMA dan besarnya harapan terhadap penguatan tata kelola pendidikan tinggi Muhammadiyah.

Wakil Rektor II UMS, Prof. Muhammad Da’i, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan komitmen UMS untuk terus berbagi praktik baik dalam pengelolaan perguruan tinggi. “UMS tahun ini berusia 67 tahun, sebuah usia yang menandakan kedewasaan institusi. Apa yang UMS capai hari ini tidak lepas dari perjalanan panjang, jatuh bangun, dan komitmen menjaga kualitas,” ujarnya.

Da’i menjelaskan bahwa keberlanjutan institusi menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa integritas, profesionalitas, dan soliditas adalah fondasi yang harus dijaga oleh setiap PTMA. “Kalau kredibilitas dan integritas runtuh, masyarakat tidak akan menitipkan putra-putrinya kepada kita. Kepercayaan itu harus dijaga,” katanya.  Dalam paparannya, ia juga menguraikan sejumlah pengalaman UMS dalam pengembangan program studi, peningkatan mutu layanan, hingga strategi menarik minat mahasiswa baru. Ia mencontohkan beberapa prodi yang dahulu hampir tutup, namun mampu kembali bangkit karena penguatan manajemen dan konsistensi peningkatan kualitas. Selain itu, ia menyoroti pentingnya inovasi, seperti pembukaan Program Studi Bisnis Digital, Sistem Informasi, dan Artificial Intelligence, yang terbukti diminati generasi baru.

Lima Agenda Utama

Kegiatan Leadership Training Angkatan XI ini juga membahas lima agenda utama Diktilitbang Muhammadiyah, yaitu: internasionalisasi AIK (Agama Islam dan Kemuhammadiyah0, penguatan sistem penjaminan mutu, pengembangan SDM dan regenerasi kepemimpinan, strategi marketing dan branding untuk penerimaan mahasiswa baru, serta penguatan kolaborasi dan kerja sama internasional. UMS menjadi salah satu rujukan PTMA karena rekam jejaknya dalam pengembangan mutu, pembinaan PTMA lainnya, hingga keberhasilan dalam menghasilkan pimpinan perguruan tinggi di berbagai wilayah.

Wakil Bendahara II Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Sutrisno saat di kampus UMS. [Humas].

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bendahara II Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Prof. Sutrisno, menyampaikan apresiasi terhadap kesiapan UMS yang sejak angkatan pertama selalu mendukung pelaksanaan Leadership Training ini. Ia menegaskan bahwa UMS memiliki peran besar dalam peningkatan kapasitas PTMA. “Sejak awal program ini dirintis, UMS selalu menjadi tempat strategis untuk bertukar pengalaman. Banyak PTMA yang berkembang karena pembinaan totalitas dari UMS,” ungkapnya.

Sutrisno juga menyoroti peran UMS dalam pengembangan SDM PTMA, termasuk pengiriman dosen ke luar negeri, pendampingan akreditasi, penguatan sistem mutu, hingga kolaborasi pada program nasional. Ia menyebut UMS sebagai contoh perguruan tinggi yang konsisten menjaga tradisi kualitas dan komitmen pada dakwah pendidikan Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, UMS menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat referensi pengembangan pendidikan tinggi Muhammadiyah. Kolaborasi antar-pimpinan PTMA diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan Muhammadiyah serta mendorong hadirnya perguruan tinggi yang unggul, tepercaya, dan berkontribusi bagi bangsa.

Berita Terbaru

Perkuat Dakwah Persyarikatan, UMS Latih Guru AUM Gatak Menulis Feature

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPPA) Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Gatak menggelar pelatihan menulis...

Prodi Arsitektur UMS Ajak Orang Tua Perkuat Dukungan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Dialog Akademik Bersama Orang Tua/Wali Mahasiswa 2026 secara daring, Rabu (15/7/2026)....

Leadership Training PTMA, UMS Berbagi Praktik Baik Branding dan PMB

YOGYAKARTA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berbagi praktik baik dalam penguatan branding, reputasi, dan strategi penerimaan mahasiswa baru (PMB) pada Leadership Training Pimpinan Perguruan...

Mahasiswa Farmasi Didorong Ciptakan Inovasi Kesehatan yang Berdampak

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya mendukung lahirnya inovasi bidang kesehatan melalui Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From...

PPK Ormawa IMM FIK UMS Latih Warga Musuk Olah Alpukat Jadi Selai dan Teh

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melatih masyarakat...

Pendidikan Matematika FKIP UMS Susun Kurikulum Fleksibel untuk Lulusan Berdaya Saing

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat komitmennya menghadirkan pendidikan yang relevan dengan...

Libatkan Pakar UNY dan UNS, Penjas FKIP UMS Matangkan Kurikulum Adaptif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat mutu pendidikan melalui kegiatan Review Dokumen...

Program Seribu Peta Desa UMS Perkuat Perencanaan Pembangunan Desa Waru

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Ketersediaan data geospasial yang akurat menjadi kebutuhan penting dalam mendukung pembangunan desa yang terarah dan berkelanjutan. Namun, masih banyak desa yang belum...

PPK Ormawa IMM FKIP UMS Gandeng BPBD Perkuat Ketangguhan Banjir Desa Carikan

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Tingginya risiko banjir di Desa Carikan, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, mendorong perlunya kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat kapasitas masyarakat menghadapi bencana. Menjawab...

Program One Dosen One AUM Perkuat Pendampingan Amal Usaha Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya memperkuat Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) melalui program One Dosen/Tenaga Kependidikan,...

KKN FIK UMS Bekali Warga Purbayan Penanganan Tersedak dan Gigitan Ular

SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Kelompok 28 menggelar sosialisasi dan demonstrasi penanganan kegawatdaruratan...

UMS Kembangkan Presensi Digital untuk Pengajian Muhammadiyah

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Transformasi digital tidak hanya merambah dunia pendidikan dan industri, tetapi juga mulai diterapkan dalam pengelolaan organisasi kemasyarakatan. Menjawab kebutuhan tata kelola dakwah...