
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Inovasi digital berbasis kecerdasan buatan bertajuk GEASY: AI Smart Sustainable Nutrition 4-in-1 Ecosystem for Healthier Future menjadi sorotan dalam ajang internasional Intellectual Property Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx) 2026 di Thailand.
Inovasi ini dirancang sebagai solusi terpadu untuk pencegahan penyakit tidak menular melalui pendekatan nutrisi cerdas yang mudah diakses masyarakat. GEASY dikembangkan sebagai platform berbasis Artificial Intelligence (AI) yang membantu masyarakat memahami, memilih, dan mengonsumsi makanan secara lebih sehat.
Inovasi ini memadukan teknologi dan pendekatan kesehatan masyarakat untuk menjawab tantangan meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular atau Non-Communicable Diseases (NCDs), khususnya di negara berkembang. “Salah satu fitur utama GEASY adalah AI Photo-Based Nutrition Analysis, yang memungkinkan pengguna cukup mengambil foto makanan untuk kemudian dianalisis secara otomatis oleh sistem,” kata salah satu anggota tim pengembang, Salsabila Khoirun Nisa, Rabu, (14/1/2026).
Analisis tersebut, lanjutnya, mencakup jenis makanan, porsi, kandungan gizi makro dan mikro, hingga potensi risiko NCDs tanpa perlu input manual. Selain analisis gizi berbasis foto, Salsabila menjelaskan bahwa GEASY mengusung konsep ekosistem terintegrasi.
Platform itu menggabungkan perencanaan gizi personal, skrining kesehatan, edukasi berbasis gamifikasi, marketplace produk sehat, serta layanan konsultasi ahli dalam satu sistem digital yang saling terhubung.
Kolaborasi Lintas Disiplin
Inovasi ini dikembangkan melalui kolaborasi lintas disiplin mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), sehingga aspek kesehatan, teknologi, dan keberlanjutan dapat dikaji secara komprehensif. Pendekatan multidisipliner tersebut menjadi salah satu kekuatan utama GEASY dibandingkan inovasi sejenis.
Tim pengembang GEASY terdiri atas Arief Surya Adhi dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Salsabila Khoirun Nisa dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Dizzo Violeta dari Program Studi Teknik Informatika Fakultas Komunikasi dan Informatika, serta Aswa Arsa Kumala dari Program Studi Pendidikan Kedokteran Fakultas Kedokteran.
Dalam proses pengembangannya, tim melakukan riset literatur, survei kebutuhan pengguna, pembuatan prototipe, hingga uji coba awal. Inovasi ini dirancang untuk menjadi solusi yang praktis, akurat, dan mudah digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
Atas kualitas, kebaruan, dan potensi dampaknya, inovasi GEASY kemudian memperoleh medali emas pada ajang IPITEx 2026 merupakan pameran inovasi internasional bergengsi yang mempertemukan peneliti, akademisi, dan inovator dari berbagai negara yang diselenggarakan oleh National Research Council of Thailand (NRCT).
Ajang ini diikuti lebih dari 800 inovasi dari 24 negara dan menjadi salah satu kompetisi inovasi paling bergengsi di tingkat internasional. Penghargaan tersebut diberikan kepada inovasi GEASY sebagai karya inovatif yang dinilai siap bersaing dan berdampak di tingkat global.
Dalam ajang tersebut, Salsabila Khoirun Nisa mewakili tim untuk mempresentasikan inovasi di hadapan juri internasional serta mendapatkan penghargaan yang diserahkan pada Jum’at, (9/1/2026). “Penghargaan ini diberikan untuk inovasinya. Kami sebagai tim hanya menyampaikan bagaimana GEASY bekerja dan menjawab persoalan kesehatan global,” ujar Salsabila.
Selama mengikuti kompetisi, tim menghadapi sejumlah tantangan, termasuk keterbatasan pendanaan dan kendala teknis seperti koneksi internet. Meski demikian, tim tetap mampu menjelaskan konsep dan mekanisme kerja GEASY secara komprehensif kepada juri.
Salsabila mengungkapkan, UMS memberikan dukungan terhadap pengembangan inovasi GEASY melalui pendanaan, evaluasi kelayakan, serta pendampingan akademik oleh dosen pembimbing. Ke depan, GEASY direncanakan terus dikembangkan dan diuji coba lebih luas agar dapat diimplementasikan secara nyata dan memberi dampak bagi kesehatan masyarakat global.
Inovasi Digital Pascastroke, Mahasiswa UMS Gondol Silver Award di MTE 2026 Kuala Lumpur
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Tim Synexa dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) meraih Silver Award dalam Malaysia Technology Expo (MTE) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, melalui inovasi...
Lewat Aplikasi GigiMu, FKG UMS Dorong Kebiasaan Jaga Kesehatan Gigi sejak Dini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKG UMS) menghadirkan inovasi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis digital melalui aplikasi “GigiMu” yang dirancang...
Layani Diaspora Muslim di Korea Selatan, UMS Inisiasi PKP di Masjid Al Falah Seoul
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menginisiasi pembentukan Pojok Kesehatan...
Guru Besar UMS Tawarkan Revitalisasi Energi Otak, Cara Jaga Kesehatan Jiwa di Era Modern
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Prof. Arum Pratiwi, guru besar ke-72 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menawarkan pendekatan revitalisasi energi otak melalui manajemen stres sebagai strategi kunci mencapai...
Guru Besar UMS: 97 Persen UMKM Indonesia Stagnan di Level Mikro
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Stagnasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Dominasi usaha mikro yang mencapai sekitar 97 persen dari total...
OLKENAS 2026 UMS Kumpulkan 66 Tim dari Lima Provinsi, Dorong Solusi Kebumian di Hari Bumi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Olimpiade Geografi Nasional (OLKENAS) 2026 resmi dibuka di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Sabtu (25/4/2026). Mengusung tema “Inovasi untuk Merawat...
Padukan Teori dan Praktik, Mahasiswa PG PAUD UMS Dilatih Rancang Outbound Edukatif
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Training...
Lintas Negara, Tiga Kampus Muhammadiyah Bahas Stres dan Kesehatan Mental Mahasiswa
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Universitas Muhammadiyah Semarang (UNIMUS) dan Thammasat University Thailand menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertema “Mental...
Konflik Iran-Israel Ancam Nilai Dana Pensiun, Pakar UMS Sarankan Strategi Ini
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pakar ekonomi sekaligus Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Bambang Setiaji, menyoroti dampak luas konflik geopolitik Timur...
Asah Kreativitas Digital, Pengurus HMP IQT UMS Ikuti Pelatihan Desain Grafis
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar pelatihan desain grafis bagi pengurus HMP IQT di...
Guru Besar UMS Dorong Perempuan Tak Ragu Berkarier di Sains dan Teknologi
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Semangat Kartini terus hidup di berbagai bidang, termasuk sains dan teknologi. Guru Besar Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof....
Lewat Permainan, UMS Bantu Anak Muslim RI di Korea Kenal Budaya Bangsa
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Akademisi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) bertema Play-Based Fun Activities bagi anak-anak Muslim di Korea...





