
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Dosen Atletik dan Olahraga Paralimpik Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Akhmad Azlan Khoirur Rozikin, kembali mengharumkan nama bangsa sekaligus institusi.
Ia sukses mengantarkan atlet binaannya meraih medali emas pada ajang “The 33rd ASEAN Para Games 2025 Thailand” sebagai Pelatih Cabang Olahraga Atletik Tim Nasional Indonesia. Pada kejuaraan olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut, Tim Nasional Atletik Indonesia mencatatkan prestasi gemilang.
Mereka melampaui target yang telah ditetapkanNational Paralympic Committee (NPC) Indonesia kepada pemerintah. Target awal sebanyak 85 medali emas berhasil terlampaui secara signifikan. “Alhamdulillah, pada pelaksanaannya kita berhasil meraih 135 medali emas dan 145 medali perunggu. Secara peringkat juga melampaui target, dari yang semula menargetkan tiga besar, kita berhasil finis di peringkat kedua ASEAN,” ujar Akhmad Azlan saat diwawancarai pada Selasa, (10/2/2026).
Capaian tersebut menempatkan Indonesia tepat di bawah tuan rumah Thailand, yang diakui memiliki keunggulan sebagai penyelenggara. Meski demikian, hasil tersebut menjadi bukti peningkatan signifikan performa atletik Indonesia di level regional.
Dalam tim kepelatihan NPC Indonesia, Akhmad Azlan berperan aktif membina atlet-atlet yang berada di bawah tanggung jawabnya. Ia fokus membenahi aspek teknik, kecepatan, dan kekuatan (power) sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing atlet. “Peran pelatih sangat krusial. Kita harus mampu melihat secara visual kekurangan atlet, lalu memperbaikinya melalui pendekatan teknik dan latihan yang tepat,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem kepelatihan Timnas Atletik Indonesia terdiri atas kepala pelatih dan beberapa pelatih pendamping yang masing-masing membawahi atlet tertentu. Pembagian peran tersebut membuat proses pembinaan berjalan lebih efektif dan terarah.
Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak, terutama NPC Indonesia dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Menurut Akhmad Azlan, fasilitas sarana dan prasarana yang diberikan sangat membantu kelancaran pemusatan latihan nasional. “NPC Indonesia dan Kemenpora memfasilitasi kami secara maksimal, mulai dari tempat latihan, akomodasi, hingga kebutuhan atlet. Atlet jadi bisa fokus berlatih tanpa terbebani hal-hal teknis di luar latihan,” ungkapnya.

Dosen Atletik dan Olahraga Paralimpik Program Studi Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Akhmad Azlan Khoirur Rozikin, kembali mengharumkan nama bangsa sekaligus institusi. (Humas)
Pemusatan latihan atletik disabilitas sendiri dilaksanakan di training center Karanganyar, tepatnya di kawasan Delingan, yang disediakan khusus dan tidak bercampur dengan fasilitas umum. Hal tersebut dinilai mempermudah pengawasan dan efektivitas program latihan.
Dukungan juga datang dari Universitas Muhammadiyah Surakarta. Akhmad Azlan menegaskan UMS, khususnya Program Studi Pendidikan Jasmani FKIP, memberikan kepercayaan dan dukungan moril penuh atas perannya sebagai pelatih atlet disabilitas di level internasional. “UMS memberikan kepercayaan besar kepada saya untuk mendampingi atlet disabilitas. Dukungan moril ini sangat berarti dalam proses kepelatihan,” ujarnya.
Menurutnya, fase paling krusial dalam pendampingan atlet adalah masa pra-pertandingan. Pada fase ini, pelatih dituntut mampu membangun mental bertanding dan kepercayaan diri atlet agar siap tampil maksimal di arena.
Pengalaman panjang Akhmad Azlan sejak ASEAN Para Games Myanmar 2013, Korea, Singapura, hingga Thailand 2025 menjadi bekal berharga dalam menangani atlet disabilitas dengan berbagai karakteristik, termasuk atlet dengan hambatan visual yang membutuhkan pendekatan dan metode latihan khusus.
Ia juga menekankan relevansi kuat antara olahraga disabilitas dengan pembelajaran adaptif yang dikembangkan di UMS. Keberadaan mata kuliah olahraga paralimpik, perencanaan program latihan, ilmu gizi, serta tes dan pengukuran dinilai sangat mendukung strategi kepelatihannya. “Keilmuan yang dikembangkan di Pendidikan Jasmani UMS sangat aplikatif. Ini bukan hanya relevan untuk prestasi, tetapi juga membentuk pelatih yang memahami olahraga inklusif,” tegasnya.
Lebih jauh, Akhmad Azlan menilai kurikulum Pendidikan Jasmani UMS berperan penting dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial dan empati terhadap atlet disabilitas.
Melalui prestasi ini, lanjutnya, UMS kembali menegaskan kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia unggul di bidang olahraga, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung olahraga inklusif dan prestasi atlet disabilitas di tingkat nasional hingga internasional.
Pengabdian Masyarakat, Program Studi Profesi Psikolog UMS Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Siswa SMP
KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema kesehatan mental bagi siswa baru...
Program Profesi Psikolog UMS Sampaikan Psikoedukasi di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura
KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema “Membangun Muhjitos Team yang...
Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...
UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...
Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...
Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...
UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...
UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....
UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...
Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...
FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...
Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...






