Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Wujudkan Desa Bebas Sampah, Tim Pengabdian UMS Inisiasi Bank Sampah di Batan

Adi Humas, Editor: Alan Aliarcham
Rabu, 21 Januari 2026 18:28 WIB
Wujudkan Desa Bebas Sampah, Tim Pengabdian UMS Inisiasi Bank Sampah di Batan
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) merealisasikan program "Gerakan Desa Bijak Sampah" di Desa Batan, Kabupaten Boyolali. (Humas)

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM–Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) merealisasikan program “Gerakan Desa Bijak Sampah” di Desa Batan, Kabupaten Boyolali.

Rangkaian program yang dimulai sejak pertengahan November hingga puncaknya pada Minggu (7/12/2026), berhasil menginisiasi sekaligus meresmikan berdirinya Bank Sampah “Kedon Indah” sebagai solusi pengelolaan limbah rumah tangga bagi warga setempat.

Program ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan atas minimnya pemahaman terkait pengelolaan sampah anorganik yang menyebabkan penumpukan sampah di area sungai desa. Kondisi ini tetap menjadi tantangan meski program Homepimpah (Gerakan Pilah Olah Sampah dari Rumah) milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Boyolali telah disosialisasikan oleh Kepala Desa Batan.

Kendala yang dihadapi dalam realisasi di lapangan adalah belum adanya wadah pengumpulan sampah terpilah dan sistem pengelolaan desa yang belum memadai untuk memfasilitasi program tersebut. Menanggapi hal itu, tim pengabdian yang diketuai Windi Wulandari dari Prodi Kesehatan Masyarakat, berkolaborasi dengan Pendidikan Biologi UMS dan sejumlah mahasiswa, hadir menginisiasi pembentukan bank sampah sebagai solusi nyata bagi warga Desa Batan.

Rangkaian program dimulai dengan sosialisasi pembentukan struktur pengurus serta pemberian buku pedoman praktis sebagai fondasi tata kelola bank sampah. Tahapan tersebut berlanjut pada peresmian Bank Sampah “Kedon Indah” oleh Ketua PKK Desa Batan sebagai wadah resmi bagi masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga berbasis komunitas.

Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) merealisasikan program "Gerakan Desa Bijak Sampah" di Desa Batan, Kabupaten Boyolali.

Tim Pengabdian Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan dan Pemberdayaan Desa Binaan (P2DB) merealisasikan program “Gerakan Desa Bijak Sampah” di Desa Batan, Kabupaten Boyolali. (Humas)

Ketua tim pengabdian, Windi Wulandari, menjelaskan pendirian bank sampah menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran warga. “Melalui Bank Sampah Kedon Indah, kami ingin menghadirkan solusi yang realistis dan bisa dikelola langsung oleh masyarakat,” ujarnya, Selasa, (20/1/2026).

Tidak hanya fokus pada manajemen administratif, tim pengabdian UMS juga membekali warga dengan keterampilan teknis pengolahan sampah di sumbernya. Warga dilatih mengolah limbah dapur menjadi eco enzyme dan kompos yang bermanfaat bagi lingkungan, serta teknik ecobrick untuk mereduksi sampah plastik yang sulit terurai, dilengkapi dengan pemberian buku saku sebagai panduan praktis yang mudah diterapkan pada tingkat rumah tangga.

Antusiasme warga terlihat sepanjang rangkaian kegiatan yang diwarnai dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab mengenai tantangan pengelolaan sampah yang dihadapi oleh warga Desa Batan. Salah satu warga mengaku mendapatkan pengetahuan baru dari pelatihan pengolahan sampah tersebut.

“Selama ini sampah dapur dan plastik hanya kami buang begitu saja. Setelah ikut pelatihan eco enzyme dan ecobrick ini, kami jadi tahu kalau sampah ternyata bisa diolah dan bermanfaat. Kegiatannya juga mudah diterapkan di rumah,” ungkapnya.

Puncak acara ditandai dengan sesi penimbangan dan pencatatan sampah perdana oleh pengurus bank sampah. Kedepannya, Bank Sampah Kedon Indah akan beroperasi secara rutin satu bulan sekali untuk mengumpulkan sampah anorganik warga sebelum disalurkan ke pihak pengepul.

Kegiatan pengabdian ini berhasil terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra KI (DRPPS) UMS dengan nomor kontrak 215.7/A.3-III/DRPPS/XI/2025. Melalui program ini, tim pengabdian UMS berharap Desa Batan dapat bertransformasi menjadi desa yang lebih bersih, sehat, dan mandiri dalam mengelola limbah rumah tangga secara berkelanjutan.

Berita Terbaru

Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...

Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...

Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...

Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...

Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...

OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...

Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...

Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...

Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...

Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...

Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....

Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...