Mobile Swipe Up
Tutup
Scroll untuk melanjutkan membaca
Wrapt Top
Wrapt Left
Wrapt Right
Perguruan Tinggi

Mahasiswa UMS Olah Biji Labu Kuning Jadi Sumber Squalene Nabati untuk Kosmetik dan Farmasi

Fika Annisa, Editor: Alan Aliarcham
Selasa, 7 Oktober 2025 14:36 WIB
Mahasiswa UMS Olah Biji Labu Kuning Jadi Sumber Squalene Nabati untuk Kosmetik dan Farmasi
MUHAMMADIYAHSOLO.COM - Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang menamakan diri Tim Curbita. Mereka mengusung riset berjudul “Ekstraksi Senyawa Squalene dan Antioksidan dari Cucurbita moschata Duch dengan Bantuan Gelombang Mikro: Optimasi Berbasis Box-Behnken Design”. (Humas)

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM—Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang menamakan diri Tim Curbita. Mereka mengusung riset berjudul “Ekstraksi Senyawa Squalene dan Antioksidan dari Cucurbita moschata Duch dengan Bantuan Gelombang Mikro: Optimasi Berbasis Box-Behnken Design”.

Penelitian ini berangkat dari tingginya kebutuhan squalene, senyawa bioaktif yang memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, imunomodulator, dan emolien. Squalene dikenal luas dalam industri kosmetik, pangan fungsional, hingga farmasi, terutama sebagai bahan anti-aging, pelembab, dan pelindung dari radikal bebas.

Selama ini, squalene banyak diperoleh dari hati ikan hiu dengan kadar tinggi mencapai 79%. Namun, eksploitasi berlebih terhadap hiu menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem laut. Melihat persoalan tersebut, Tim Curbita menghadirkan alternatif ramah lingkungan dengan memanfaatkan biji labu kuning (Cucurbita moschata Duch.) yang selama ini dianggap sebagai limbah agroindustri.

“Biji labu kuning tidak hanya mengandung squalene, tetapi juga senyawa bioaktif lain seperti tokoferol (vitamin E), fitosterol, asam lemak tak jenuh, dan fenolik. Potensi ini sangat relevan untuk dikembangkan sebagai bahan baku farmasi maupun kosmetik,” jelas salah satu anggota tim, Muhamad Nur Ilham, Senin (6/10/2025).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi labu kuning di Indonesia pada periode 2021–2023 rata-rata mencapai 554.302 ton per tahun. Sekitar 3% dari total produksi berupa biji dengan bobot 60–80 gram per buah, yang sebagian besar hanya dibuang. Padahal, biji tersebut menyimpan senyawa bernilai tinggi dan berpotensi menjadi komoditas baru.

Rendemen Minyak

Dalam riset ini, Tim Curbita menggunakan metode Microwave-Assisted Extraction (MAE) yang terbukti lebih efisien dibanding metode konvensional. Jika metode Soxhlet hanya menghasilkan rendemen squalene 1,51% dan Ultrasound-Assisted Extraction (UAE) 1,29%, maka pada kondisi optimum MAE mampu menghasilkan rendemen minyak 24,63% dengan aktivitas antioksidan IC₅₀ sebesar 15,39 µg/mL.

“Temuan ini menegaskan bahwa MAE tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga dapat mempertahankan kandungan squalene dan senyawa bioaktif lain dalam minyak biji labu kuning,” tambah Ilham.

Hasil analisis GC-MS bahkan mengidentifikasi 53 senyawa bioaktif dari minyak biji labu kuning. Squalene terdeteksi sebesar 2,62% dan menempati peringkat ke-6, lebih tinggi dibanding hasil metode Soxhlet maupun UAE.

Senyawa dominan lain di antaranya ascorbyl dipalmitate (32,82%), asam oleat (25,42%), dan asam linoleat (11,93%) yang berperan sebagai antioksidan kuat, penurun LDL, imunomodulator, serta fotoprotektan kulit.

Dari sisi optimasi, analisis ANOVA berbasis Box-Behnken Design menunjukkan model regresi yang sangat baik dengan nilai R² = 98,90% untuk rendemen dan R² = 98,99% untuk aktivitas antioksidan. Faktor dominan yang memengaruhi adalah rasio bahan–pelarut terhadap rendemen serta daya microwave terhadap aktivitas antioksidan, sedangkan waktu ekstraksi berpengaruh signifikan dalam bentuk kuadratik.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang menamakan diri Tim Curbita. Mereka mengusung riset berjudul “Ekstraksi Senyawa Squalene dan Antioksidan dari Cucurbita moschata Duch dengan Bantuan Gelombang Mikro: Optimasi Berbasis Box-Behnken Design”.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang menamakan diri Tim Curbita. Mereka mengusung riset berjudul “Ekstraksi Senyawa Squalene dan Antioksidan dari Cucurbita moschata Duch dengan Bantuan Gelombang Mikro: Optimasi Berbasis Box-Behnken Design”. (Humas)

Model persamaan kuadratik memprediksi kondisi optimum pada rasio 0,3040 g/mL, daya 446,639 W, dan waktu 11,932 menit. Hasil ini memproyeksikan rendemen sebesar 29,69% dan IC₅₀ 11,72 µg/mL, dengan perbedaan kecil terhadap hasil eksperimen yang menunjukkan validitas tinggi dari model.

Selain capaian teknis, Tim Curbita juga aktif dalam diseminasi publik. Hingga kini, mereka telah menyelesaikan laporan kemajuan 100%, menulis artikel ilmiah untuk Jurnal Inovasi Teknik Kimia (target Sinta 3), serta mengembangkan akun edukasi di Instagram dan TikTok dengan total tayangan lebih dari 186 ribu.

Tim juga tengah mengajukan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk metode optimasi ekstraksi yang mereka kembangkan. Dengan capaian ini, penelitian Tim Curbita tidak hanya berkontribusi pada pengembangan metode ekstraksi bioaktif nabati, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi industri, lingkungan, dan masyarakat.

“Biji labu kuning terbukti memiliki potensi besar sebagai sumber squalene nabati unggul yang aplikatif untuk kosmetik, pangan fungsional, dan farmasi, sekaligus mendukung keberlanjutan melalui pemanfaatan limbah agroindustri,” ujar Ilham.

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Ziarah, Ini yang Dipetik Mahasiswa UMS dari Jejak Prof. R. Soeharso

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM-Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengikuti upacara...

UMS Dampingi Pekerja Migran di Korsel Kelola Keuangan dan Persiapkan Masa Depan

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Korea Selatan mendapat pembekalan mengenai pengelolaan keuangan dan kesehatan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI) Universitas...

IMM UMS Sambut Mahasiswa Baru, Tegaskan Peran Mahasiswa sebagai Pejuang Perubahan

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Ketua Koordinator Komisariat (Korkom) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Rizki Damarjati Wicaksono, mengajak mahasiswa baru menjadikan masa kuliah sebagai awal...

Bukan Sekadar Penyambut, Duta Masta UMS Dampingi Mahasiswa Baru hingga Lulus Masta

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Kemeriahan Masa Ta’aruf Penerimaan Mahasiswa Baru (Masta PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Kamis (3/9/2026), tidak lepas dari...

UMS Sambut 8.195 Mahasiswa Baru, Siapkan Generasi Islamic Future Impact Leader

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Sebanyak 8.195 mahasiswa baru memulai perjalanan akademiknya di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui pembukaan Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) 2026...

FT UMS Latih Penyandang Disabilitas Klaten Produksi dan Pasarkan Batik Ciprat

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mendampingi Paguyuban Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) mengembangkan keterampilan produksi dan pemasaran Batik Ciprat serta Shibori. Program...

Petani Kopi Desa Seboto Boyolali Didorong Perkuat Pascapanen dan Pemasaran

BOYOLALI, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Petani kopi Desa Seboto, Boyolali, mendapat pendampingan dari Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika...

EDU FUN RUN FKIP UMS 2026 Siap Digelar, Targetkan 500 Pelari di Lomba 5K

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mematangkan persiapan EDU FUN RUN FKIP UMS 2026. Ajang lari 5 kilometer...

Mahasiswa FAI UMS Kenalkan Wayang dan Ampar-ampar Pisang di Thailand

SONGKHLA, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkenalkan sejumlah budaya dan permainan tradisional Indonesia kepada siswa Islamic Sciences Demonstration School, Prince...

Mahasiswa UMS Raih 4 Emas, Surakarta Juara Umum Sirkuit VI Panahan Jateng

KLATEN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM- Tiga mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengantarkan Kota Surakarta menjadi juara umum Sirkuit VI Panahan Jawa Tengah. Ketiganya menyumbangkan total empat medali...

UMS Lampaui Target PMB 2026, 8 Ribu Mahasiswa Baru Sudah Registrasi

PABELAN, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun 2026 resmi ditutup pada Sabtu (29/8/2026) pukul 15.00 WIB. Hingga penutupan pendaftaran, UMS telah...

TESLA 2026 UMS Perkuat Kompetensi Guru IPA dan Fisika di Era AI

SOLO, MUHAMMADIYAHSOLO.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Laboratorium dan Pusat Pengembangan Ilmu Teknik Dasar (LPPITD) Fakultas Teknik menggelar TESLA 2026 (Transformasi Edukasi Sains, Laboratorium,...