
BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) merealisasikan program “Gerakan Desa Bijak Sampah” di Desa Batan, Kabupaten Boyolali.
Rangkaian program yang dimulai sejak pertengahan November hingga puncaknya pada Minggu (7/12/2026), berhasil menginisiasi sekaligus meresmikan berdirinya Bank Sampah “Kedon Indah” sebagai solusi pengelolaan limbah rumah tangga bagi warga setempat.
Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas minimnya pemahaman terkait pengelolaan sampah anorganik yang menyebabkan penumpukan sampah di area sungai desa. Kondisi ini tetap menjadi tantangan meski program Homepimpah (Gerakan Pilah Olah Sampah dari Rumah) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali telah disosialisasikan oleh Kepala Desa Batan.
Kendala yang dihadapi dalam realisasi di lapangan adalah belum adanya wadah pengumpulan sampah terpilah dan sistem pengelolaan desa yang belum memadai untuk memfasilitasi program tersebut. Menanggapi hal itu, tim pengabdian yang diketuai Windi Wulandari dari Prodi Kesehatan Masyarakat, berkolaborasi dengan Pendidikan Biologi UMS dan sejumlah mahasiswa, hadir menginisiasi pembentukan bank sampah sebagai solusi nyata bagi warga Desa Batan.
Rangkaian program dimulai dengan sosialisasi pembentukan struktur pengurus serta pemberian buku pedoman praktis sebagai fondasi tata kelola bank sampah. Tahapan tersebut berlanjut pada peresmian Bank Sampah “Kedon Indah” oleh Ketua PKK Desa Batan sebagai wadah resmi bagi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga berbasis komunitas.

Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) merealisasikan program “Gerakan Desa Bijak Sampah” di Desa Batan, Kabupaten Boyolali. (Humas)
Ketua tim pengabdian, Windi Wulandari, menjelaskan pendirian bank sampah menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran warga. “Melalui Bank Sampah Kedon Indah, kami ingin menghadirkan solusi yang realistis dan bisa dikelola langsung oleh masyarakat,” ujarnya, Selasa, (20/1/2026).
Tidak hanya fokus pada manajemen administratif, tim pengabdian UMS juga membekali warga dengan keterampilan teknis pengolahan sampah di sumbernya. Warga dilatih mengolah limbah dapur menjadi eco enzyme dan kompos yang bermanfaat bagi lingkungan, serta teknik ecobrick untuk mereduksi sampah plastik yang sulit terurai, dilengkapi dengan pemberian buku saku sebagai panduan praktis yang mudah diterapkan pada tingkat rumah tangga.
Antusiasme warga terlihat sepanjang rangkaian kegiatan yang diwarnai dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab mengenai tantangan pengelolaan sampah yang dihadapi oleh warga Desa Batan. Salah satu warga mengaku mendapatkan pengetahuan baru dari pelatihan pengolahan sampah tersebut.
“Selama ini sampah dapur dan plastik hanya kami buang begitu saja. Setelah ikut pelatihan eco enzyme dan ecobrick ini, kami jadi tahu kalau sampah ternyata bisa diolah dan bermanfaat. Kegiatannya juga mudah diterapkan di rumah,” ungkapnya.
Puncak acara ditandai dengan sesi penimbangan dan pencatatan sampah perdana oleh pengurus bank sampah. Kedepannya, Bank Sampah Kedon Indah akan beroperasi secara rutin satu bulan sekali untuk mengumpulkan sampah anorganik warga sebelum disalurkan ke pihak pengepul.
Kegiatan pengabdian ini berhasil terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) UMS dengan nomor kontrak 215.7/A.3-III/DRPPS/XI/2025. Melalui program ini, tim pengabdian UMS berharap Desa Batan dapat bertransformasi menjadi desa yang lebih bersih, sehat, dan mandiri dalam mengelola limbah rumah tangga secara berkelanjutan.
Beasiswa Hafidz Al-Qur’an UMS Buka Jalan Mahasiswa Kembangkan Prestasi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) 2026 terus menunjukkan tingginya minat calon mahasiswa. Hingga 14 Agustus 2026, jumlah pendaftar mencapai...
Bukan Cuma Kuliah, UMS Buka Jalan Mahasiswa Raih Pengalaman Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat langkah menuju perguruan tinggi berdaya saing global melalui Program Global Exposure. Program ini menjadi bagian dari...
Kembangkan Inovasi Pembelajaran IPA, UMS Kukuhkan Dua Doktor Baru
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengukuhkan dua doktor baru dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) melalui Sidang Ujian Promosi Doktor, Kamis (13/8/2026)....
BiblioBattle 2026 UMS Dorong Budaya Literasi dan Berpikir Kritis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang mendorong budaya literasi, pemikiran kritis, dan kolaborasi akademik. Komitmen tersebut...
Cegah Risiko Jatuh, Mahasiswa Fisioterapi UMS Skrining Keseimbangan Lansia
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan edukasi dan skrining keseimbangan kepada anggota Prolanis Anggrek Mojolaban melalui kegiatan bertajuk...
118 Mahasiswa Baru UMS Teken MoU Beasiswa, Siap Kontribusi bagi Kampus dan Warga
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Sebanyak 118 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) penerima beasiswa mengikuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) beasiswa di Ruang Seminar Lantai 7,...
Pengabdian di Malaysia, Mahasiswa UMS Perkuat Pembelajaran dan Wawasan Kebangsaan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendapat apresiasi dari Sekolah Indonesia Johor Bahru (SIJB) atas pelaksanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Internasional (PkM-KI). Apresiasi diberikan...
Bio-Chest UMS Padukan Kemasan Hayati dan IoT untuk Jaga Kualitas Ikan
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Inovasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali meraih prestasi di tingkat internasional. Bio-Chest: Bio-Based Insulated Box with IoT Temperature, pH, and Ammonia...
UMS Dampingi FORTASI, Kreativitas Siswa Jadi Daya Tarik Peserta Didik Baru
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Pengenalan Lapangan Persekolahan 2 (PLP 2) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta...
Tak Lagi Sekadar Ranking, UMS Dorong SDGs Jadi Napas Caturdarma
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat integrasi Sustainable Development Goals (SDGs) ke dalam Caturdarma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ’Aisyiyah (PTMA). Langkah tersebut menjadi...
Lima Tim PPK Ormawa UMS Siap Dorong Inovasi dan Potensi Lokal di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi...
UMS Kembangkan Model Ekonomi Sirkular Desa Lewat Inovasi Pengelolaan Sampah di Boyolali
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat hilirisasi inovasi melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB). Program tersebut difokuskan...






