
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM — Erna Zumrotun, mahasiswa program Doktor Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang terintegrasi dengan budaya lokal dan pendekatan STEAM untuk mendorong pembelajaran holistik di sekolah dasar. Disertasi tersebut dipresentasikan dalam ujian promosi doktor, Kamis (30/4/2026).
Penelitian ini dilatarbelakangi keterbatasan bahan ajar IPAS di sekolah dasar yang dinilai masih bersifat umum, kurang kontekstual, serta belum mengakomodasi integrasi budaya lokal, sehingga pembelajaran menjadi kurang bermakna dan belum sepenuhnya relevan dengan kehidupan nyata siswa.
Erna menjelaskan integrasi pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dengan budaya lokal menjadi solusi strategis untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual, integratif, dan menyeluruh. “Pembelajaran tidak hanya fokus pada pengetahuan, tetapi juga mengaitkan dengan realitas sosial dan budaya siswa,” ujar Erna, Jumat (1/5/2026).
Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup lima tahap, yakni analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian melibatkan guru dan siswa kelas V sekolah dasar di Kabupaten Jepara.
Akomodasi Budaya Lokal
Berdasarkan hasil penelitian, guru membutuhkan bahan ajar IPAS yang mampu mengintegrasikan muatan IPA dan IPS sekaligus mengakomodasi konteks budaya lokal. Erna kemudian mengembangkan bahan ajar cetak bertajuk IPAS Pesona Jepara yang terdiri dari empat bab tematik.
“Bahan ajar ini dirancang dengan memadukan konten IPAS, kearifan lokal Jepara, serta aktivitas pembelajaran berbasis STEAM yang mendorong keterlibatan aktif siswa. Hasil validasi dari para ahli menunjukkan produk yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat layak dengan skor rata-rata 3,83 atau setara 95,75 persen,” paparnya.
Bahan ajar ini juga terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Uji efektivitas menunjukkan nilai N-Gain rata-rata sebesar 0,86 pada skala kecil, serta peningkatan kategori sedang hingga tinggi pada uji skala besar di dua sekolah.
Bahan ajar IPAS Pesona Jepara diharapkan dapat menjadi sumber belajar pendamping bagi guru dalam mengoptimalkan pembelajaran IPAS di sekolah dasar, sekaligus memperkuat integrasi budaya lokal dalam pendidikan.
Pengabdian Masyarakat, Program Studi Profesi Psikolog UMS Tingkatkan Literasi Kesehatan Mental Siswa SMP
KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema kesehatan mental bagi siswa baru...
Program Profesi Psikolog UMS Sampaikan Psikoedukasi di SMP Muhammadiyah 1 Kartasura
KARTASURA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Program Studi Pendidikan Profesi Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan psikoedukasi bertema “Membangun Muhjitos Team yang...
Mahasiswa UMS Gagas Gerakan Udara Bersih untuk Pelajar lewat GerakDampak Academy
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Abi Umaroh, mahasiswa Magister Ilmu Hukum (MIH) Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP)...
UMS Nilai Penguatan Literasi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Nasional
SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Pemangkasan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) pada 2026 dinilai berpotensi menghambat upaya peningkatan budaya literasi di Indonesia yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan...
Mahasiswa Geografi UMS Gagas Program Mengajar Desa di Karanganyar
KARANGANYAR, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Mahasiswa Program Studi Geografi Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggagas program Pengabdian Mengajar Desa di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar. Kegiatan yang...
Mahasiswa UMS Bentuk Lembaga Ibu Sigap, Dorong Desa Blimbing Mandiri Cegah Stunting
SUKOHARJO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Pengembangan Prestasi dan Riset Mahasiswa (PRISMA) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membentuk Lembaga Ibu Sigap di...
UMS Kenalkan Teknologi Tepat Guna, Dongrak Produktivitas Batik Desa Wisata Jarum
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong penguatan industri kreatif berbasis masyarakat melalui penerapan teknologi tepat guna bagi perajin batik di Desa Wisata...
UMS Perkuat Kesejahteraan Pegawai lewat BPJS, Dakes, dan Layanan Konseling
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat layanan bagi dosen dan tenaga kependidikan melalui peningkatan program kesejahteraan, layanan kesehatan, hingga dukungan kesehatan mental....
UMS Dampingi Desa Wisata Jarum Kembangkan Produk Ecoprint Berdaya Saing
KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Salah satunya diwujudkan lewat pelatihan kewirausahaan, penamaan...
Pendaftar PMB UMS 2026 Meningkat, Persaingan Masuk Kampus Kian Ketat
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Minat masyarakat melanjutkan studi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus meningkat. Hingga Senin (27/7/2026) pukul 14.00 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru...
FT UMS Kenalkan Industri Batik Ramah Lingkungan kepada Mahasiswa Internasional
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada mahasiswa internasional melalui kegiatan field study membatik di Batik MY,...
Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Publikasi Internasional Terbaik di AICIRE 2026
PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas academica Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) UMS,...






