Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Dosen UMS Antar Atlet RI Raih Emas ASEAN Para Games 2025, Bukti Kampus Unggul Olahraga Inklusif

Yusuf Humas UMS, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 10 Februari 2026 16:14 WIB
Dosen UMS Antar Atlet RI Raih Emas ASEAN Para Games 2025, Bukti Kampus Unggul Olahraga Inklusif
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Dosen Atletik dan Olahraga Paralimpik Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Akhmad Azlan Khoirur Rozikin, kembali mengharumkan nama bangsa sekaligus institusi. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Dosen Atletik dan Olahraga Paralimpik Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Akhmad Azlan Khoirur Rozikin, kembali mengharumkan nama bangsa sekaligus institusi.

Ia sukses mengantarkan atlet binaannya meraih medali emas pada ajang “The 33rd ASEAN Para Games 2025 Thailand” sebagai Pelatih Cabang Olahraga Atletik Tim Nasional Indonesia. Pada kejuaraan olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut, Tim Nasional Atletik Indonesia mencatatkan prestasi gemilang.

Mereka melampaui target yang telah ditetapkanNational Paralympic Committee (NPC) Indonesia kepada pemerintah. Target awal sebanyak 85 medali emas berhasil terlampaui secara signifikan. “Alhamdulillah, pada pelaksanaannya kita berhasil meraih 135 medali emas dan 145 medali perunggu. Secara peringkat juga melampaui target, dari yang semula menargetkan tiga besar, kita berhasil finis di peringkat kedua ASEAN,” ujar Akhmad Azlan saat diwawancarai pada Selasa, (10/2/2026).

Capaian tersebut menempatkan Indonesia tepat di bawah tuan rumah Thailand, yang diakui memiliki keunggulan sebagai penyelenggara. Meski demikian, hasil tersebut menjadi bukti peningkatan signifikan performa atletik Indonesia di level regional.

Dalam tim kepelatihan NPC Indonesia, Akhmad Azlan berperan aktif membina atlet-atlet yang berada di bawah tanggung jawabnya. Ia fokus membenahi aspek teknik, kecepatan, dan kekuatan (power) sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing atlet. “Peran pelatih sangat krusial. Kita harus mampu melihat secara visual kekurangan atlet, lalu memperbaikinya melalui pendekatan teknik dan latihan yang tepat,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem kepelatihan Timnas Atletik Indonesia terdiri atas kepala pelatih dan beberapa pelatih pendamping yang masing-masing membawahi atlet tertentu. Pembagian peran tersebut membuat proses pembinaan berjalan lebih efektif dan terarah.

Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak, terutama NPC Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Menurut Akhmad Azlan, fasilitas sarana dan prasarana yang diberikan sangat membantu kelancaran pemusatan latihan nasional. “NPC Indonesia dan Kemenpora memfasilitasi kami secara maksimal, mulai dari tempat latihan, akomodasi, hingga kebutuhan atlet. Atlet jadi bisa fokus berlatih tanpa terbebani hal-hal teknis di luar latihan,” ungkapnya.

Dosen Atletik dan Olahraga Paralimpik Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Akhmad Azlan Khoirur Rozikin, kembali mengharumkan nama bangsa sekaligus institusi.

Dosen Atletik dan Olahraga Paralimpik Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Akhmad Azlan Khoirur Rozikin, kembali mengharumkan nama bangsa sekaligus institusi. (Humas)

Pemusatan latihan atletik disabilitas sendiri dilaksanakan di training center Karanganyar, tepatnya di kawasan Delingan, yang disediakan khusus dan tidak bercampur dengan fasilitas umum. Hal tersebut dinilai mempermudah pengawasan dan efektivitas program latihan.

Dukungan juga datang dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Akhmad Azlan menegaskan UMS, khususnya Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP, memberikan kepercayaan dan dukungan moril penuh atas perannya sebagai pelatih atlet disabilitas di level internasional. “UMS memberikan kepercayaan besar kepada saya untuk mendampingi atlet disabilitas. Dukungan moril ini sangat berarti dalam proses kepelatihan,” ujarnya.

Menurutnya, fase paling krusial dalam pendampingan atlet adalah masa pra-pertandingan. Pada fase ini, pelatih dituntut mampu membangun mental bertanding dan kepercayaan diri atlet agar siap tampil maksimal di arena.

Pengalaman panjang Akhmad Azlan sejak ASEAN Para Games Myanmar 2013, Korea, Singapura, hingga Thailand 2025 menjadi bekal berharga dalam menangani atlet disabilitas dengan berbagai karakteristik, termasuk atlet dengan hambatan visual yang membutuhkan pendekatan dan metode latihan khusus.

Ia juga menekankan relevansi kuat antara olahraga disabilitas dengan pembelajaran adaptif yang dikembangkan di UMS. Keberadaan mata kuliah olahraga paralimpik, perencanaan program latihan, ilmu gizi, serta tes dan pengukuran dinilai sangat mendukung strategi kepelatihannya. “Keilmuan yang dikembangkan di Pendidikan Jasmani UMS sangat aplikatif. Ini bukan hanya relevan untuk prestasi, tetapi juga membentuk pelatih yang memahami olahraga inklusif,” tegasnya.

Lebih jauh, Akhmad Azlan menilai kurikulum Pendidikan Jasmani UMS berperan penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan empati terhadap atlet disabilitas.

Melalui prestasi ini, lanjutnya, UMS kembali menegaskan kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang olahraga, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung olahraga inklusif dan prestasi atlet disabilitas di tingkat nasional hingga internasional.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...