PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Di tengah meningkatnya ancaman siber dan tuntutan kepatuhan regulasi, pendekatan keamanan berbasis use case menjadi kunci dalam membangun sistem pertahanan digital yang efektif.
Berulangnya kasus peretasan dan kebocoran data di berbagai institusi pemerintah menunjukkan persoalan mendasar dalam keamanan siber nasional belum sepenuhnya teratasi. Dosen Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aditya Nur Cahyo, menilai persoalan utama bukan semata teknologi, melainkan kompetensi pengelolaan dan proses keamanan yang belum berjalan konsisten.
Ia menyebut banyak insiden kebocoran data berasal dari kelemahan dasar pengelolaan sistem. Menurutnya, sejumlah kasus menunjukkan kelemahan dasar pengelolaan sistem, mulai dari pengaturan kata sandi, manajemen akses, hingga manajemen tata kelola sistem digital yang dinilai tidak ketat.
Kondisi tersebut mencerminkan masih adanya celah dalam pengelolaan keamanan sistem di tingkat institusi. Aditya menilai keamanan siber tidak bisa dipandang sebagai produk yang selesai dipasang, melainkan proses berkelanjutan.
Sistem keamanan harus terus diperbarui karena serangan siber berkembang seiring waktu. “Keamanan itu proses. Harus terus di-update, ditambal, dan diawasi. Hacker dan defender itu seperti kucing dan tikus, saling mengejar,” ujar akademisi di bidang siber ini, Jumat (13/2/2026).

Dosen Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Aditya Nur Cahyo,. (Humas)
Ia juga menyoroti ancaman tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam sistem. Kasus penyalahgunaan akses oleh ‘orang dalam’ menjadi risiko yang perlu diantisipasi dengan mengatur hak akses dan pengawasan yang berlapis. Tanpa pengawasan atau pemantauan berkelanjutan, keamanan siber rawan dan tidak cukup dalam menahan ancaman siber.
Menurutnya, layanan publik yang berbasis digital harus menerapkan standar keamanan yang terukur dan diaudit secara berkala oleh pihak yang independen. Penggunaan vendor atau pihak ketiga juga harus disertai dengan mempertimbangkan kualitas layanan dan kepatuhan terhadap standar keamanan. Audit rutin dinilai penting untuk memastikan sistem tetap berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Aditya menilai sektor instansi pemerintah daerah dan sektor sekolah termasuk sektor yang rentan karena keterbatasan dalam pengelolaan teknis. Banyak sistem menggunakan platform yang membutuhkan pembaruan rutin, namun tidak selalu ditangani oleh administrator khusus. Kondisi ini membuka celah keamanan yang dapat dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Selain penguatan keamanan di tingkat institusi, edukasi kepada masyarakat dinilai penting. Dampak kebocoran data sering langsung dirasakan oleh masyarakat, seperti penipuan melalui nomor telepon atau aplikasi. Literasi digital dinilai perlu diperkuat agar masyarakat lebih waspada terhadap ancaman siber dan potensi penyalahgunaan data.
Aditya mendorong penguatan tata kelola keamanan digital berbasis standar, peningkatan kompetensi pengelola sistem, serta audit berkelanjutan. Pendekatan berbasis use case perlu diterapkan untuk menjaga sistem keamanan data, agar perlindungan data publik dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Paradoks Era Digital: Demokratis, tapi Krisis Etika
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Perkembangan teknologi digital membuka ruang kebebasan baru bagi masyarakat dalam menyuarakan suara, menyampaikan pengalaman, hingga mengawasi kekuasaan. Namun, di balik peluang tersebut, muncul persoalan...
Ustaz Adi Sulistyo Isi Kajian Bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah Kota Solo
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Kajian bakda Subuh di Masjid Balai Muhammadiyah PDM Kota Solo, Jumat (13/03/2026), diisi oleh Ustaz Adi Sulistyo yang menyampaikan materi tentang kriteria...
Mahasantri Pondok Shabran UMS Inisiasi Ramadhan Island Fest 1447 H di Raja Ampat
RAJA AMPAT, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Mahasantri Pondok Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang juga Dai Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah (LDK PP Muhammadiyah), Ari Hardianto, menggagas penyelenggaraan...
Bank Jateng Syariah KCPS UMS Gelar Jalan Senja Bersama Mitra UMKM
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai kegiatan Jalan Senja yang digelar oleh Bank Jateng Syariah KCPS UMS bersama para pelaku UMKM di wilayah Menco Raya, Kartasura, Sukoharjo, Rabu...
Negara vs Big Tech: Dosen FHIP UMS Soroti Kedaulatan Digital Indonesia
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dalam memberikan peringatan keras kepada raksasa teknologi Meta dinilai sebagai momentum krusial penegasan kedaulatan digital nasional. Peringatan...
Tokoh Masyarakat Apresiasi Silaturahmi Ramadan UMS, Dorong Kolaborasi Dakwah
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Kegiatan Pengajian Ramadan dan Silaturahmi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi positif dari para tokoh masyarakat dan takmir masjid di sekitar kampus....
Menurunnya Minat Menjadi Anggota BEM, Pembina Soroti Tantangan Aktivisme 4.0
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) melaksanakan pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS yang bertempat di Aula Gedung...
Pelantikan Pengurus BEM FKIP UNS: Dekan dan Wakil Dekan Mendorong Mahasiswa Berkarakter “Juara”
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) secara resmi melantik 181 pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP UNS dalam sebuah prosesi...
Pesantren Jurnalistik Muhammadiyah Jateng Pacu Akselerasi Dakwah Digital
SEMARANG, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Jurnalistik merupakan bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar yang dilakukan melalui tulisan. Profesi ini dinilai sangat mulia, bahkan telah dicontohkan oleh KH Ahmad...
Andy Ratmanto Sampaikan Kultum Salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah Danukusuman
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Ketua Majelis Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM Banjarsari, Kota Solo, Andy Ratmanto, belum lama ini menyampaikan kultum salat Tarawih di Masjid Al-Hikmah yang dikelola...
FGM Boyolali Siapkan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah Se-Kabupaten
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Kabupaten Boyolali menggelar rapat koordinasi persiapan Halal Bihalal Guru Muhammadiyah se-Kabupaten Boyolali baik guru SD/MIM, SLTP/MTSM/ SLTA Muhammadiyah pada Selasa...
Membangun Cabang dan Ranting Perlu Kolaborasi
Ketua Lembaga Pengembangan Cabang, Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCRPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Sumanto, mengatakan lembaganya sudah menyiapkan indikator-indikator untuk memonitor perkembangan Muhammadiyah...






