
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Inovasi intervensi non-farmakologis kembali lahir dari dunia akademis. Dosen Spesialis Medikal Bedah Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Prima Trisna Aji, resmi meluncurkan buku ajar berjudul Terapi Kombinasi Rendam Kaki Air Hangat dan Relaksasi Nafas Dalam pada Penderita Hipertensi, Senin (16/2/2026). Buku tersebut dirilis secara nasional, telah ber-ISBN (nomor tercantum pada buku) serta resmi mendapatkan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Siaran pers yang diterima Muhammadiyahsolo.com beberapa hari lalu menyebutkan bahwa peluncuran buku ini bukan sekadar seremoni akademis. Karya tersebut merupakan luaran program Pengabdian kepada Masyarakat hibah LPPM Unimus Semarang, sekaligus jawaban atas persoalan kesehatan yang masih menjadi tantangan besar di Indonesia: tingginya angka kekambuhan hipertensi.
Hipertensi dikenal sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam karena sering tidak bergejala, namun berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Laporan kesehatan global terbaru menunjukkan masih banyak penderita hipertensi yang belum mencapai kontrol tekanan darah optimal, sehingga risiko kekambuhan dan komplikasi tetap tinggi.
Prima Trisna Aji menjelaskan bahwa buku ini lahir dari keprihatinannya terhadap pasien hipertensi yang kerap mengalami kenaikan tekanan darah berulang meski telah mendapatkan terapi obat. “Kami melihat bahwa pasien hipertensi sering kambuh karena faktor stres, gaya hidup, dan kurangnya intervensi mandiri yang konsisten di rumah. Buku ini kami susun sebagai panduan terapi pendamping yang mudah, murah, dan berbasis bukti ilmiah,” ujarnya.
Buku ajar tersebut disusun bersama Arief Shifyan Bhaidowy dan Elinda Rizkasari dengan menghadirkan pendekatan terstruktur yang mengintegrasikan dua metode sederhana, yaitu rendam kaki air hangat dan relaksasi napas dalam. Terapi kombinasi ini bekerja melalui mekanisme vasodilatasi perifer serta penurunan aktivasi sistem saraf simpatis, yang berkontribusi pada stabilisasi tekanan darah.
“Keunggulan terapi ini adalah alatnya tersedia di setiap rumah. Air hangat dan teknik pernapasan adalah sesuatu yang sangat sederhana, tetapi jika dilakukan dengan protokol yang benar dan konsisten, hasilnya signifikan,” tambah Prima.

Dosen Spesialis Medikal Bedah Unimus Luncurkan Buku Ajar untuk Kendalikan Kekambuhan Hipertensi
Elinda Rizkasari menegaskan bahwa buku ini tidak hanya memuat teori, tetapi juga panduan teknis lengkap, mulai dari durasi, frekuensi, langkah pelaksanaan, indikator evaluasi, hingga aspek keamanan. “Kami ingin buku ini menjadi referensi aplikatif, bukan hanya bahan bacaan. Mahasiswa, dosen, dan praktisi bisa menggunakannya sebagai dasar penelitian maupun implementasi di masyarakat,” jelasnya.
Kebaruan
Dari sisi kebaruan (novelty), buku ini menawarkan integrasi dua intervensi non-farmakologis dalam satu model terapi terstandar yang siap diterapkan di komunitas, klinik, maupun keluarga. Pendekatan ini menempatkan pasien sebagai subjek aktif dalam pengendalian penyakitnya, sejalan dengan paradigma self-care management modern.
Respons positif juga datang dari kalangan mahasiswa. Seorang mahasiswa dari sebuah kampus swasta, Sari, mengakui buku tersebut sangat membantu penelitian skripsinya yang tengah membahas hipertensi. “Buku ini sangat penting untuk penelitian saya karena protokol terapinya jelas dan bisa langsung diterapkan sebagai intervensi penelitian,” ujarnya.
Dengan terbitnya buku ajar ini, Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Unimus kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan inovasi berbasis riset yang berdampak langsung bagi masyarakat. Tidak hanya memperkaya khazanah akademis, karya tersebut diharapkan mampu menjadi solusi praktis dalam upaya pengendalian hipertensi secara berkelanjutan.
Peluncuran ini sekaligus menegaskan bahwa kontribusi akademisi tidak berhenti di ruang kuliah atau jurnal ilmiah, tetapi juga hadir nyata dalam menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.
UMS Lantik 30 Dokter Baru, Siap Layani Pasien dengan Senyum dan Sabar
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Program Profesi Dokter (PPD) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar upacara pelantikan dan pengambilan sumpah profesi dokter ke-57, Rabu (4/3/2026), di Hotel...
Menyibak Tren Olahraga, Antara FOMO dan Investasi Kesehatan Jangka Panjang
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Fenomena olahraga yang viral di media sosial kian marak di kalangan generasi muda. Mulai dari gym, fun run, thrill run, hingga olahraga paddle, linimasa...
Padukan Sains dan Spiritualitas, FK UMS Cetak Dokter Profesional dan Berintegritas
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Menjadi dokter bukan sekadar mengenakan jas putih, tetapi tentang kesiapan ilmu, mental, dan integritas. Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menunjukkan bagaimana proses...
Begadang Tarawih, Bangun Sahur, Lalu Tumbang
Ramadan selalu membawa perubahan ritme. Masjid lebih hidup, silaturahmi lebih hangat, dan malam terasa lebih panjang. Namun, di banyak rumah, perubahan itu juga berarti satu...
Virus Nipah Viral, Perlukah Masyarakat Indonesia Khawatir?
Belakangan ini, virus Nipah kembali menjadi perbincangan publik. Berbagai pemberitaan dan unggahan di media sosial menyebut virus ini sebagai penyakit berbahaya dengan tingkat kematian tinggi....
Ketika Influencer Menjadi Dokter Dadakan
Di beranda ponsel kita, influencer dengan kulit bening dan badan ideal menawarkan “jalan pintas” seperti: kapsul penurun berat badan yang “aman karena herbal”, gummy peningkat...
RS PKU Muhammadiyah Surakarta Raih Dua Penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Surakarta
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-RS PKU Muhammadiyah Surakarta kembali meraih prestasi dengan memperoleh dua penghargaan dari BPJS Kesehatan Cabang Surakarta dalam Pertemuan Penguatan Komitmen Mutu Layanan dan Kerja...
Hari Kusta Sedunia, FK UMS Ajak Warga Ubah Stigma Menuju Empati
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Indonesia menduduki peringkat ketiga tertinggi dengan kasus penyakit kusta dengan total 12.798 kasus baru terutama pada daerah-daerah tropis. Menjawab hal tersebut, Fakultas Kedokteran (FK)...
Dinkes Solo-SD Muhammadiyah 20 Sidorejo Sinergi Bangun Fondasi Generasi Emas 2045
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kesehatan merupakan aset paling berharga bagi sebuah bangsa, terutama dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045. Menyadari hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo...
UMS Perkuat Panularan Peduli TBC dan Berketahanan Iklim dengan Energi Bersih
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menghadirkan terobosan baru dalam upaya pencegahan Tuberkulosis (TBC) dan adaptasi iklim dengan memasang sistem panel surya di Rusunawa I Begalon...
Pelayanan Inklusif dan Standar Tinggi, RS UMS A.R. Fachrudin Siap Layani Warga
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta (RS UMS) AR Fachrudin terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, ramah, dan tanpa diskriminasi bagi seluruh...
Kantongi Beasiswa Riset, Alumni Gizi UMS Siap Kontribusi untuk Kesehatan Lansia Dunia
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Prestasi membanggakan kembali hadir dari alumni Program Studi Gizi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Saminur Fauzan, yang saat ini melanjutkan studi Master by Research di...





